• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Ukraina Vs Belanda, Siapa Lebih Tangguh?

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 13 Juni 2021 - 20:45
in Olahraga
Para pemain timnas Belanda melakukan pemanasan dalam sesi latihan di KNVB Campus do Zeist pada 8 Juni 2021 sebagai bagian dari persiapan turnamen Euro 2020 yang akan diawali Belanda dengan menghadapi Ukraina, 13 Juni 2021 di Amsterdam. (AFP/PIETER STAM DE JONGE)

Para pemain timnas Belanda melakukan pemanasan dalam sesi latihan di KNVB Campus do Zeist pada 8 Juni 2021 sebagai bagian dari persiapan turnamen Euro 2020 yang akan diawali Belanda dengan menghadapi Ukraina, 13 Juni 2021 di Amsterdam. (AFP/PIETER STAM DE JONGE)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah absen pada dua turnamen besar sepakbola internasional, Belanda kembali ke panggung akbar untuk menebus waktu yang hilang. Tak menunjukkan batang hidupnya saat Euro terakhir di Prancis pada 2016 dan kemudian di Rusia pada Piala Dunia 2018 adalah kemunduran besar bagi reputasi mereka sebagai kekuatan sepakbola Eropa dan mengembalikan reputasi itu menjadi prioritas utama pelatih Frank de Boer dan timnya.

Oranye menembus periode kualifikasi relatif mulus setelah Ronald Koeman mengantarkan mereka finis urutan kedua Grup C kualifikasi Euro 2020 di belakang Jerman setelah memenangkan enam dari total delapan pertandingan.

BacaJuga:

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Bertemu di Hambalang, Ini Janji Besar John Herdman kepada Prabowo

Setelah Koeman mundur tahun lalu, penampilan Belanda sedikit babak belur di bawah asuhan pelatih sementara Dwight Lodeweges dan kemudian Frank de Boer sehingga tempat mereka dalam putaran final Nations League menjadi tumbalnya.

Sekalipun kalah melawan Turki dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, Oranye mengarungi Euro dengan keyakinan tinggi setelah memenangkan lima dari tujuh pertandingan terakhir, termasuk 3-0 melawan Georgia.

Mereka berusaha menjawab kritik media belakangan ini terhadap pola bermain cenderung defensif, termasuk saat melawan Georgia, dalam laga pemanasan. Fakta mereka akan tampil di kandang sendiri di Johan Cruyff Arena di Amsterdam, membuat mereka semakin dituntut.

Akan ada 16.000 penonton di dalam stadion ketika mereka menjamu Ukraina, Senin dini hari pukul 02.00 nanti. Tapi tentu saja mereka bertanding demi 17 juta penduduk Belanda yang menantikan Oranye mengulangi kejayaan Euro 1998 saat menjuarai turnamen ini.

Namun kehadiran suporter di negeri sendiri sungguh pendorong besar seperti diungkapkan kapten Georginio Wijnaldum. “Serasa kami berada pada akhir periode yang melelahkan sekali dan kami berada pada awal masa yang lebih cerah nan lebih indah,” kata Wijnaldum seperti dikutip Reuters.

Kehadiran penonton ini bisa memupus gamang oleh tak bisa menggunakan Donny van de Beek dan Jasper Cillessen karena cedera dan virus corona, yang disusul palang pintu Matthijs de Ligt yang cedera paha. Padahal Belanda sudah kehilangan superstar Virgil van Dijk.

Ukraina sendiri adalah paket kejutan selama kualifikasi Euro 2020 setelah memuncaki Grup B kualifikasi yang diisi juara bertahan Portugal. Selama kualifikasi mereka tak pernah kalah dan memenangkan enam dari delapan pertandingan kualifikasi.

Tetapi Ukraina yang dilatih legenda Andriy Shevchenko, melewati 2020 dengan sulit karena terdegradasi ke Liga B Nations League Eropa walaupun mengalahkan Swiss dan Spanyol. Ukraina juga kerap tidak konsisten.

Sebelum Piala Eropa yang ini, sudah dua kali Ukraina tak berhasil melewati fase grup pada 1992 dan 1996 karena tak kunjung menang. Ini bisa menjadi hambatan moral dan sekaligus tantangan bagi Shevchenko yang ditunjuk memimpin Ukraina setelah kalah dalam seluruh dari tiga pertandingan fase grup Euro 2016 di Prancis.

Shevchenko relatif berhasil membangun tim kuat yang berintikan produk-produk domestik dan dihuni pemain-pemain muda nan ambisius. Dia bisa mengandalkan mereka untuk kembali menciptakan kejutan seperti mereka memuncaki Grup B kualifikasi Euro 2020, dengan lolos dari fase grup yang disebut Shevchenko menjadi tugas utama tim.

“Semoga ada kejutan dalam turnamen ini dan kami pastinya akan berusaha menciptakan salah satunya,” kata gelandang Taras Stepanenko.

