• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dolar Naik Tipis, Fokus Beralih ke Data Inflasi AS dan Pertemuan ECB

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Juni 2021 - 11:23
in Ekonomi
indoposco

Dolar AS. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar sedikit menguat dan keluar dari posisi terendah sesi pada akhir perdagangan Rabu (9/6) atau Kamis (10/6) pagi WIB, saat investor fokus pada laporan indeks harga konsumen AS dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan datang untuk membantu mengukur laju pemulihan ekonomi saat ini.

Laporan inflasi AS dan pertemuan ECB akan berlangsung Kamis waktu setempat, dan investor telah mengadopsi sikap menunggu dan melihat, meninggalkan mata uang utama sebagian besar terjebak dalam kisaran ketat baru-baru ini.

BacaJuga:

OSL Indonesia Bawa Standar Global ke SCBD, Perkuat Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital

Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

Terminal Arun Jadi Magnet Baru Bisnis LNG Asia, PAG Kembangkan Layanan GUCD

Data harga konsumen Departemen Tenaga Kerja AS telah banyak diantisipasi setelah laporan bulan lalu menunjukkan harga konsumen meningkat paling tinggi dalam hampir 12 tahun pada April, memicu pandangan bahwa harga-harga yang lebih tinggi dapat bertahan lebih lama daripada yang diperkirakan banyak orang. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan IHK naik 0,4 persen pada Mei.

Sebelumnya, data harga produsen China untuk Mei menunjukkan lonjakan terbesar dalam belasan tahun, dan harga-harga konsumen negara itu naik 1,3 persen pada Mei – kenaikan tahun ke tahun terbesar dalam delapan bulan – tetapi di bawah ekspektasi.

Dengan ECB, investor akan mengawasi setiap petunjuk tentang perlambatan yang akan segera terjadi pada program pembelian obligasi.

Bank sentral Kanada (BoC) pada Rabu (9/6) membiarkan suku bunga utamanya tidak berubah seperti yang diperkirakan, dan mengatakan akan mempertahankan kebijakan pelonggaran kuantitatif saat ini. BoC juga menegaskan kembali panduannya bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah hingga setidaknya paruh kedua 2022.

Dolar Kanada naik terhadap greenback setelah pengumuman tersebut. Dalam perdagangan sore dolar Kanada datar di 1,21 per dolar AS

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya terakhir menguat tipis 0,03 persen pada 90,14, dengan euro juga hampir tidak berubah pada 1,2176 dolar AS.

Pesan yang mulai bergema bersama investor adalah bahwa pembuat kebijakan bank sentral akan “menepis harga-harga jangka pendek yang tinggi,” dan itu menyebabkan dolar AS lebih rendah, kata Adam Button, kepala analis mata uang di ForexLive di Toronto.

“Angka inflasi akan berjalan lebih panas dari apa yang mereka perkirakan dalam jangka pendek, tetapi ada konsensus bank sentral yang solid seputar inflasi sementara,” katanya, dikutip dari Antara.

Dolar naik 0,1 persen terhadap yen menjadi 109,62 yen, sementara sterling melemah 0,3 persen menjadi 1,4111 dolar AS.

Pound merosot karena Inggris dan Uni Eropa gagal menyepakati solusi untuk masalah perdagangan pasca-Brexit di provinsi Inggris di Irlandia Utara, dan bertukar ancaman dalam kebuntuan yang dapat diklaim pada KTT internasional G7.

Indeks Volatilitas Mata Uang Deutsche Bank mencapai level terendah sejak Februari 2020 pada Selasa (8/6), dan tergelincir lebih jauh pada Rabu (9/6).

Sementara ECB diperkirakan mempertahankan pengaturan kebijakan yang stabil, euro dapat menjadi sensitif terhadap perubahan dalam prakiraan ekonomi bank atau sinyal apa pun bahwa laju pembelian obligasi dapat dikurangi dalam beberapa bulan ke depan.

Investor juga mengamati negosiasi di Washington mengenai potensi pengeluaran infrastruktur, yang dapat berdampak pada laju pertumbuhan AS juga. Pada Rabu (9/6), anggota parlemen AS mengatakan kelompok bipartisan yang terdiri dari 10 senator sedang mendiskusikan apakah mungkin untuk merevitalisasi jalan dan jembatan AS tanpa menaikkan pajak, setelah Presiden Joe Biden sehari sebelumnya menolak proposal terpisah dari Partai Republik.

Di pasar kripto, Bitcoin pulih dari level terendah tiga minggu yang dicapai pada Selasa (8/6) ketika tanda-tanda kehati-hatian investor institusional dan perhatian regulasi mendorong penjualan. Bitcoin terakhir naik 8,0 persen pada 36.114 dolar AS. (arm)

Tags: dolar ASInflasi ASPertemuan ECB

Berita Terkait.

osl
Ekonomi

OSL Indonesia Bawa Standar Global ke SCBD, Perkuat Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital

Senin, 28 September 2026 - 22:22
kemendag
Ekonomi

Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

Senin, 28 September 2026 - 22:02
Terminal LNG Arun
Ekonomi

Terminal Arun Jadi Magnet Baru Bisnis LNG Asia, PAG Kembangkan Layanan GUCD

Senin, 28 September 2026 - 21:31
api
Ekonomi

Dari Pelopor APAR SNI, SERVVO Masuki Babak Baru Fire Protection Systems

Senin, 28 September 2026 - 20:54
bc3
Ekonomi

Dukung Pengembangan UMKM, Bea Cukai Jalin Sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:18
juda
Ekonomi

Geopolitik hingga AI Menguji Ketahanan Keuangan, Ini Strategi Wamenkeu

Senin, 28 September 2026 - 16:06

OLAHRAGA

puan
Olahraga

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Editor Dilianto
Senin, 28 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk emas dari lifter Rahmat Erwin. Ketua DPR...

SelengkapnyaDetails
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3904 shares
    Share 1562 Tweet 976
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1110 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.