• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP: Kampung Ikan Sejahterakan Petani

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:28
in Nasional
indoposco

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa berbagai program Kampung Ikan yaitu pengembangan berbagai jenis komoditas tertentu di suatu desa atau daerah tertentu diyakini juga bisa meningkatkan kesejahteraan di kawasan pedesaan.

“Sebenarnya pada hakekatnya, kampung ikan sudah ada di tengah masyarakat. Tantangannya adalah bagaimana menginovasi kampung ikan yang sudah ada dan akan diadakan ini supaya bisa berkembang,” kata Kepala Pusat Riset Perikanan KKP Yayan Hikmayani dalam acara Bedah Buku “Model Pengembangan Kampung Ikan dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan” yang digelar di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

BacaJuga:

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Tangani Gempa M 7,7 Flores, BNPB: Fokus 8 Langkah Strategis Penanganan Darurat

Mendagri Pastikan Penanganan Pascagempa NTT Fokus Pulihkan Layanan Dasar dan Percepat Pendataan

Yayan mengingatkan bahwa pada saat ini ada lebih dari 73.000 desa di Indonesia, sehingga desa juga menjadi sesuatu hal yang sangat penting dan kerap disebut bahwa ujung tombak dari pembangunan di Republik Indonesia terletak di kawasan pedesaan di Tanah Air.

Dengan program Kampung Ikan ini diharapkan membuat desa menjadi fokus dalam peningkatan kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional.

“Dampaknya akan menjalar, akan berdampak positif ke desanya sendiri, kemudian ke tingkat yang lebih tinggi. Bisa jadi kalau produknya bagus dapat diekspor dan ini bisa menjadi sumber untuk devisa negara,” katanya dan menambahkan, bila kawasan pedesaan menjadi sejahtera, maka Indonesia juga akan sejahtera.

Namun, Yayan juga menyadari bahwa pembangunan perikanan di pedesaan masih ada sejumlah tantangan yang umumnya terkait dengan masalah di sistem produksi, seperti terkait dengan teknologi yang masih tradisional, produksinya hanya untuk kebutuhan sendiri, hingga menggunakan tenaga kerja rumah tangga sehingga tingkat serapan tenaga kerja juga masih terbatas.

Selain itu, ujar dia, sistem usaha juga skalanya relatif kecil, belum terintegrasi hulu hilir sehingga di sistem usahanya ada ketergantungan kepada ijon dan sebagainya, serta keterbatasan akses pasar.

Ia mengemukakan, program Kampung Ikan ini akan mengintegrasikan hulu ke hilir usaha perikanan berbasis masyarakat sehingga sifatnya bottom-up dan juga mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.

Dalam menentukan program Kampung Ikan, lanjutnya, maka akan ditelusuri terkait eksistingnya dari aspek ekonomi dan sosial-masyarakat, produksi jenis ikan apa, serta kondisi pasarnya, hingga teknologi eksisting yang sudah digunakan seperti apa.

Yayan juga menuturkan, teknologi yang diperkenalkan sifatnya harus murah dan mudah dilakukan oleh masyarakat karena bila terlalu rumit dinilai akan sia-sia.

Sejumlah contoh kampung ikan antara lain adalah Kampung Ikan Mas Mustika di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Kampung Nila di Desa Ngremboko, Sleman, Yogyakarta, Kampung Gurame di Nagari Suliki, Sumbar, Kampung Lele di Prabumulih, Sumsel, dan Kampung Kakap Putih di Bali

Terkait budidaya, sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan dilaporkan menggenjot produktivitas budidaya dari berbagai komoditas unggulan sektor kelautan dan perikanan dalam rangka melesatkan angka ekspor perikanan nasional dari sektor tersebut.

Sekjen KKP Antam Novambar dalam siaran pers di Jakarta, Senin (24/5), menyatakan secara keseluruhan nilai ekspor perikanan Indonesia pada 2020 mencapai angka 5,2 miliar dolar AS, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,9 miliar dolar.

Sedangkan komoditas perikanan yang menjadi andalan ekspor Indonesia saat ini diantaranya udang, tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita, rajungan-kepiting dan rumput laut.

“Udang dan rumput laut sebagian besar merupakan hasil perikanan budidaya sementara tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita dan rajungan-kepiting merupakan hasil perikanan tangkap,” ujar Antam Novambar. (bro)

Tags: Kampung IkanKementerian Kelautan dan PerikananKKP

Berita Terkait.

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping
Nasional

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:33
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Tangani Gempa M 7,7 Flores, BNPB: Fokus 8 Langkah Strategis Penanganan Darurat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:42
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Mendagri Pastikan Penanganan Pascagempa NTT Fokus Pulihkan Layanan Dasar dan Percepat Pendataan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:32
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:22
Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Disalurkan
Nasional

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Disalurkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:12
Dorong Program SIDAYA, Kemendukbangga Hadirkan Lansia sebagai Tamu Kehormatan Upacara HUT ke-81 RI
Nasional

Dorong Program SIDAYA, Kemendukbangga Hadirkan Lansia sebagai Tamu Kehormatan Upacara HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:05

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3786 shares
    Share 1514 Tweet 947
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.