• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Alokasi BST Turun di Surabaya, Pimpinan DPRD Langsung Respon

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 29 Juli 2021 - 15:45
in Nusantara
indoposco

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti saat memantau penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di daerah Putat Jaya, Kota Surabaya, Rabu (28/7/2021). Foto : Antara/HO-DPRD Surabaya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Adanya penurunan alokasi bantuan sosial tunai (BST) 2021 dari Pemerintah Pusat direspon Pimpinan DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Ini menyusul masih banyaknya warga kota itu kesusahan akibat dampak pandemi Covid-19. “Kondisi warga masih susah, jadi harus ada solusi bantuan,” ujar Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti di Surabaya, Kamis (29/7/2021).

Secara umum, kata dia, total penerima manfaat di Kota Surabaya sekitar 268.194 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) sesuai data realisasi BST Februari 2021. Namun, Juli 2021, alokasi BST di Surabaya menurun menjadi 172.872 KPM.

BacaJuga:

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Ia mencontohkan di Kelurahan Putat Jaya pada tahun lalu ada 7.000 KPM penerima BST, saat ini jadi 4.200 KPM. Pengurangan 2.800 KPM ini angka yang tinggi dan menjadi pertanyaan dari beberapa pengurus RT/RW maupun warga.

Reni mendorong Dinas Sosial Kota Surabaya untuk memastikan nasib warga berpenghasilan rendah (MBR) yang tahun lalu mendapat bantuan, namun sekarang tidak terdaftar sebagai penerima manfaat.

“Semoga MBR yang tidak menerima BST dapat bantuan sebagai penerima PKH atau BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) dari Kemensos,” ujar Reni.

Jika dari ketiga skema bantuan Kemensos ini warga yang sudah masuk data MBR tidak dapat bantuan apapun, lanjut dia, harus ada solusi. Reni mendorong Pemkot segera siapkan skema bantuan lain sambil mengusulkan ke Kemensos agar semua yang masuk data MBR juga masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima bantuan. “Kelurahan dan dinas sosial sudah ada datanya agar segera ada solusi,” tandasnya.

Politikus PKS ini memantau lokasi penyaluran BST di Putat Jaya pada Rabu (28/7). Kedatangan pimpinan dewan ini kali kedua dalam rangka memastikan jalannya proses pemberian BST. Sebelumnya, Reni juga telah mengunjungi kelurahan Ketabang dan Pacar Keling pada Senin (26/7/2021).

Selama turun ke lapangan, Reni menyoroti dua hal dalam penyaluran BST, yakni teknis pelaksanaan penyaluran bantuan dan jumlah penerima BST yang mengalami pengurangan kuota, sehingga ada warga yang tahun 2020 mendapatkan bantuan, kini tidak terdaftar sebagai penerima BST. Kondisi ini hampir ditemukan di setiap kelurahan.

Seusai mengunjungi lokasi penyaluran BST, Reni kemudian berkunjung ke kediaman sejumlah warga MBR yang dilaporkan tahun lalu menerima bantuan, tetapi tahun ini bukan sebagai penerima BST.

Saat blusukan ke rumah warga, Reni menyaksikan langsung kondisi warga yang ekonominya tidak mampu dan MBR ini beragam, mulai dari janda yang dagang jajanan ringan, hingga ada seorang ibu menderita stroke, anaknya yatim kuliah sambil usaha mikro bantu ekonomi keluarganya. “Di saat pandemi berkepanjangan seperti ini, warga MBR yang kondisi susah harus ada solusi bantuan dari pemerintah kota,” ungkap Reni dilansir Antara.

Pemerintah Kota Surabaya sebelumnya menyalurkan bantuan 6.000 paket beras dari Kemensos kepada warga terdampak Covid-19 di sejumlah wilayah di Surabaya, Rabu (28/7/2021). Bantuan 6.000 paket beras yang setiap paket berisi beras 5 kilogram dan masker itu diberikan bagi warga terdampak yang belum menerima bansos dari Kemensos, baik bantuan PKH, BPNT/Program Sembako, maupun BST.

“Kami bagikan beras selagi ada beras. Tapi, ini tidak untuk mereka yang sudah menerima bantuan dari Kemensos kemarin. Karena tidak boleh dobel,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (aro)

 

Tags: BSTcoronacovid-19jatimSurabaya

Berita Terkait.

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki
Nusantara

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40
Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0
Nusantara

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:56
manado
Nusantara

Persit KCK Ranting 4 Paldam XIII/Merdeka Berbagi Kepedulian ke Panti Asuhan Manado

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:33
Sertifikat
Nusantara

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.