Kemungkinan line-up (laman UEFA-Euro 2020)
Belanda: Marteen Stekelenburg; Denzel Dumfries, Jurrien Timber, Stefan de Vrij, Daley Blind, Owen Wijndal; Frenkie de Jong, Marten de Roon, Georginio Wijnaldum; Memphis Depay, Wout Weghorst

Ukraina: Heorhiy Bushcha; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matviyenko, Vitaliy Mykolenko; Oleksandr Zinchenko, Sergiy Sydorchuk, Ruslan Malinovskyi; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk, Oleksandr Zubkov

Skenario pertandingan

Frank de Boer mungkin memasang tiga bek dalam formasi 5-3-1, sekalipun sering merancang timnya dalam pola 4-3-3, dengan menempatkan Jurrien Timber yang belum berpengalaman sejajar dengan Stefan de Vrij dan Daley Blind yang lebih berpengalaman. Mereka akan melindungi Maarten Stekelenburg di depang gawang yang sudah berusia 38 tahun.

Ketiga bek akan diapit dua bek sayap muda, Denzel Dumfires yang biasa menempati bek kanan di PSV Eindhoven dan Owen Wijndal yang biasa mengisi sektor kiri pertahanan AZ Alkmaar.

Dengan memasang keduanya, Belanda berusaha konstan menekan dari kedua saya dan memaksimalkan lebar lapangan. Sedangkan tanggung jawab menjaga sektor tengah akan menjadi urusan Marten de Roon. Gelandang Atalanta ini akan didukung maksimal oleh superstar Barcelona Frenkie de Jong dan Wijnaldum yang musim depan merapat ke Paris Saint German.

Kedua gelandang kreatif ini diberi kebebasan untuk mengendalikan sektor tengah sambil memberikan dorongan ke depan. Setelah itu, Memphis Depay yang menanjak performanya belakangan ini, termasuk menyelamatkan Belanda dari sergapan Skotlandia dalam laga persahabatan beberapa hari lalu, akan menjadi pemain kunci dalam lini serang.

Dia akan berpasangan dengan Wout Weghorst yang produktif bersama VfL Wolfsburg di Bundesliga. Kemitraan mereka akan membentuk dua ujung runcing dalam sistem serangan Belanda.

Ukraina sendiri sepertinya enggan hanya bertahan. “Yang utama adalah kami punya gaya tentu yang kami mainkan dan kami tak akan mengubahnya. Kami mungkin memiliki kesempatan memainkan 4-3-3 atau misalnya 3-5-2, tetapi prinsip kami tak akan berubah,” kata Shevchenko.

Dari kemungkinan line-up dan pernyataan Shevchenko itu, Ukraina sepertinya akan beradaptasi dengan lawan, tetapi menolak menumpuk pemain di wilayah sendiri, sekalipun kecenderungannya mengadopsi pendekatan yang lebih hati-hati tergantung situasi yang dipicu pola yang dimainkan Frank de Boer.

Catatan buruk pada fase grup dalam dua Euro sebelumnya dan tekad Shevchenko keluar dari kutukan fase grup, bisa mendorong Ukraina untuk pragmatis dengan beradaptasi dengan pola bermain Oranye.

Untuk itu mereka mungkin memasang bek Illya Zabarnyi yang kabarnya sedang didekati Chelsea, bersama Mykola Matviyenko dan Vitaliy Mykolenko guna membentuk formasi tiga bek tengah guna melindungi penjaga gawang Heorhiy Bushchan.

Oleksandr Karavayev yang biasanya dipasang dalam formasi 4-3-3 akan digeser ke kanan, sedangkan Eduard Sobol menempati bagian berlawanan dari sektor pertahanan kiri Ukraina.

Setelah itu, dua gelandang veteran, Taras Stepanenko atau mungkin Ruslan Malinovskyi, dan Serhiy Sydorchuk, ditaruh di tengah, untuk menandingi duet de Jong dan Wijnaldum.

Akan halnya kapten mereka yang gelandang Manchester City dan serba bisa di berbagai posisi, Oleksandr Zinchenko, dimajukan dari posisi biasanya di sayap, menjadi lebih ke depan guna menyokong Roman Yaremchuk akan menjadi ujung tombak yang diapit Andriy Yarmolenko dan Oleksandr Zubkov.

Statistik kedua tim

Ini pertemuan ketiga Belanda dan Ukraina. Belanda satu kali menang, sedangkan satunya lagi seri

Setelah enam kali kalah dalam delapan pertandingan selama 2020, Ukraina tak pernah kalah dalam enam pertandingan terakhirnya, walaupun seri 1-1 empat kali

Belanda hanya satu kali kalah dalam sepuluh pertandingan terakhir, termasuk laga persahabatan

Ini Piala Eropa kesepuluh untuk Belanda. Mereka menjuarai turnamen ini pada 1988 setelah menaklukkan Uni Soviet 2-0 dalam final

Belanda sudah empat kali masuk semifinal Euro tapi kalah pada semua dari tiga laga fase grup Euro 2012 yang terakhir mereka ikuti

Ini partisipasi ketiga Ukraina dalam putaran final Euro dan itu terjadi berturut-turut. Tapi mereka tak pernah bisa melewati fase grup

Ukraina tak bisa mencetak gol dalam lima pertandingan putaran final Euro terakhirnya. (bro)

Tags: belandaEuro 2020ukraina

Berita Terkait.

Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
malarza
Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
john
Olahraga

Bertemu di Hambalang, Ini Janji Besar John Herdman kepada Prabowo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:12
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko
Piala Dunia 2026

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto
Olahraga

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.