• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Bantuan Jadi Alat Tawar-Menawar EU Untuk Mengakui Taliban

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 September 2021 - 21:32
in Internasional
Warga Afganistan mengantri di luar gedung sebuah bank untuk menarik uang tunai di Kabul, Afganistan, Rabu (1/9/2021). Foto: (ANTARA/REUTERS)

Warga Afganistan mengantri di luar gedung sebuah bank untuk menarik uang tunai di Kabul, Afganistan, Rabu (1/9/2021). Foto: (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO. ID – Uni Eropa masih jauh untuk memutuskan apakah akan secara resmi mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan setelah mengambil alih negara itu bulan lalu. Tetapi uang bantuan EU akan menentukan kondisi apa yang mungkin berlaku, kata Menteri Luar Negeri Slovenia.

Anze Logar, yang negaranya memegang enam bulan kepresidenan EU, mengatakan penunjukan Taliban sebagai organisasi teroris oleh beberapa negara EU berarti bahwa pengakuan bukan hanya masalah diplomatik, tetapi juga masalah hukum.

BacaJuga:

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

“Kami masih jauh untuk menjawab pertanyaan ini,” kata Logar seperti dikutip Antara, Kamis (2/9.2021) di kota Bled, Slovenia. Dia mengatakan keputusan itu mungkin untuk para pemimpin EU.

“Kemungkinan akan terjadi pertukaran pandangan di antara kepala negara,” katanya menunjuk pada dua pertemuan puncak EU yang dijadwalkan pada Oktober di Belgia dan Slovenia. Menteri luar negeri dan pertahanan EU juga akan membahas Afghanistan pada Kamis dan Jumat.

Penguasa Taliban Afghanistan sedang bersiap-siap untuk mengumumkan pemerintahan baru mereka ketika ekonomi berada di ambang kehancuran lebih dari dua minggu setelah milisi Islam itu merebut Kabul dan mengakhiri perang yang kacau selama 20 tahun.

EU, sebuah kelompok yang terdiri dari 27 negara demokrasi, berusaha untuk menegakkan hak asasi manusia di seluruh dunia dan secara konsisten mengecam Taliban, yang menegakkan versi hukum Islam yang keras, termasuk penindasan terhadap perempuan, ketika berkuasa dari 1996 hingga 2001.

Pengakuan pemerintah Taliban oleh negara-negara lain akan memiliki konsekuensi penting, seperti mengizinkan Taliban mengakses bantuan asing yang menjadi sandaran pemerintah Afghanistan sebelumnya. EU adalah donor bantuan terbesar di dunia.

“Bantuan adalah pengaruh yang dimiliki Uni Eropa,” kata Logar. “Untuk Afghanistan dan ekonominya, tanpa bantuan ini, adalah pukulan terbesar bagi warga negara, tetapi ada titik persyaratan juga.”

Logar mengatakan kebijakan EU harus selalu didasarkan pada nilai-nilainya, yang biasanya disebut oleh blok tersebut sebagai hak asasi manusia, demokrasi, supremasi hukum, dan kebebasan berekspresi.

Namun dia mengatakan Slovenia saat ini tidak terbuka untuk proposal bagi blok tersebut untuk menerima puluhan ribu pengungsi yang melarikan diri dari Afghanistan. Logar mengatakan bahwa untuk saat ini komitmen EU adalah untuk pengungsi Afghanistan yang telah bekerja dengan pasukan Eropa, pemerintah dan lembaga di Afghanistan, banyak dari mereka tetap tinggal di negara itu meskipun pengangkutan udara besar-besaran bulan lalu untuk mengevakuasi mereka.

“Posisi kami adalah bahwa untuk saat ini tidak ada alasan untuk melampaui janji kami terkait solidaritas dengan penduduk setempat dan keluarga mereka yang bekerja dengan Uni Eropa dan NATO, untuk menyelamatkan hidup mereka,” katanya.

Komisi Eropa, eksekutif EU, berencana untuk mengamankan pendanaan sebesar 300 juta euro( Rp 5 triliun) baik tahun ini dan selanjutnya untuk membuka jalan bagi pemukiman kembali sekitar 30. 000 warga Afghanistan, tetapi proposal tersebut membutuhkan dukungan dari negara- negara EU. (mg3/wib)

Tags: Alat Tawar-Menawar EUbantuanTaliban

Berita Terkait.

rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01

OLAHRAGA

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN
Olahraga

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 15 September 2026 - 09:45

INDOPOSCO.ID – Enam karateka terbaik Indonesia resmi dilepas untuk memburu prestasi di Asian Games 2026 Nagoya. PB Federasi Olahraga Karate-Do...

SelengkapnyaDetails
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.