• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Turki Tawarkan Jaga Bandara Afghanistan usai NATO Tarik Pasukan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 9 Juni 2021 - 10:20
in Internasional
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Antara/Reuters/Ho-Presidential Press Office/aa

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Antara/Reuters/Ho-Presidential Press Office/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Turki telah menawarkan diri untuk menjaga dan mengelola bandara di ibu kota Afghanistan, Kabul, setelah Amerika Serikat dan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) nantinya menarik pasukan dari Afghanistan.

Namun, para pejabat AS mengatakan Ankara punya persyaratan yang perlu dibicarakan saat pemimpin kedua negara bertemu minggu depan.

BacaJuga:

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Para pejabat Turki mengatakan Ankara telah mengajukan proposal itu dalam pertemuan NATO pada Mei, yaitu ketika Amerika Serikat dan negara-negara mitranya di NATO menyetujui rencana menarik pasukan mereka pada 11 September –setelah 20 tahun berperang dalam upaya mengalahkan pasukan Taliban.

Para pejabat Turki dan AS telah membahas kemungkinan persyaratan terkait misi tersebut, yang beberapa di antaranya telah disetujui oleh Washington untuk dibahas, kata seorang pejabat Turki.

“Menyusul keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari Afghanistan, Turki telah mengajukan tawaran untuk memastikan keamanan bandara Kabul. Dalam kerangka ini, pembicaraan sedang berlangsung dengan NATO dan Amerika Serikat,” kata pejabat Turki itu, dikutip dari Antara.

Peran Turki dalam mengamankan bandara untuk penerbangan internasional bisa membantu Ankara dan negara-negara Barat meningkatkan hubungan.

Hubungan di antara kedua pihak itu sangat tegang terkait pembelian sistem pertahanan Rusia oleh Turki serta perselisihan dengan negara-negara Eropa mengenai hak pengeboran di perairan Mediterania timur.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar pada Senin (7/6) mengatakan tawaran Ankara soal pengamanan bandara di Kabul bergantung pada dukungan dari negara-negara sekutu.

“Kami berniat tetap tinggal di Afghanistan, tergantung pada kondisi. Kondisi seperti apa? Ada dukungan politik, keuangan, dan logistik. Kalau kondisi ini terpenuhi, kami bisa tetap berada di Bandara Internasional Hamid Karzai,” kata Akar, seperti dikutip kementerian yang ia pimpin.

Para pejabat AS, yang berbicara dengan syarat jati diri mereka tidak diungkapkan, mengatakan mereka menyambut baik proposal Turki, tetapi Ankara meminta terlalu banyak aspek “pendukung” dari AS untuk misi tersebut.

Para pejabat itu juga menyebutkan beberapa kekhawatiran AS soal apakah Turki bisa diandalkan.

Keraguan itu didasarkan atas kejadian bahwa mereka tidak sepakat menyangkut beberapa hal. Namun, mereka mengatakan Washington akan menemukan cara untuk menyelesaikannya.

Para pemimpin NATO akan membahas Afghanistan pada pertemuan mereka pada Senin (14/6) depan. Pada kesempatan itu, Presiden Turki Tayyip Erdogan dijadwalkan bertemu Joe Biden untuk pertama kalinya sejak presiden AS itu menjabat.

Rencana soal pengamanan bandara oleh Turki mungkin akan menjadi kesempatan langka untuk membangun niat baik di tengah upaya untuk menyelesaikan perselisihan soal pembelian pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Turki –yang membuat Washington tahun lalu menjatuhkan sanksi pada industri senjata Turki.

AS dan Turki juga berselisih soal dukungan AS pada pejuang Kurdi Suriah, konflik Israel-Palestina, dan kasus pengadilan AS terhadap bank negara Turki. (arm)

Tags: afghanistannatoturki

Berita Terkait.

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3033 shares
    Share 1213 Tweet 758
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.