• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Preview Ukraina vs Austria di Grup C Euro 2020

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 21 Juni 2021 - 12:21
in Olahraga
indoposco

Para pemain Ukraina berlatih bersama dalam sesi latihan di Triumphal Arch Stadium di Bucharest pada 20 Juni 2021 menjelang pertemuan dengan Austria dalam laga terakhir Grup C EURO 2020. Foto: Antara/AFP/Daniel Mihailescu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam laga di National Arena, Bucharest, Rumania, Senin (21/6) pukul 23.00 WIB nanti, hasil seri sudah cukup bagi kedua negara untuk lolos ke 16 besar, sebagai runner-up atau sebagai calon salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik, sedangkan menang makin meyakinkan mereka lolos ke fase gugur dengan status runner up atau bahkan juara jika Belanda kalah dan mereka menang dengan skor besar.

Keduanya sama-sama mengumpulkan tiga poin setelah kalah dan menang pada dua pertandingan terdahulu. Jika lolos ke-16 besar maka itu pertama kalinya mereka lakukan pada putaran final Euro, tapi bagi Austria bakal menjadi yang kedua dalam turnamen besar setelah Piala Dunia 1954 ketika finis peringkat ketiga turnamen itu.

BacaJuga:

Bertemu di Hambalang, Ini Janji Besar John Herdman kepada Prabowo

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Mereka sudah bertemu dua kali yang semuanya terjadi pada laga persahabatan sehingga ini pertama kali mereka bertemu dalam ajang turnamen.

Euro 2020 menjadi istimewa bagi Ukraina karena kedua strikernya, Ukraina Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk, sukses menjebol gawang lawan gol pada laga pertama dan kedua Ukraina.

Namun di luar empat gol yang diciptakan pemain-pemainnya, yang menjadi kekhawatiran pelatih Ukraina Andriy Shevchenko adalah timnya tidak mencetak gol lebih banyak lagi, padahal banyak sekali peluang yang tercipta.

Ruslan Malinovskyi misalnya gagal menjalankan tugas algojo penalti ketika tendangan gelandang Atalanta ini dimentahkan penjaga gawang Makedonia Utara Stole Dimitrievski dalan pertandingan kedua.

Austria lebih tidak produktif lagi. Menang 3-1 melawan Makedonia pada laga pertama, malah digasak Belanda tanpa bisa membalas dengan skor 0-2.

Namun mereka kini bisa mengandalkan lagi striker Marko Arnautovic yang dilarang sekali pertandingan oleh UEFA karena selebrasi golnya yang melecehkan pemain lawan. Pemain yang sudah menciptakan 27 gol untuk Austria ini kemungkinan besar diturunkan menjadi starter laga melawan Ukraina ini.

Sebelum Euro 2020, baik Ukraina maupun Austria sudah dua kali mengikuti putaran final Euro, di antaranya karena mereka menjadi tuan rumah turnamen sepakbola empat tahunan sebenua Eropa ini. Austria sewaktu menjadi tuan rumah bersama Swiss pada 2008, sedangkan Ukraina saat menjadi tuan rumah bersama Polandia pada 2012.

Keduanya terjadi manakala Euro masih berformat 16 tim yang kemudian dibagi ke dalam empat grup sehingga hanya dua tim dari setiap grup yang masuk perempatfinal. Namun kini ada 24 tim yang dibagi ke dalam enam grup di mana empat tim berperingkat ketiga terbaik berhak lolos ke 16 besar mendampingi dua teratas dari masing-masing grup.

Tapi jika berbagi poin dalam laga ini, maka Ukraina dan Austria sama-sama berpeluang besar lolos sebagai runner up atau peringkat ketiga terbaik.

Tetapi cuma berharap memetik satu poin bakal membahayakan kedua. Oleh karena itu, baik Andriy Shevchenko maupun Franco Foda akan memasang formasi menyerang untuk memenangkan pertandingan ini. Menang adalah jaminan menggenggam tiket otomatis ke 16 besar.

Prediksi sebelas pemain pertama

Ukraina: Georgiy Bushchan; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matviyenko, Vitaly Mykolenko; Ruslan Malinovskyi, Taras Stepanenko, Oleksandr Zinchenko; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk, Viktor Tsygankov

Austria: Daniel Bachmann; Aleksandar Dragovic, David Alaba, Martin Hinteregger; Stefan Lainer, Marcel Sabitzer, Xaver Schlager, Florian Grillitsch, Andreas Ulmer; Christoph Baumgartner, Marko Arnautovic

Skenario pertandingan

Andriy Shevchenko diperkirakan kembali memasang formasi 4-3-3 dengan misi menguasai lapangan tengah karena Ukraina menghadapi tim yang dihuni gelandang-gelandang petarung.

