• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Peningkatan Ekonomi Dinilai Sulit Saat PPKM Darurat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 15 Juli 2021 - 19:31
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi. Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengetatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, dinilai akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi. Mengingat, mobilitas masyarakat dipaksa berhenti.

Sektor kegiatan ekonomi dirasakan menurun lantaran ada pembatasan jam operasional. Kebijakan pengetatan mobilitas masyarakat harus dikeluarkan karena penularan kasus Covid-19 semakin melonjak.

BacaJuga:

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

“Maka pemerintah butuh kekuatan kauangan supaya bisa mengatasi orang yang dulunya punya aktivitas, tidak punya aktivitas. Pemerintah ingin memutus mata rantai,” kata pengamat sosial Suawib Amiruddin saat dihubungi, Kamis (15/7/2021).

Suawib menyebutkan, tujuan pemerintah dalam menjalankan PPKM Darurat untuk menyelamatkan kesehatan masyarakat. Namun dampaknya, sektor ekonomi menjadi menurun cukup drastis.

“Yang penting pemerintah melakukan penanganan yang sinergi. Harus ada penanganan yang tepat sasaran. Jangan sampai anggaran yang dikeluarkan sia-sia, kalau tidak sesuai sasaran,” ungkapnya.

Pemerintah diminta untuk menyiapkan langkah-langkah strategis untuk membangkitkan ekonomi kembali. Bahkan pihaknya memprediksi, target peningkatan ekonomi tidak akan tercapai. Sebab, kunci pertumbuhan ekonomi ada pada mobilitas masyarakat.

“Agak sulit kalau prediksi tercapai (peningkatan ekonomi), kalau mobilitas ekonomi itu terbata, termasuk penduduk, riil ekonomi. Tapi kalau lihat tren pemerintah ada pembatasan sampai tanggal 20, mungkin ada langkah lagi untuk berbanding lurus dengan ekonomi,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan stimulus bantuan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Terlebih selama ini, produktifitas mereka yang paling terdampak. Bahkan ada sejumlah pelaku usaha yang gulung tikar akibat tidak dapat memasarkan hasil produksinya.

“Harusnya pemerintah memikirkan memberikan stimulus yang bekerja maksimal. Karena roda ekonomi produktifitas lancar, jadi tersendat. Modal UMKM pemasarannya terbatas, sehingga mengurangi angka produksinya. Banyak juga yang gulung tikar karena tidak mampu produksi,” tutupnya. (son)

Tags: covid-19Ekonomi NasionalPPKM Darurat

Berita Terkait.

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43
Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem
Ekonomi

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16
Nixon LP Napitupulu
Ekonomi

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:25
miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.