• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Manfaatkan Daring, Kementan Gulirkan Penguatan Pelatihan Pertanian

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 1 Juli 2021 - 23:39
in Nasional
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengingatkan bahwa sektor pertanian tetap kompetitif dan bertahan di masa Pandemi Covid-19. Foto: BPPSDMP Kementan

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengingatkan bahwa sektor pertanian tetap kompetitif dan bertahan di masa Pandemi Covid-19. Foto: BPPSDMP Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 bukan halangan bagi Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumberdaya manusia (SDM) pertanian, khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dengan ‘Penguatan Kegiatan Pusat Pelatihan Pertanian’ via daring (online) selama tiga hari, Rabu (30/6/2021) hingga Jumat (2/7/2021).

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo kerapkali mengingatkan bahwa di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan sektor pertanian harus mampu akselerasi agar produktivitas tetap meningkat bagi kepentingan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan para petani.

BacaJuga:

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

“Untuk itu, penyesuaian harus dilakukan oleh Kementan untuk mencapai perbaikan kualitas dan kuantitas produksi pertanian,” kata Mentan.

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa sektor pertanian tetap kompetitif dan bertahan di masa Pandemi Covid-19. Dalam kondisi yang serba melambat karena pandemi, sektor pertanian mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusinya juga sangat besar.

“Pertanian Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk maju. Dukungan SDM-nya bagus untuk mencapai target produktivitas, karena ada Tiga Pilar yang mendukung BPPSDMP Kementan yakni penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan,” ujar Dedi.

Agenda pokok kegiatan meliputi Penyusunan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Bidang Penyuluhan; Persiapan Sertifikasi bagi tenaga honor penyuluhan (THL TBPP) yang belum lulus uji Aparatur Sipil Negara – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN-P3K); Sosialisasi Peningkatan Inovasi dan Layanan Pelatihan Pertanian; hingga Koordinasi Internal Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI).

Kegiatan pelatihan via daring diikuti para pemangku kepentingan di sektor pertanian. Turut hadir Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Leli Nuryati; para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Puslatan di seluruh Indonesia; para Koordinator dan Subkoordinator lingkup BPPSDMP Kementan, tim penyusun rancangan kaji ulang SKKNI bidang penyuluhan pertanian; Tim TUK lingkup BPPSDMP dan para Admin Esipp maupun Epik.

Dedi mengingatkan bahwa mendorong peningkatan kompetensi SDM bertujuan bagi pemenuhan kebutuhan pangan bagi 267 jiwa, kesejahteraan petani dan meningkatkan ekspor.

“Uji kompetensi diperlukan guna mendorong peningkatan kualitas SDM pertanian melalui sertifikasi profesi, maka sertifikasi harus dipersiapkan dengan matang agar kualitasnya terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, BPPSDMP Kementan tahun ini juga akan melakukan sertifikasi profesi bagi tenaga honor penyuluhan THL TBPP yang belum lulus uji ASN – P3K. Sertifikasi harus dipersiapkan dan terkoordinasi dengan baik mengacu pada Tupoksi Puslatan harus aktif menyusun KKNI bidang pertanian.

Sebagaimana diketahui, KKNI disusun sebagai dasar penyusunan kurikulum pendidikan dan materi uji kompetensi. Muaranya, penciptaan link and match antara dunia pendidikan, pelatihan, dan lembaga sertifikasi.

“Puslatan harus menjadi pionir untuk meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh yang secara umum harus meningkat. Pasalnya, di era industri 4.0 maka semua hal harus mengacu data. Penggunaan sistem informasi menjadi kewajiban untuk memudahkan penyimpanan dan penelusuran data hingga pengambilan keputusan,” kata Dedi. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanpertanian

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04
isyana
Nasional

Gen Z Jadi Kunci Bonus Demografi, Wamen Isyana Minta Duta Genre Tebar Dampak Nyata

Selasa, 22 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.