• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Menguat, Investor Masih Cerna Pernyataan The Fed

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 24 Juni 2021 - 11:11
in Ekonomi
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar/foc

Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (24/6) pagi menguat seiring investor yang masih mencerna pernyataan The Fed.

IHSG dibuka menguat 17,54 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.052,08. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,21 poin atau 0,49 persen ke posisi 863,82.

BacaJuga:

Keandalan Sistem Listrik Jadi Fokus, PLN NP Perkuat Kolaborasi Teknologi dengan Mitsubishi Power

PLN Energi Gas Perkuat Peran Sosial lewat Program CSR Berkelanjutan

Gabriel Rey Salurkan 7 Ton Sapi Kurban, TRIV Group Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H

“Indeks saham di Asia pagi ini Kamis dibuka variatif atau mixed mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam di mana NASDAQ kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi sementara DJIA dan S&P 500 beserta indeks saham utama di Eropa mengalami penurunan. Investor mencerna pernyataan terkini dari pejabat bank sentral AS The Federal Reserve,” tulis Tim Riset Philip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (24/6), dikutip dari Antara.

Sehari setelah Gubernur The Fed Jerome Powell mengabaikan tekanan harga yang semakin besar, dua pejabat The Fed, yaitu Presiden Dallas Fed Robert Kaplan dan Presiden Atlanta Fed Raphael Bostic mengatakan periode dengan laju inflasi yang tinggi di AS dapat berlangsung lebih lama dari yang diantisipasi. Keduanya merupakan anggota FOMC yang tidak mempunyai hak pilih (non-voting member).

Selain itu, investor juga mencerna pernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen bahwa Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) telah melakukan semua langkah darurat demi untuk menghindari melebihi batas penarikan utang Pemerintah AS atau US debt limit hingga Agustus kecuali kongres beraksi cepat untuk menghindari potensi gagal bayar (default) yang dapat berakibat sangat buruk.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS bertenor 10 tahun bertahan di bawah 1,5 persen karena data ekonomi yang keluar cukup baik. Perhitungan awal (flash) data Manufacturing PMI AS pada Juni naik ke level tertinggi dalam sejarah.

Namun perusahaan manufaktur masih kesulitan mencari bahan mentah dan pekerja yang berkualitas sehingga menambah biaya dan harga bagi produsen dan konsumen.

Selanjutnya, penjualan rumah baru di AS selama Mei turun ke level terendah dalam setahun di picu oleh mahalnya bahan baku seperti kayu sehingga membuat harga rumah baru menjadi jauh lebih mahal.

Di Eropa, perhitungan awal data Composite PMI memperlihatkan bahwa dunia usaha tumbuh pada laju tercepat dalam 15 tahun pada Juni seiring dengan di hapusnya kebijakan lockdown dan pembatasan sosial.

Untuk hari ini, investor menantikan rilis data mingguan jobless claims dan durable goods orders Juni di AS. Dari Eropa, investor menantikan kebijakan suku bunga acuan oleh bank sentral Inggris Bank of England dan rilis data Ifo Business Climate Juni Jerman.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 43,34 poin atau 0,15 persen ke 28.918,23, indeks Hang Seng naik 127,08 poin atau 0,44 persen ke 28.944,15, dan indeks Straits Times meningkat 10,53 poin atau 0,34 persen ke 3.129,15. (arm)

Tags: beiihsgthe fed

Berita Terkait.

np
Ekonomi

Keandalan Sistem Listrik Jadi Fokus, PLN NP Perkuat Kolaborasi Teknologi dengan Mitsubishi Power

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:16
pln
Ekonomi

PLN Energi Gas Perkuat Peran Sosial lewat Program CSR Berkelanjutan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:02
triv
Ekonomi

Gabriel Rey Salurkan 7 Ton Sapi Kurban, TRIV Group Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:34
MOU
Ekonomi

PHE dan Mitra Strategis Jajaki CCS untuk Produksi Amonia Rendah Karbon

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:20
air
Ekonomi

Pemerintah Sepakati Turunkan PPh Royalti Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:11
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Ekonomi

Indonesia Perjuangkan Masa Depan UMKM Inklusif di Forum APEC SMEWG 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:31

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5676 shares
    Share 2270 Tweet 1419
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3002 shares
    Share 1201 Tweet 751
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2510 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    1337 shares
    Share 535 Tweet 334
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.