• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Parade Obor Olimpiade Diawali dengan Acara Skala Kecil

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Juli 2021 - 17:48
in Olahraga
Sebuah ikon pelari membawa obor Olimpiade Tokyo 2020 terlihat di atas Menara Tokyo pada perayaan 100 hari menjelang Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). Olimpiade Tokyo 2020 tertunda hingga 2021 akibat pandemi Covid-19. Foto: Antara/Reuters/Issei Kato/wsj

Sebuah ikon pelari membawa obor Olimpiade Tokyo 2020 terlihat di atas Menara Tokyo pada perayaan 100 hari menjelang Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). Olimpiade Tokyo 2020 tertunda hingga 2021 akibat pandemi Covid-19. Foto: Antara/Reuters/Issei Kato/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Parade obor Olimpiade Tokyo diawali dengan acara berskala kecil, sehari setelah penyelenggara memutuskan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton di hampir seluruh venue sebab lonjakan kasus Covid-19, Kyodo melaporkan Jumat (9/7).

Dilakukan dua pekan sebelum pembukaan Olimpiade, Gubernur Tokyo Yuriko Koike membuka acara menandai dimulainya estafet selama 15 hari, yang sebagian besar tidak akan dilakukan di jalan umum saat ibu kota Jepang itu berjuang melawan lonjakan kasus Covid-19.

BacaJuga:

PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran

Jadwal Piala Presiden: Persija Lawan Juara Bertahan, Persebaya Jamu PSMS Medan

“Karena dampak virus corona, obor tidak mungkin dibawa di jalan umum. Namun, upaya mengatasi situasi sulit dengan keinginan kuat dari semua orang di seluruh negara dan berbagai cara, telah menghubungkan titik ini dengan harapan,” ujar Koike dari panggung yang didirikan di lintasan atletik di stadion Taman Olimpiade Komazawa, dikutip dari Antara.

“Saya ingin (pembawa obor di Tokyo) untuk menaruh perasaan mereka masing- masing di dalam obor tersebut dan menghubungkannya ke stadion Olimpiade,” sambungnya.

Meskipun kondisi basah karena hujan dan acara diadakan secara tertutup, sekitar 100 orang berkumpul di sekitar arena untuk melihat sejenak nyala api yang telah melintasi 46 dari 47 prefektur negara Jepang sejak parade nasional dimulai pada akhir Maret.

Estafet tersebut dimulai di Tokyo sehari setelah pemerintah Jepang memutuskan untuk memberlakukan keadaan darurat di kota metropolitan itu untuk jangka waktu yang meliputi durasi pertandingan.

Mulai berlaku Senin, penetapan keadaan darurat tersebut dimaksudkan untuk menahan gelombang terkini Covid-19.

Lebih dari 100 pelari awalnya dijadwalkan untuk membawa obor, Jumat (9/7), di Setagaya Ward dan tiga kota di pinggiran barat wilayah pusat ibu kota. Mereka sekarang akan berpartisipasi dalam acara penyalaan api tanpa penonton di Machida.

Api Olimpiade dimulai di prefektur timur laut Fukushima pada akhir Maret, tetapi banyak segmen dipindahkan dari jalan umum untuk menghentikan kerumunan penonton.

Di Tokyo, obor api dijadwalkan melewati kawasan wisata dan landmark terkenal dunia, termasuk menara Tokyo Skytree setinggi 634 m, persimpangan Shibuya yang sibuk, dan distrik Roppongi, tempat hiburan malam yang tersohor, sebelum memasuki National Stadium selama upacara pembukaan Olimpiade pada 23 Juli.

Penyelenggara Olimpiade Jepang pada awalnya berharap obor estafet 121 hari yang menampilkan sekitar 10. 000 pembawa obor akan membantu membangun antusiasme di tengah publik yang menentang diselenggarakannya Olimpiade Musim Panas itu, meskipun sentimen tersebut belum berubah secara signifikan sampai saat ini.

Api Olimpiade dinyalakan pada upacara tanpa penonton di Yunani dan tiba di Jepang pada 20 Maret 2020, hanya empat hari sebelum Olimpiade Tokyo ditunda selama satu tahun karena pandemi virus corona.

Sejak awal Juli tahun ini, atlet dan staf tim dari seluruh dunia mulai berdatangan ke Jepang secara massal untuk kamp pelatihan pra- pertandingan yang diadakan di sejumlah kota di Jepang. (mg2)

Tags: Olimpiade Tokyoparade obor

Berita Terkait.

PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

PSSI Menanti Kejelasan FIFA Soal Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51
Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran
Olahraga

Persija vs Port FC: Bidik Kebangkitan, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Macan Kemayoran

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:15
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Olahraga

Jadwal Piala Presiden: Persija Lawan Juara Bertahan, Persebaya Jamu PSMS Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:34
tohir
Olahraga

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir: Olahraga Internasional Jadi Penggerak Ekonomi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:07
zidane
Olahraga

Rela Tolak Klub Papan Atas, Zidane Resmi Latih Timnas Prancis

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:06
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Olahraga

Chelsea Hadapi AC Milan di Jakarta, Enzo Fernandez hingga Luka Modric Masuk Daftar

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:25

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1436 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3027 shares
    Share 1211 Tweet 757
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.