Shevchenko akan memasang gelandang-gelandang tipe serupa pada diri trio Ruslan Malinovskyi, Taras Stepanenko dan Oleksandr Zinchenko dengan yang disebut belakangan akan lebih berorientasi ke depan.

Mereka bertiga bisa menandingi superioritas legiun Bundesliga dalam skuad Austria di sektor tengah, yakni Xaver Schlager, Marcel Sabitzer dan Christoph Baumgartner.

Zinchenko cs akan mendapatkan pasokan dan perlindungan dari dua bek sayap, Oleksandr Karavaev di kanan dan Vitaly Mykolenko di kiri.

Karavaev dan Mykolenko juga bertugas menutup pergerakan Austria di sayap yang sekaligus memberikan perlindungan kepada duet bek tengah Ilya Zabarnyi dan Mykola Matviyenko yang memproteksi kiper Georgiy Bushchan.

Sepertiga terakhir lapangan Ukraina akan menjadi area operasi eksklusif duo striker Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk yang ditunjang Viktor Tsygankov yang sudah pulih dari cedera sebagai orang ketiga dalam serangan Ukraina.

Dari pihak Austria, pelatih Franco Foda sudah bisa memasang kembali striker Marko Arnautovic yang terkena larangan sekali bertanding karena selebrasi gol yang kontroversial.

Arnautovic akan diduetkan dengan Christoph Baumgartner sebagai ujung tombak kembar serangan Austria dalam format 3-5-2.

Jelas Austria ingin mendominasi lapangan tengah karena ini menjadi poros baik untuk melancarkan serangan maupun melapis pertahanan ketika agresi lawan menerjang daerah permainan sendiri.

Duet bek sayap, Stefan Lainer di kanan dan Andreas Ulmer di kiri, memikul tugas utama menutup kedua sayap permainan tidak diinvasi Ukraina. Due ini akan lebih aktif membantu tiga gelandang Marcel Sabitzer, Xaver Schlager dan Florian Grillitsch.

Tapi Grillitsch lebih berorientasi ke dalam melapis trio bek tengah Aleksandar Dragovic, David Alaba, dan Martin Hinteregger. Sistem akan beradaptasi jika Alaba kembali dibebaskan bergerak pada fase-fase tertentu pertandingan ketika tim serang tak mampu menjinakkan Ukraina. Akan halnya Daniel Bachmann, kiper ini tak tergantikan di depan gawang Austria.

Statistik penting kedua tim

Ukraina kalah 2-3 melawan Belanda dan menang 2-1 dari Makedonia Utara, sedangkan Austria menang 3-1 atas Makedonia Utara dan kalah 0-2 dari Belanda. Jadi sama-sama mengemas 3 poin.

Ini pertemuan ketiga Ukraina dengan Austria, namun yang pertama dalam pertandingan kompetitif. Kedua yang pertama adalah pertandingan persahabatan.

Ukraina pertama kali masuk putaran final Euro pada 2012 setelah lolos otomatis karena menjadi tuan rumah bersama dengan Polandia, sedangkan Euro 2020 adalah putaran final ketiga berturut-turut setelah juga lolos pada Euro 2016.

Sebelum mengalahkan Makedonia Utara pada pertandingan kedua Euro 2020, Ukraina kalah pada enam dari tujuh pertandingan putaran final Euro.

Ukraina tak terkalahkan selama kualifikasi setelah menang enam kali dan seri dua kali. Mereka salah satu dari lima tim yang tak terkalahkan selama kualifikasi Euro 2020 selain Belgia, Italia, Spanyol dan Denmark.

Ini pertama kali Ukraina lolos langsung dari kualifikasi grup setelah 2012 lolos otomatis karena menjadi tuan rumah, dan 2016 dari jalur playoff.

Ini putaran final Euro yang ketiga bagi Austria yang semuanya terjadi dalam kurun 12 tahun terakhir sejak menjadi tuan rumah Euro 2008.

Catatan Austria dalam putaran final Euro adalah 1 menang, 2 seri, 5 kalah.

Catatan terbaik Austria dalam turnamen besar adalah peringkat ketiga Piala Dunia 1954. (arm)

Dikutip dari Antara

Tags: Euro 2020sepak bolaTimnas AustriaTimnas Ukraina

Berita Terkait.

john
Olahraga

Bertemu di Hambalang, Ini Janji Besar John Herdman kepada Prabowo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:12
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko
Piala Dunia 2026

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto
Olahraga

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone
Olahraga

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7137 shares
    Share 2855 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Editor Ali Rachman
Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Amerika Serikat memetik kemenangan krusial 2-0 atas Timnas Australia dalam pertandingan kedua Grup D Piala...

SelengkapnyaDetails
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.