• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tolak PPKM Diperpanjang, Pedagang Salak Keliling Kota Serang Kibarkan Bendera Putih

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 26 Juli 2021 - 19:45
in Nusantara
Jaka Sendani, saat berkeliling mengibarkan bendera putih.

Jaka Sendani, saat berkeliling mengibarkan bendera putih.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebijakan perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, nampaknya tidak dapat menyenangkan semua orang. Sektor ekonomi kecil tidak dapat mengembangkan usahanya karena perputaran modal cenderung lambat.

Salah satunya dirasakan oleh seorang pedagang salak bernama Jaka Sendani. Sejak ada PPKM Darurat dan PPKM Level 4, dagangannya tidak laris lantaran hilangnya konsumen. Bahkan, pihaknya terpaksa menggunakan uang modal dagangannya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

BacaJuga:

Penindakan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Minibus di Malang

Polri Ungkap Peran “The Doctor”: Pemasok Utama Narkoba Jaringan Jakarta dan NTB

Di Gubuk Tak Berpenghuni, Bea Cukai Entikong Temukan Ratusan Ribu Batang Rokok Tanpa Pita Cukai

“Saya biasanya keluar jam 10.00 sampe malam baru pulang. Gimana situasi aja kalau sepi mah kadang sore juga udah pulang,” katanya saat ditemui di Ciceri, Kota Serang, Senin (26/7/2021).

Ia mengaku, setelah 11 tahun jual buah salak keliling, baru kali ini merasakan pahitnya berjualan karena tidak laku-laku. Apalagi, harga salak di agen saat ini melonjak tinggi.

Sementara, harga penjualnnya yang biasa Rp5 ribu, kini diturunkan jasi Rp4 ribu buat menarik pelanggan. Namun hingga malam, jualannya sering tidak habis.

“Tapi sekarang saya udah gak jualan, karena stok barangnya kosong, kalaupun ada harganya mahal banget,” ungkapnya.

Pria usia 36 tahun asal Sempu Karundeng, Cipocok Jaya, berkeliling Kota Serang nekat melakukan aksi penolakan kepada pemerintah dengan cara mengibarkan bendera putih yang dipasang ibak jualannya dan berkeliling di sepanjang jalan Kota Serang.

Sejak pukul 10.00 WIB, pihaknya berkeliling dimulai dari jalur Lingkar Selatan ke arah Pasar Royal, melalui jalur protokol berputar di tugu debus Kota Serang Baru, dan beristirahat di Kantor Bersama Kota Serang, Ciceri.

“Belum lagi di masa PPKM darurat ini stok barangnya itu hanya ada dua hari saja, selebihnya kosong. Sehingga saya hanya bisa berjualan dua hari, ga balik modal malah habis terus untuk menutupi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Jaka mengaku kesulitan menutupi kebutuhannya tidak terpenuhi selama PPKM Level 4. Ditambah, biaya belajar salah satu anaknya di pesantren belum lunas. Padahal, beberapa waktu lalu mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp600.000.

“Itu juga masih sangat kurang. Untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya ia kadang menghutang ke warung sebelah,” paparnya. (son)

Tags: bendera putihpedagang salak kelilingPPKMtolak PPKM

Berita Terkait.

Rokok
Nusantara

Penindakan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Minibus di Malang

Selasa, 7 April 2026 - 12:23
Andre-Fernando
Nusantara

Polri Ungkap Peran “The Doctor”: Pemasok Utama Narkoba Jaringan Jakarta dan NTB

Selasa, 7 April 2026 - 09:40
BC-Entikong
Nusantara

Di Gubuk Tak Berpenghuni, Bea Cukai Entikong Temukan Ratusan Ribu Batang Rokok Tanpa Pita Cukai

Selasa, 7 April 2026 - 09:30
KAI
Nusantara

Evakuasi Rampung, 2 Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

Selasa, 7 April 2026 - 09:20
Nanas
Nusantara

FKPK: Audit BPK Jadi Syarat Tetapkan Kerugian Negara dalam Penanganan Perkara Tipikor

Selasa, 7 April 2026 - 09:10
bc
Nusantara

Operasi di Jalur Distribusi, Bea Cukai Madiun Tindak 120.000 Batang Rokok Ilegal

Senin, 6 April 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.