• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ulama Banten Desak Kejati Periksa Gubernur dan FSPP

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 29 Mei 2021 - 13:53
in Nusantara
indoposco

Salah satu tokoh ulama Banten, Kiai Haji Matin Syarkowi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Salah satu tokoh ulama Banten, Kiai Haji Matin Syarkowi mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk mengusut tuntas dan mencari otak pelaku kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren (ponpes). Baik dalam bentuk bantuan dana hibah tunai maupun dana hibah untuk pembangunan fisik.

Kejati diminta tak ragu untuk memanggil pihak pihak yang patut bertanggung jawab dalam kasus bancakan dana hibah tersebut. Termasuk Gubernur Banten Wahidin Halim dan oknum dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP).

BacaJuga:

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Pacu Investasi di Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat PT Miren Outdoor Industry Indonesia

“Sebab untuk kasus hibah ponpes 2018 itu, Pemprov (Pemerintah Provinsi) Banten sebagai pemberi hibah, dan FSPP sebagai penerima dan penyalur dana hibah kepada ribuan pondok pesantren. Kedua lembaga itu saling berkaitan,” terang Kiai Matin kepada INDOPOSCO, Sabtu (29/5/2021).

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Uama (PCNU) Kota Serang ini menduga, otak korupsi hibah tersebut masih berkeliaran berlindung di balik nama Kiai dan pondok pesantren di Banten. Itu dilakukan untuk bisa lolos dari jeratan hukum.

”Sekarang yang menjadi pertanyaan. Apa alasan Pemprov Banten di bawah kendali Gubernur Wahidin Halim menunjuk FSPP sebagai penyalur dana hibah sebesar Rp66 miliar lebih, sementara FSPP sendiri mendapatka dana hibah di waktu yang bersamaan sebesar Rp3 miliar lebih. Padahal,organisasi pondok pesantren di Banten bukan hanya FSPP,” tegasnya.

Ironisnya, FSPP yang ditunjuk sebagai penyalur dana hibah tidak memiliki data riil jumlah pondok pesantren. Bahkan, FSPP sendiri meminta data dan jumlah ponpes lagi kepada Kementerian Agama (Kemenag) yang ada di kabupaten/kota.

“Inikan ironi, lembaga yang tidak punya data Ponpes malah digunakan sebagai penyalur dana ponpes,” imbuhnya.

Pihaknya bersama ulama lain dan aktiivis mendukung penegakan hukum oleh Kejati tanpa tebang pilih. Ia tak menampik, ada oknum pemotong hibah yang hingga kini masih bebas berkeliaran,termasuk oknum yang berlindung di balik institusi FSPP.

“FSPP harus mendorong Kejati untuk menangkap oknum oknum korupsi.saya yakin, aparat penegak hukum juga tidak mungkin akan mentersangkakan jika tidak memenuhi syarat dua alat bukti.Jadi pak Gubernur dan FSPP tak perlu kuatir diminta klarifikasi oleh Kejaksaan,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Jenderal FSPP Provinsi Banten Fadlullah, yang dikonfirmasi INDOPOSCO terkait pertangguangjawaban FSPP atas kisruhnya batuan dana hibah ponpes 2018 hingga berta ini ditayangkan tidak merespon saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Kendati pesan yang dikirimkan sudah dibaca dengan dua tanda centang.

Sementara Gubernur Banten melalui pengacaranya Agus Setiawan mengatakan, Gubernur sangat mencintai kiai. Gubernur Banten tidak mungkin korupsi, bahkan Gubernur ikut melaporkan dugaan pemotongan dana ponpes oleh oknum.

“Gubernur sangat mencintai kyai, tidak mungkin Gubernur mengkorupsi dana pesantren, justru Gubernur yang melaporkan atas dugaan pemotongan dana pesantren oleh oknum,” ujar Agus Setiawan pada dikusi publik di House Of Salbai, Kota Serang (26/5/2021) lalu. (yas)

Tags: BantenDana Hibah PonpesKorupsi Dana Hibah PonpesKorupsi Hibah Ponpespondok pesantren

Berita Terkait.

soni
Nusantara

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:47
bc3
Nusantara

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Pacu Investasi di Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat PT Miren Outdoor Industry Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:15
bc
Nusantara

Bea Cukai Malang Terbitkan Izin NPPBKC Milik CV Wahyu Agung Dewantoro

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:05
Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Terdakwa Ratu Investasi Bakal Jalani Sidang Lanjutan
Nusantara

Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Terdakwa Ratu Investasi Bakal Jalani Sidang Lanjutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:30
lebak
Nusantara

Ketua DPRD Lebak Dukung Polda Banten Usut Kasus Penculikan Aktivis oleh Oknum Ormas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3183 shares
    Share 1273 Tweet 796
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2751 shares
    Share 1100 Tweet 688
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.