• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Banten: Capek, Capek, Capek!

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 21 Juni 2021 - 18:53
in Nusantara
Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Benson/indoposco.id

Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Benson/indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Longgarnya menjalankan protokol kesehatan (prokes) menjadi salah satu penyebab melonjaknya kasus Covid-19. Hampir di seluruh provinsi di Pulau Jawa mengalami peningkatan pasien positif yang signifikan.

Tak terkecuali di Banten. Sejak dua pekan terakhir, kasus terkonfirmasi positif menunjukan tren peningkatan. Bahkan, kini Banten dalam zona oranye penyebaran Covid-19.

BacaJuga:

Kapolda Pastikan Dogiyai Mulai Kondusif Usai Serangan ke Polisi, Pengamanan Diperketat

Amsal Sitepu Dibebaskan, Komisi III DPR Sebut Cerminkan Rasa Keadilan

Program Bangga Kencana Bisa Dorong Penguatan Peran Keluarga untuk Pembangunan

Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku capek dalam menangani kasus Covid-19. Di tambah, kesadaran masyaakat sudah mulai kendor dalam menjalankan prokes saat beraktivitas di luar rumah.

Atas hal itu, pria yang kerap disapa WH itu berencana akan menutup tempat wisata. Sebab objek wisata terlihat selalu dikunjungi masyarakat dan ramai.

“Makanya wisata gua tutup, loe dukung. Kemarin terbuka banget, kemarin bebas, pasar ramai, mall ramai, Covid naik lagi. Datang ke rumah sakit, rumah sakit penuh. Capek, capek, capek nangani covid,” katanya saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Senin (21/6/2021).

Ia menyebutkan, salah satu cara untuk menekan angka penularan dengan melakukan pengetatan kegiatan. Namun untuk melaksanakannya, harus menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Ya harus (pengetatan, red), tapi kita minta petunjuk pusat, lockdown apa PSBB, apa PPKM,” ungkapnya.

Sebab selama ini, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro sudah dianggap tidak efektif. Masyarakat masih dapat keluar masuk daerah. Terlebih, kesadaran masyarakat sudah mulai menurun.

“(PPKM) nggak efektif, itu buktinya bolak-balik, nggak eektif. Cari tahu sendiri dah jangan nanya gua mulu. Ya nggak efektif berarti orang keluar masuk, mudik diam-diam bawa penyakit covid, acara pernikahan bebas ada dangdutan segala,” terangnya. (son)

Tags: coronacovid-19Pemprov Banten

Berita Terkait.

Kapolda Pastikan Dogiyai Mulai Kondusif Usai Serangan ke Polisi, Pengamanan Diperketat
Nusantara

Kapolda Pastikan Dogiyai Mulai Kondusif Usai Serangan ke Polisi, Pengamanan Diperketat

Kamis, 2 April 2026 - 04:25
Amsal Sitepu Dibebaskan, Komisi III DPR Sebut Cerminkan Rasa Keadilan
Nusantara

Amsal Sitepu Dibebaskan, Komisi III DPR Sebut Cerminkan Rasa Keadilan

Rabu, 1 April 2026 - 20:31
Program Bangga Kencana Bisa Dorong Penguatan Peran Keluarga untuk Pembangunan
Nusantara

Program Bangga Kencana Bisa Dorong Penguatan Peran Keluarga untuk Pembangunan

Rabu, 1 April 2026 - 17:20
bc
Nusantara

NPPBKC Terbit, CV Makmur Berkah Sejahtera Siap Jalankan Usaha Taat Regulasi

Rabu, 1 April 2026 - 11:32
Tak Hanya ASN, WFH Juga akan Diberlakukan untuk Karyawan Swasta dan BUMN
Nusantara

RUU Pemerintahan Aceh Ditunda, Baleg DPR Tunggu Penyempurnaan Pasal Krusial

Rabu, 1 April 2026 - 05:12
Epson Resmikan Solution Center, Percepat Transformasi Digital Bisnis di Jawa Timur
Nusantara

Kampung Koboi Tugu Selatan, Transformasi Desa Berbasis Potensi Lokal dalam Program Desa BRILiaN

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:06

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.