• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Rashford Minta Maaf Karena Gagal Jadi Eksekutor Penalti

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 13 Juli 2021 - 10:05
in Olahraga
indoposco

Reaksi striker Inggris Marcus Rashford setelah gagal memasukkan tendangan penalti dalam adu penalti final EURO 2020 melawan Italia di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (ANTARA/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Striker Inggris Marcus Rashford yang gagal kala menjadi eksekutor penalti saat Inggris kalah melawan Italia dalam adu penalti final Euro 2020 meminta maaf akibat kegagalannya. Namun Rashford menyatakan “tidak akan pernah meminta maaf terkait dari mana dirinya berasal” karena mendapat perlakuan secara rasis.

“Final setelah 55 tahun. 1 penalti gagal dan jadi sejarah. Yang bisa saya katakan hanyalah minta maaf. Saya tadinya berharap segalanya berjalan lain,” ujar Rashford seperti dikutip Antara, Selasa (13/7/2021).

BacaJuga:

Arlyansyah Ungkap Faktor Utama Persija Mampu Bangkit dan Tahan Port FC

Hasil Piala Presiden: Bangkit dari Tekanan, Persija Gagalkan Kemenangan Port FC

Indonesia Segrup dengan Malaysia, Ini Hasil Lengkap Drawing FIFA ASEAN Cup 2026

Rashford yang bersama Jadon Sancho dan Bukayo Saka diturunkan sebagai pemain pengganti dan semuanya gagal mengeksekusi tendangan penalti kala Inggris kalah adu penalti 3-2 melawan Italia. Kemudian ketiganya jadi sasaran “serangan rasisme” melalui media sosial. Sebuah mural di kota asal Rashford di Withington dirusak dengan pesan-pesan yang memberikan dukungan kepada Rashford.

Pelecehan rasis ini kemudian mendorong polisi Inggris untuk melakukan investigas dan berbagai kecaman luas dari kapten dan manajer Inggris, keluarga kerajaan, para pemimpin agama dan politisi terhadap tindakan rasisme tersebut.

“Saya bisa menerima kritik atas penampilan saya, penalti saya yang tidak cukup baik, karena seharusnya masuk. Tapi saya tidak akan pernah meminta maaf atas siapa saya dan dari mana saya berasal,” tulis striker 23 tahun itu di akun Twitternya.

“Saya tidak merasakan momen yang lebih membanggakan daripada mengenakan seragam The Three Lions di dada saya dan menyaksikan keluarga saya menyemangati saya di antara puluhan ribu orang,” cuitnya.

Rashford, yang mengambil penalti ketiga Inggris setelah kapten Harry Kane dan bek Harry Maguire sempat mengambil ancang-ancang dan meskipun sukses mengecoh kiper Italia Gianluigi Donnarumma ke arah yang salah, namun sial tendangan penaltinya malah membentur tiang gawang.

“Saya bahkan tak tahu harus mulai dari mana? Saya bahkan tak tahu bagaimana mengungkapkannya dengan kata-kata mengenai perasaan saya saat ini. Saya mengalami musim yang sulit, saya kira semua orang sudah melihatnya dan saya mungkin masuk final itu dengan kurang percaya diri,” ujar pemain Manchester United ini,

“Saya selalu menyemangati diri saya sendiri untuk penalti, tetapi ada hal yang terasa tidak benar. Sebelum melakukannya, saya meluangkan waktu sejenak, sayangnya, hasilnya tidak seperti yang saya inginkan. Saya merasa mengecewakan rekan-rekan satu tim saya. Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan semua orang,” tambahnya.

“Penalti adalah satu-satunya yang diminta dari saya untuk berkontribusi kepada tim. Saya bisa mencetak gol penalti dalam tidur saya, jadi mengapa tidak? Semuanya sudah menggelayuti pikiran saya berulang kali, sejak saya menendang bola dan mungkin tak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana rasanya,” papar Rashford.

Dia juga menyanjung rekan-rekan satu timnasnya. “Musim panas ini telah menjadi salah satu kamp terbaik yang saya alami dan Anda semua telah memainkan peran di dalamnya,” tutupnya. (wib)

Tags: Euro 2020Marcus RashfordTimnas Inggris

Berita Terkait.

Arlyansyah-Abdulmanan
Olahraga

Arlyansyah Ungkap Faktor Utama Persija Mampu Bangkit dan Tahan Port FC

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:40
persija
Olahraga

Hasil Piala Presiden: Bangkit dari Tekanan, Persija Gagalkan Kemenangan Port FC

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:40
ffa
Olahraga

Indonesia Segrup dengan Malaysia, Ini Hasil Lengkap Drawing FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:59
PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51
Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran
Olahraga

Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:15
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Olahraga

Jadwal Piala Presiden: Persija Lawan Juara Bertahan, Persebaya Jamu PSMS Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:34

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3057 shares
    Share 1223 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.