• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Mengintip Tempat Mandi None Belanda di Lubuk Minturun

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 1 Agustus 2021 - 09:09
in Gaya Hidup
Pemandian Alam Lubuk Minturun, Kota Padang, Sumatera Barat.

Pemandian Alam Lubuk Minturun, Kota Padang, Sumatera Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berkunjung ke Kota Padang, Sumtra Barat, rasanya tak lengkap jika tak mampir dulu ke Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, yang hanya berjarak 11 km dari Bandara Minang Kabau.

Selain dikenal sebagai pusat tanaman hias di Kota Padang, juga memiliki destianasi wisata pemandian alam yang sudah terbentuk secara alami dan berumur cukup tua.

BacaJuga:

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Serba-serbi Hari Raya Bertahan di Jakarta, Berjuang Asal Keluarga Bahagia

Konon, menurut cerita dulunya sungai Lubuk Minturun yang terkenal jernih itu adalah tempat mandi nona-nona Belanda pada tempo doeloe. Hal ini, dikuatkan oleh sebuah monumen atau prasasti yang juga sudah cukup berumur di sisi pemandian berukir kata-kata: Diboeka 8-4-1883 oleh penghoeloe Achin.

Meski aliran sungai Lubuk Minturun tidak sederas dan sedalam dulu lagi, namun area di sekitar lokasi pemandian terasa sejuk karena kerindangan lingkungannya yang memang masih terjaga hingga saat ini, sehingga membuat Lubuk Minturun menjadi salah satu tujuan wisata alam favorit masyarakat Kota Padang.

Sayangnya, destinasi wisata ini kurang mendapat perhatian serius dari Dinas Pariwisata,Kota Padang.Terbukti, akses jalan menuju area pemandian masih banyak yang berlubang, lahan parkir, dan tempat bilas pengunjung tidak tersedia di beberapa titik yang ramai dikunjungi wisatawan.

”Harusnya pemkot Padang membangun ruang ganti pakaian dan toilet, sehingga pengunjung tidak BAB di aliran sungai,” ungkap Syahrial,seorang warga setempat,

Meski demikian, setiap weekend atau akhir pekan, desitnasi wisata alam ini selalu ramai oleh pengunjung, karena karcis masuk dan parkir kendaraan roda empat dan roda dua relatif murah dan terjangkau oleh semua kalangan.

Setiap memasuki bulan suci Ramadan, wisata alam sungai Lubuk Minturun ini selalu membludak dan menjadi tempat favorit bagi masyarakat kota Padang sebagai tujuan ‘Balimau’ atau tradisi mandi sehari menjelang masuknya bulan suci ramadan.

Salah satu daya tarik wisatawan lokal untuk datang ke Lubuk Minturun, selain terkenal akan keindahan wisata alamnya,juga sepanjang jalan dari jalan by pass Koto Panjang menuju Lubuk Minturun, mata akan dimanjakan oleh keindahan beragam bunga yang siap dijual oleh penduduk setempat.

Untuk urusan makan, wisatawan tak perlu kuatir karena cukup banyak tersedia tempat-tempat makan atau rumah makan yang menyajikan masakannya terasa sangat lezat.

Bahkan, ada rumah makan yang menyediakan masakan khas Lubuk Minturun,yakni gulai dan goreng ikan ‘mungkuih’ yang memiliki populasi di aliran sungai Lubuk Minturun,karena ikan ‘mungkuih’ ini adalah jenis ikan air tawar yang hidup di pasir dan bebatuan di aliran sungai yang jernih di Lubuk Minturun.

Tak hanya itu, salah satu daya tarik Lubuk Minturun terkenal dengan buah duriannya yang legit dan kuning,sehingga banyak warga dari berbagai kota,seperri Pariaman,Pesisir Selatan, berburu durian ketika tibanya musim durian saat ini.

“Tak hanya durian Lubuk Minurun yang terkenal legit da kuning, namun buah rambutannya juga banyak diburu oleh tengkulak untuk dijual ke luar daerah,seperti dari Muaro Bungo,Bangko dan Jambi,” ujar Amaik, salah satu warga kepada Indoposco. Minggu (1/8/2021).

Menurut Amaik, saat musim rambuatan banyak tengkulak dari luar daerah, seperti dari Jambi dan Solok, datang ke Lubuk Minturun memborong rambutan yang terkenal manis dan murah tersebut. (yas)

Tags: Lubuk MinturunpadangSumtra Barat

Berita Terkait.

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy
Gaya Hidup

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:39
Pesta-Topeng
Gaya Hidup

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:01
Pengemudi
Gaya Hidup

Serba-serbi Hari Raya Bertahan di Jakarta, Berjuang Asal Keluarga Bahagia

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:34
Produksi
Gaya Hidup

Leapmotor Hadirkan Teknologi Baterai Cell-to-Chassis untuk Efisiensi Kendaraan Listrik

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:22
Momen Idulfitri Desta dan Natasha Rizky: Harmonis Bersama Anak
Gaya Hidup

Momen Idulfitri Desta dan Natasha Rizky: Harmonis Bersama Anak

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:04
Masjid-Raya-Nagari
Gaya Hidup

Lewat Festival Rakik-rakik Cahaya Yang Menyala di Tengah Luka Maninjau

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:14

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.