• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BKKPN Kupang Siap Bangun Demplot Penangkaran Penyu Permanen Di Mabar

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 13:24
in Nusantara
Anggota Pokmaswas Bangko Bersatu, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan pemindahan telur penyu ke penangkaran permanen yang dibuat secara swadaya. Foto: (ANTARA)

Anggota Pokmaswas Bangko Bersatu, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan pemindahan telur penyu ke penangkaran permanen yang dibuat secara swadaya. Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Imam Fauzi menjelaskan akan membangun sarana demonstrasi plot (demplot) penangkaran penyu permanen di Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

“Ke depannya BKKPN Kupang akan mendukung penuh kegiatan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) dalam melestarikan penyu, yakni melalui pembangunan sarana demplot permanen serta pos penjagaan di sekitar pantai lokasi peneluran penyu,” tutur Imam seperti dilansir Antara, Sabtu (28/8/2021).

BacaJuga:

Suhu Kawah Melonjak, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Hal itu dikatakannya untuk menanggapi adanya permintaan dukungan sarana dan prasarana dari Pokmaswas Bangko Bersatu yang merupakan salah satu bagian dari kelompok bentukan Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu.

Dia menyebutkan, agenda pembangunan sarana itu akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran saat ini. Imam menjelaskan, berdasarkan IUCN Red List, penyu merupakan salah satu biota yang dilindungi karena masuk kategori Terancam Punah. Di Indonesia sendiri dapat ditemukan 6 dari 7 jenis penyu yang ada di bumi sehingga perlu upaya melestarikan biota laut ini karena statusnya yang terancam punah.

Tidak hanya itu, penyu dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 mengenai Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, alhasil segala bentuk pemanfaatan terhadap biota laut ini akan diberi hukuman dan denda.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk melindungi ekosistem serta biota laut adalah salah satu kunci penting dalam mengelola Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) TNP Laut Sawu yang efektif. Terlebih, masyarakat pesisir merupakan kelompok yang bersinggungan serta memanfaatkan langsung sumber daya pesisir di wilayah TNP Laut Sawu.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi kehadiran Pokmaswas Bangko Bersatu sebagai salah satu kelompok yang aktif melaporkan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan terkait penyelamatan sarang penyu yang sering ditemui di pantai sekitar tempat tinggal mereka.

dia mengatakan, kelompok yang dipimpin oleh Abdul Karim itu beranggotakan 15 orang yang siap memindahkan telur penyu dari sarang alami yang ditemukan ke lokasi penangkaran sementara yang mereka buat dengan swadaya.

Untuk mempermudah koordinasi antara BKKPN Kupang serta Pokmaswas, maka BKKPN Kupang juga telah membuka kantor Satuan Kerja Pengelola TNP Laut Sawu di Lembor, Manggarai Barat tahun ini.

Satuan kerja ini memiliki tugas serta fungsi sebagai kantor perwakilan untuk Kabupaten Manggarai serta Kabupaten Manggarai Barat.

“Dengan adanya satuan kerja ini diharapkan akan mempermudah alur koordinasi dari BKKPN Kupang dengan seluruh pokmaswas yang ada,” tuturnya. (mg2/wib)

Tags: BKKPN KupangDemplot Penangkaran PenyuMabar

Berita Terkait.

slamet
Nusantara

Suhu Kawah Melonjak, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Minggu, 5 April 2026 - 23:23
ntb
Nusantara

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Minggu, 5 April 2026 - 19:09
whoosh
Nusantara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Minggu, 5 April 2026 - 16:36
Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.