• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Cerita Haru Orangtua Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Masih Tak Percaya Anaknya Meninggal

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 10 September 2021 - 14:26
in Nusantara
indoposco

Ibu korban saat bercerita haru

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jueni alias Juwen warga Kampung Batu Karut, Desa Padasuka, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Jumanah orang tua korban mengaku masih tidak percaya jika anaknya menjadi korban kebakaran di Lapas. Kabar duka itu datang secara tiba-tiba dan mengejutkan.

BacaJuga:

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

PP INI Matangkan Program Kerja dan Rekomendasi Pemerintah

“Saya nggak percaya perasaan ada, nggak tahu hasilnya. Yang 41 itu yah ada nggak anak saya, cocok nggak DNA-nya,” katanya, Jumat (10/9/2021).

Ia menceritakan, mengetahui Lapas Kelas I Tangerang kebakaran dari tetangganya yang mendapat informasi dari Lapas. Mengingat, ada teman korban yang berada di sel.

“Ibu katanya, Ibu tahu belum di Lapas I Tangerang kebakaran. Lihat TV, TV ibu rusak nggak bisa dipindahin, remotnya rusak,” ucapnya.

Kemudian, dirinya diarahkan untuk mendatangi Lapas. Setalah datang di sana, badannya lemas karena mendengar informasi anaknya meninggal dunia jadi korban kebakaran.

Jasadnya dibawa ke rumah sakit (RS) Kramatjati dan terpampang nama anaknya. Namun, pihaknya belum melihat jasad karena sedang pencocokan DNA.

“Pas di sana ditanya atas nama korban. Atas nama Jueni yah sabar, udah meninggal. Dimana anak saya? Ada di RS Kramatjati, udah ada nama anak saya di sana,” ujarnya.

Menurutnya, korban baru empat hari dipindahkan ke blok C. Padahal awalnya ditempatkan di blok A.

Awalnya keluarga korban berbesar hati lantaran tahun ini korban akan bebas dari sel tahanan. Namun pada kenyataannya, korban akan selamanya pergi dan menjadi korban kebakaran.

Atas kenyataan ini, pihaknya hanya bisa pasrah. Pihaknya sadar betul bahwa jalan hidup diatur oleh Yang Mahakuasa.

“Nggak lama lagi paling tahun ini. Dipindahin awalnya blok A. Mungkin jalannya gitu yah, namanya juga nggak tahu umur yah yang di dalam maupun di luar,” terangnya.

Ia mengaku sejak pandemi melanda Indonesia, jarang mengunjungi Lapas. Padahal biasanya, enam bulan sekali atau usai perayaan lebaran menjadi ajang agenda rutin mengunjungi Lapas.

“Jarang dikunjungi kan lagi pandemi. Kan udah 2 tahun, biasanya habis lebaran, kalau nggak 6 bulan gitu ya,” tuturnya. (son)

Tags: kabupaten serangKebakaran LapasLapas Kelas 1 Tangerang

Berita Terkait.

Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:54
HP
Nusantara

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:04
pp
Nusantara

PP INI Matangkan Program Kerja dan Rekomendasi Pemerintah

Selasa, 14 April 2026 - 13:13
Turnamen
Nusantara

Sidrap Timur Jadi ‘The Best Gardu’ di Bupati Cup II 2026, Intip Daftar Lengkap Pemenang dan Besaran Uang Pembinaan Turnamen Domino

Selasa, 14 April 2026 - 11:42
bc
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Selasa, 14 April 2026 - 11:22
Jazuli-Juwaini
Nusantara

Jazuli Juwaini Nahkodai Mathla’ul Anwar 2026–2031, Usung Visi “MA Naik Level” Menuju Pengaruh Global

Selasa, 14 April 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2508 shares
    Share 1003 Tweet 627
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.