• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Brasil Batalkan Kontrak Pemakaian Vaksin Sputnik V Rusia

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 30 Juli 2021 - 15:57
in Internasional
indoposco

Warga berjalan melewati sebuah mural di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (12/3/2021). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kesehatan Brasil Marcelo Queiroga menyatakan negara itu berencana membatalkan kontrak 10 juta dosis vaksin Covid-19 Sputnik V milik Rusia yang kesepakatannya sudah ditandatangani pada Maret 2021 lalu. Rencana diungkapkan ketika negara Amerika Selatan itu berjuang melawan salah satu wabah terparah di dunia.

Queiroga mengatakan pembatalan itu disebabkan batas waktu yang terlewat dalam proses pendaftaran kepada regulator kesehatan Brasil Anvisa. Menkes menyatakan program vaksinasi nasional Brasil saat ini tidak membutuhkan vaksin Rusia, meskipun Anvisa mengizinkan penggunaan vaksin Sputnik V.

BacaJuga:

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Kontrak untuk mengimpor 10 juta dosis vaksin ditandatangani bersama perusahaan farmasi Brasil Uniao Quimica, yang berencana memproduksi vaksin Sputnik V secara lokal. Namun dalam kontrak disebutkan penggunaan darurat tersebut harus disetujui oleh Anvisa.

Proses persetujuan terhenti karena Uniao Quimica tak menyerahkan data mengenai vaksin tersebut. 16 negara bagian Brasil sebenarnya sudah mengajukan izin untuk mengimpor vaksin Rusia yang disetujui berdasarkan sederet persyaratan yang mencakup pengujian. Namun Anvisa mengatakan hanya empat negara bagian yang menyetujui persyaratan tersebut.

Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang memasarkan vaksin yang dikembangkan oleh Gamaleya Institute Moskow, dan Uniao Quimica masih belum menanggapi mengenai rencana pembatalan tersebut.

Bahkan Queiroga saat melakukan konferensi pers juga mengumumkan tentang pembatalan kontrak 20 juta dosis Covaxin buatan Bharat Biotech India senilai 316 juta dolar AS (sekitar Rp4,56 triliun).

Ia mengklaim kontrak itu batal demi hukum lantaran Anvisa tak menyetujui penggunaan vaksin tersebut. Karena Bharat Biotech memutus hubungan dengan Precisa Medicamentos, perwakilan sekaligus perantaranya di Brasil.

Sejak pandemi mulai merebak, Brasil melaporkan sedikitnya 20 juta warga negaranya terinfeksi dan lebih dari 550.000 kematian diakibatkan oleh wabah ini. Angka harian kematian baru menurun lebih dari setengah pada April lalu. Brazil mencatat jumlah kematian Covid-19 tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. (wib)

Tags: brasilcovid-19Vaksin Covid-19Vaksin Sputnik V

Berita Terkait.

sugiono
Internasional

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44
haji
Internasional

Tinjau Penyelenggaraan Haji 2026, Komite III DPD RI: Kami Ingin Pastikan Kesiapan Layanan

Minggu, 5 April 2026 - 02:20
kholid
Internasional

Israel Legalkan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, PKS: Ini Kejahatan Sistemik Menuju Genosida

Sabtu, 4 April 2026 - 23:23
abbas
Internasional

Bushehr 4 Kali Diserang, Iran Peringatkan Bahaya Besar

Sabtu, 4 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.