• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Eksistensi Seniman-Petani Melalui Festival Lima Gunung

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 12 September 2021 - 23:15
in Gaya Hidup
Para seniman melakukan ritual doa dan performa seni di "Tapak Jarang Sembrani" Sungai Gendu Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dalam putaran ketiga Festival Lima Gunung XX/2021, Minggu (12/9/2021). Foto: Antara/Hari Atmoko

Para seniman melakukan ritual doa dan performa seni di "Tapak Jarang Sembrani" Sungai Gendu Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dalam putaran ketiga Festival Lima Gunung XX/2021, Minggu (12/9/2021). Foto: Antara/Hari Atmoko

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah Pandemi Covid-19, Festival Lima Gunung XX/2021 menjadi ungkapan eksistensi para seniman petani yang tergabung dalam Komunitas Lima Gunung di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (12/9/2021).

Putaran ketiga lanjutan festival secara mandiri itu di kawasan Gunung Merbabu Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang dimulai dengan kirab sederhana.

BacaJuga:

Aston Kartika Grogol Gandeng Komunitas Gelar Halloween Bertema Jepang

The Longest Wait Buka Kembali Kenangan Perjuangan Garuda, Ini Kata Ivar dan Struick

Momentum Sumpah Pemuda 2026, GIF Digulirkan Perkuat Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Generasi

Sekitar 25 seniman ikut kirab sejauh 200 meter dari Sanggar Dom Sunthil yang dikelola seorang tokoh komunitas itu di dusun setempat, Handoko, menuju tempat bernama “Tapak Jaran Sembrani” di alur Sungai Gendu.

Kirab dan performa dipimpin tokoh warga Warangan, Jumo (70), dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, antara lain pembatasan peserta, pemakaian masker dan pengaturan jarak.

Sejumlah tokoh Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang (Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, Menoreh) yang hadir, antara lain Sutanto Mendut, Supadi Haryanto, Haris Kertorahardjo, Pangadi, Ismanto, Sujono Keron, Endah Pertiwi, Nungki Nur Cahyani, Singgih Aljawi, Lyra de Blaw, Nabila Rifani.

Hadir pula, dalang Kota Magelang Susilo Anggoro, pemerhati budaya asal Kediri yang sejak setahun terakhir tinggal di kawasan Candi Borobudur, Joko Kuntono, serta sejumlah seniman dari Kota Solo.

Gerimis sempat sebentar mewarnai kirab mereka yang diiringi tetabuhan beberapa alat musik, seperti bende, kenong, seruling, kentongan dan kelinting.

Di “Tapak Jaran Sembrani”, Jumo (70), memimpin doa secara kejawen untuk keselamatan masyarakat setempat, pegiat KLG, dan Bangsa Indonesia dari Pandemi Covid-19, selalu beroleh kesehatan dan rejeki yang cukup, serta hidup tenteram dan damai.

Suara seruling, kentongan, bende, mengiring doa bersama dan penaburan bunga mawar, yang dilanjutkan pidato dari sejumlah tokoh, seniman dan budayawan. Sejumlah tembang Jawa dilantukan para pegiat komunitas itu untuk mengiring performa seni di lokasi dengan kiri kanan sungai berupa pepohonan rindang.

“Tema festival kami tahun ini, ‘Peradaban Desa’, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa tradisi-tradisi desa dan gunung masih eksis dan jalan, tidak surut walau diterpa pandemi. Kita mencari kekuatan alam dan desa,” kata Ketua KLG Supadi Haryanto dikutip Antara.

Ia menyebut jiwa seni tidak akan mati dalam situasi apa pun. Demikian juga para pegiat Komunitas Lima Gunung selalu mencari cara untuk bangkit dari situasi yang sulit, termasuk dari pandemi.

Pada kesempatan itu, penyair KLG Haris Kertorahardjo membacakan puisi karya W.S. Rendra yang dibuat pada 2003 di Dusun Warangan, berjudul “Barangkali Karena Bulan”.

Dusun Warangan hingga saat ini sudah keempat kalinya menjadi tuan rumah Festival Lima Gunung. Para seniman dari Sanggar Dom Sunthil menyajikan tarian soreng putri di tempat dengan bebatuan itu.

Perintis KLG yang juga budayawan Magelang Sutanto Mendut, antara lain mengemukakan pentingnya peranan Dusun Warangan dalam perjalanan komunitas tersebut, termasuk menjadi tuan rumah festival pertama dan kedua pada 2002 dan 2003.

Ia juga mengemukakan kekayaan dan kesuburan alam gunung dengan hasil bumi dan komoditas pertanian di Dusun Warangan, antara lain nilam, cengkeh, tembakau, panili, bunga mawar, dan hortikultura yang menjadi kekuatan kemakmuran warga desa sejak masa lampau.

Warga dusun dan gunung, ujarnya, menjalani tradisi serta nilai-nilai budaya, menghidupi kesenian rakyat sebagai bagian membangun harmoni kehidupan sehari-hari dengan Tuhan, lingkungan alam, dan sesamanya.

“Ini (Dusun, red.) Warangan, ada simbol-simbol nilai-nilai purifikasi di sini. Di balik Festival Lima Gunung sebenarnya ada dunia yang sangat akademis yang belum masuk dalam institusi akademis,” ujarnya.

Tokoh KLG Ismanto menyebut lokasi putaran ketiga festival tahun ini di “Tapak Jaran Sembrani” (Telapak Kuda Terbang) sebagai simbol semangat warga dan seniman petani mencapai kemajuan hidup pada masa mendatang. “Semangat maju dan bisa terbang ke mana saja,” kata seniman dari kawasan Gunung Merapi itu.

Hingga waktu Shalat Isya, beberapa tokoh KLG melanjutkan kegiatan berbagi cerita dan testimoni tentang spirit hidup berkomunitas selama sekitar dua dasawarsa terakhir, di Pendopo “Omah Pelgading” yang dikelola pasangan suami-istri yang juga pegiat KLG di dusun itu, Teguh-Titik Sufiani.

Putaran pertama FLG XX/2021 berlangsung di sumber air Tlompak Dusun Gejayan, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, 21 Mei 2021, putaran kedua di areal persawahan Dusun Sudimoro, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang pada 29 Mei 2021. Festival Lima Gunung berlangsung sepanjang tahun ini dengan menyesuaikan perkembangan situasi pandemi. (aro)

Tags: festivalRitualseniman

Berita Terkait.

aston
Gaya Hidup

Aston Kartika Grogol Gandeng Komunitas Gelar Halloween Bertema Jepang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:05
timnass
Gaya Hidup

The Longest Wait Buka Kembali Kenangan Perjuangan Garuda, Ini Kata Ivar dan Struick

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:33
salimah
Gaya Hidup

Momentum Sumpah Pemuda 2026, GIF Digulirkan Perkuat Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Generasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:22
eiger
Gaya Hidup

EIGER Nature Didorong Jadi Model Wisata Alam Berkelanjutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:40
Oakwood Premier Cozmo Jakarta Hadirkan Pasar Keliling Signature Bazaar, Angkat Karya Pengrajin Lokal
Gaya Hidup

Oakwood Premier Cozmo Jakarta Hadirkan Pasar Keliling Signature Bazaar, Angkat Karya Pengrajin Lokal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03
ambhara
Gaya Hidup

Pererat Hubungan Bisnis dan Kolaborasi, Ambhara Hotel Jakarta Sukses Gelar Corporate Gathering Bertema “Tropical Pool Party”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.