• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Jelang Pertemuan Federal Reserve, Dolar AS Menguat

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 24 Juli 2021 - 08:34
in Internasional
indoposco

Dolar AS. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan, Sabtu (24/7/2021). Kenaikan mingguan kedua ini setelah beberapa hari bergejolak ketika mata uang bergerak bersama selera risiko yang berubah, serta pasar mengalihkan fokus ke pertemuan Federal Reserve minggu depan.

Namun, beberapa analis bertanya-tanya apakah reli dolar baru-baru ini mungkin akan kehilangan momentum.

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya, sedikit lebih tinggi pada Jumat waktu setempat di 92,873. Untuk minggu ini, indeks dolar naik 0,1 persen, setelah menguat 0,6 persen pekan sebelumnya.

Tapi indeks dolar turun dari tertinggi 3,5 bulan di 93,194 yang dicapai pada Rabu (21/7/2021), didukung oleh laporan laba emiten Wall Street yang kuat, yang membantu investor mendapatkan kembali kepercayaan di tengah kekhawatiran bahwa varian virus corona Delta dapat menggagalkan pemulihan global.

Selera risiko tetap tinggi pada Jumat (23/7/2021), dengan kenaikan saham AS, aksi jual di obligasi pemerintah, keuntungan di sebagian besar mata uang komoditas, dan greenback turun dari puncaknya.

”Osilator jangka menengah dan momentum seimbang pada aspek positif menunjukkan potensi kenaikan yang tinggi akan datang, seperti 94,30-94,72 (pada indeks dolar),” ujar Dave Rosenberg, kepala Ekonom dan Ahli Strategi di Rosenberg Research seperti dilansir dari Antara.

Dia juga mengutip potensi “Golden Cross” dalam indeks dolar, pola grafik di mana rata-rata pergerakan 50 hari melintasi di atas rata-rata pergerakan 200 hari, sebuah sinyal bullish.

“Secara keseluruhan, (indeks) dolar condong ke arah kenaikan lebih lanjut yang dapat menambah tekanan baru-baru ini pada harga-harga komoditas dan mata uang lainnya. Support ada di 92,00-91,50,” ungkapnya.

Sejauh Juli ini, dolar telah naik 0,6 persen, setelah melonjak 2,8 persen pada Juni. Posisi dolar AS di antara investor jangka pendek dalam pekan yang berakhir 20 Juli telah berbalik ke posisi beli bersih untuk pertama kalinya sejak Maret 2020.

Namun, Erik Nelson, ahli strategi makro di Wells Fargo Securities di New York, tidak yakin dolar dapat mempertahankan kenaikannya dalam beberapa minggu mendatang mengingat penurunan imbal hasil obligasi AS.

“Dolar terlihat lelah terutama setelah reli beberapa minggu terakhir. Sepertinya kehabisan tenaga baik dari perspektif fundamental maupun teknikal,”tegasnya.

Sejak awal Juli, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan telah kehilangan 18 basis poin, penurunan bulanan terbesar sejak Maret 2020. Dolar biasanya bergerak seiring dengan imbal hasil AS.

Nelson juga percaya The Fed akan menjadi lamban di antara bank-bank sentral dalam melakukan normalisasi kebijakan moneter.

Fokus utama investor berikutnya adalah pertemuan kebijakan dua hari Fed minggu depan. Sejak pertemuan 16 Juni, ketika para pejabat Fed menghapus referensi ke virus corona sebagai beban ekonomi, kasus telah meningkat.

Banyak ekonom masih memperkirakan pertemuan akan memajukan diskusi untuk pengurangan stimulus.

Terhadap safe-haven yen, dolar naik 0,3 persen menjadi 110,54 yen. Sementara itu, euro datar di 1,1775 dolar, menunjukkan sedikit reaksi terhadap survei manajer pembelian yang keluar dari Prancis, Jerman dan zona euro secara keseluruhan.

Aktivitas bisnis zona euro berkembang pada laju bulanan tercepat dalam lebih dari dua dekade pada Juli karena pelonggaran lebih banyak pembatasan COVID-19 memberi dorongan pada jasa-jasa, tetapi kekhawatiran gelombang infeksi lain memukul kepercayaan bisnis. (gin)

Tags: dolar ASnilai tukar dolar

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Editor Ali Rachman
Minggu, 20 September 2026 - 12:38

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung datang ke Jepara dengan membawa pekerjaan yang belum tuntas. Pangeran Biru akan menghadapi Persijap Jepara pada...

SelengkapnyaDetails
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5534 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.