• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gubernur Banten Klaim Berupaya Bangun Birokrasi yang Akuntabel

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 14 September 2021 - 17:38
in Nusantara
Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Ist

Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengeklaim bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel (good governance).

Upaya itu, kata Wahidin, dibarengi dengan menjalin kerja sama dengan lembaga pengawas dan auditor seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BacaJuga:

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

“Kita bekerja sama dengan lembaga pengawas dan auditor yang lengkap. Kesiapan pemerintah dalam membangun sistem melibatkan BPKP dan KPK untuk membuat sistem dengan membina auditor, pengawas dan bendaharanya,” ungkap Gubernur WH di Serang, Selasa (14/9/2021).

Hal itu disampaikan Gubernur Wahidin usai menghadiri rapat paripurna pengambilan keputusan atas persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021 di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang.

“Kalau masih ada korupsi, itu oknum namanya,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni itu, DPRD Provinsi Banten menyetujui Raperda Perubahan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021 untuk menjadi Peraturan Daerah (Perda) Perubahan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021.

Gubernur WH mengapresiasi atas kerja sama DPRD Proviinsi Banten dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Banten yang menghasilkan satu produk untuk rakyat Banten (APBD Perubahan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021).

“Alhamdulillah baru saja kita menandatangani kesepakatan dalam rangka kesinambungan dan kelanjutan pembangunan di Provinsi Banten,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga mengungkapkan kepada para peserta rapat bahwa kemarin, Senin (13/9/2021) Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy baru saja menerima penghargaan untuk Provinsi Banten yang berhasil meningkatkan produktivitas padi.

“Hari ini kita mendapatkan penghargaan sebagai provinsi yang lima kali berturut-turut mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian),” ungkapnya.

Provinsi Banten, lanjut Gubernur WH, nomor dua untuk realisasi investasi secara nasional. “Perumahan dan industri masih berkembang di Banten berkat program-program yang disusun bersama DPRD,” katanya.

Sebagai informasi, struktur penganggaran Perda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 adalah pendapatan daerah yang semula Rp 11,6 triliun menjadi Rp 12,0 triliun, bertambah Rp 379,1 miliar atau 3,26%.

Belanja daerah semula sebesar Rp 15,9 triliun menjadi Rp 12,6 triliun, berkurang Rp 3,3 triliun atau 20,8%. Defisit anggaran semula sebesar minus Rp 4,3 triliun menjadi minus Rp 607,4 miliar, berkurang Rp 3,7 triliun atau 85,9%. Anggaran pembiayaan neto semula sebesar Rp 4,3 triliun, menjadi Rp 607,4 miliar , berkurang Rp 3,7 triliun atau 85,9%. (dam)

Tags: AkuntabelBantenbirokrasiGubernur BantenWahidin Halim

Berita Terkait.

bc3
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Rabu, 8 April 2026 - 14:04
bc2
Nusantara

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Rabu, 8 April 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Rabu, 8 April 2026 - 11:32
dd
Nusantara

KAMI Idea Indonesia bersama Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Dapur Umum Paket Alat Ibadah untuk Penyintas Banjir Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 09:09
Rokok
Nusantara

Penindakan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Minibus di Malang

Selasa, 7 April 2026 - 12:23
Andre-Fernando
Nusantara

Polri Ungkap Peran “The Doctor”: Pemasok Utama Narkoba Jaringan Jakarta dan NTB

Selasa, 7 April 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.