• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Awas Kasus Covid-19 Turun, Tapi Angka Kematian Masih Tinggi!

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 24 Agustus 2021 - 13:17
in Nasional
indoposco

Pasien Covid-19 dirawat di RS (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejak 17 Agustus lalu jumlah kasus baru harian Covid-19 menurun. Salah satunya karena pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Tapi angka kematian masih tinggi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama dalam acara daring, Selasa (24/8/2021).

BacaJuga:

Petakan Kebutuhan, MUI Siap Bangun Masjid dan Pesantren Terdampak Gempa NTT

Penanganan Karhutla dan Gempa NTT Dinilai Bukti Nyata Kepemimpinan Responsif Prabowo

AMPB Ragukan Janji DPR Soal Pengesahan RUU Perampasan Aset

Menurut dia, dalam sehari angka kematian harian karena Covid-19 mencapai 1.180 orang. Dan angka kematian tersebut terus naik.

“Angka rata-rata kematian tujuh hari 1.269 orang. Padahal awal PPKM darurat diberlakukan pada 3 Juli lalu angka kematian 493 orang dengan angka kematian rata-rata 7 hari sejumlah 471 orang. Jadi angka kematian sesudah 17 Agustusan dua kali lebih tinggi dari saat PPKM darurat dimulai,” terangnya.

Ia menyebut, Case Fatality Rate (CFR) Indonesia juga lebih tinggi dari negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand dan negara ASEAN lainnya. Indonesia 3,2 persen, Malaysia 0,9 persen. Thailand 0,9 persen, Kamboja 2,0 persen, Vietnam 2,2 persen dan Singapura 0,1 persen.

Untuk mengatasi kematian akibat Covid, menurut dia, harus dilakukan analisa mendalam. Yakni keterkaitan komorbid dan penyebab kematian pasien serta tempat kematian pasien akibat Covid-19.

“Dimana pasien meninggalnya? Apakah di rumah atau di rumah sakit. Lalu apakah ada komorbid atau tidak. Analisa ini akan meningkat penanganan lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan, angka kematian sekitar 3 persen saat ini mengindiksikan jumlah kasus Covid-19 di masyarakat masih tinggi. Demikian pula angka penularan tinggi, menurutnya ini ditandai dengan kepositifan sekitar 20 persen.

“Ini menunjukkan 4 kali lebih tinggi dari angka WHO dan hampir 10 kali lebih tinggi dari India,” bebernya.

Angka kematian tinggi, masih ujar Prof Tjandra, disebabkan oleh perburukan pasien isolasi mandiri (Isoman). Untuk itu, menurutnya, penting dilakukan periksaan gejala, suhu dan saturasi oksigen pagi dan sore.

Lalu, melakukan pola hidup bersih sehat, termasuk makan bergizi, aktifitas fisik dan mengelola stress, melakukan komunikasi secara teratur dengan petugas kesehatan dan tentang obat.

“Angka kematian dapat terjadi di rumah sakit karena keadaan pasien yang sudah berat ketika masuk RS, dan mungkin juga karena faktor lainnya,” ucapnya. (nas)

Tags: Angka Kematian Covid-19covid-19Kasus Covid-19

Berita Terkait.

masjid
Nasional

Petakan Kebutuhan, MUI Siap Bangun Masjid dan Pesantren Terdampak Gempa NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:07
bowo
Nasional

Penanganan Karhutla dan Gempa NTT Dinilai Bukti Nyata Kepemimpinan Responsif Prabowo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:43
ampb
Nasional

AMPB Ragukan Janji DPR Soal Pengesahan RUU Perampasan Aset

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:23
ikpi
Nasional

IKPI Dorong Sengketa Pajak Tetap Terpusat di Pengadilan Pajak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:13
botok
Nasional

Duduk Perkara Rekening Bank Mandiri Botok Disorot, DPR Minta Kepastian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:32
ruu
Nasional

Kejar Koruptor, Jangan Biarkan RUU Perampasan Aset Jadi Celah Abuse of Power

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:22
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.