• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Peternak Kambing di Tulungagung Teriak Gara-gara PPKM Darurat

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Juli 2021 - 23:54
in Nusantara
indoposco

Saim Soimun ketika memberi pakan kambing. Foto : Antara/Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah peternak kambaing di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengeluh dampak Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Pasalnya, kebijakan pemerintah itu memengaruhi penjualan hewan kurban, bahkan cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“‘Besaran’ (Lebaran Besar, red) kali ini memang mengalami penurunan. Permintaan tidak sebanyak dahulu,” ujar peternak kambing Saim Soimun saat ditemui di kandang penggemukan kambing miliknya, Boyolangu, Tulungagung, Sabtu (10/7/2021).

BacaJuga:

Suhu Kawah Melonjak, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Sebelum pandemi, Saim yang telah memiliki jaringan pelanggan serta agen penjualan di beberapa wilayah setempat (Tulungagung) biasanya bisa menjual 100 sampai 150 ekor kambing.

Tapi seiring serangan gelombang dua COVID-19, dia memperkirakan kambing yang bisa terjual maksimal hanya 30 ekor. “Kondisi saat ini, kami hanya mampu menjual separuhnya saja,” tandasnya dikutip Antara.

Setiap musim kurban, biasanya dirinya sudah menyiapkan sekitar 150 kambing untuk kurban. Ia menyebutkan kisaran harga untuk 1 ekor kambing bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp5 juta/ekor, tergantung pada besar kecilnya kambing.

Harga ini, menurut dia, sudah mengalami kenaikan sekitar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per ekor dibanding tahun sebelumnya. Kondisi sepinya penjualan hewan kurban ditambah dengan dibatasinya hajatan.

Padahal saat bulan besar penanggalan Jawa yang bersamaan dengan bulan Zulhijah penanggalan Komariah merupakan bulan hajatan. “Dalam bulan ini, masyarakat Jawa menganggap sebagai bulan baik untuk hajatan,” katanya.

Dalam hajatan, biasanya mereka menyuguhkan masakan berbahan daging, baik sapi maupun kambing. Namun, kata dia, orang hajatan juga dibatasi. (aro)

Tags: Idul AdhakurbanPPKM Darurat

Berita Terkait.

slamet
Nusantara

Suhu Kawah Melonjak, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Minggu, 5 April 2026 - 23:23
ntb
Nusantara

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Minggu, 5 April 2026 - 19:09
whoosh
Nusantara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Minggu, 5 April 2026 - 16:36
Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.