• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Taiwan Tuding China Sengaja Halangi Pembelian Vaksin BioNTech

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 26 Mei 2021 - 23:41
in Internasional
indoposco

Tentara menyemprotkan disinfektan di distrik Wanhua, daerah yang memiliki salah satu kasus Covid-19 terbanyak di Taipei, Taiwan, Minggu (16/5/2021). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Taiwan untuk kali pertama secara langsung menuding China menghalangi kontrak vaksin Covid-19 dengan produsen BioNTech asal Jerman, dalam eskalasi perang verbal setelah Beijing memberikan vaksin ke wilayah itu melalui perusahaan China.

Taiwan memperoleh jutaan dosis vaksin yang dipesan dari AstraZeneca dan Moderna, namun hingga saat ini baru menerima 700.000 lebih sedikit dan baru dapat memvaksinasi sekitar 1 persen penduduknya saat infeksi melonjak.

BacaJuga:

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Meski Taiwan sebelumnya mengaku tidak dapat mengesahkan kontrak akhir dengan BioNTech, pihaknya hanya menyiratkan bahwa hal ini lantaran tekanan dari China. China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan berupaya membatasi hubungan internasional mereka.

Melalui pernyataan saat pertemuan Partai Progresif Demokratik berkuasa di Taiwan, Pemimpin Tsai Ing-wen mengatakan mereka “lancar” memesan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca dan Moderna.

“Mengenai BionTech Jerman, kami hampir menyelesaikan kontrak dengan pabrik asal Jerman itu, namun karena campur tangan China, hingga kini belum ada cara untuk merampungkan kontrak tersebut,” katanya seperti dikutip Antara, Rabu (26/5/2021).

Dalam komentar sebelum pernyataan Tsai dirilis, BioNTech mengaku tidak dapat berkomentar mengenai diskusi potensial atau yang sedang berlangsung tentang penyediaan vaksin.

“Tak perlu disebutkan lagi bahwa tujuan BioNTech yakni menyediakan akses ke vaksin kami untuk sebanyak mungkin orang di seluruh dunia,” kata perusahaan.

China kerap membantah berupaya menghadang vaksin untuk Taiwan dan telah menawarkan untuk memberikan vaksin ke wilayah itu sebagai isyarat itikad baik. Shanghai Fosun Pharmaceutical Group China pada Sabtu mengatakan bersedia menyediakan Taiwan vaksin Covid-19 BioNTech.

Fosun menandatangani kontrak dengan BioNTech untuk secara eksklusif mengembangkan sekaligus mengomersialkan produk vaksin Covid-19 yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi mRNA BioNTech di daratan China, Hong Kong, Macau dan Taiwan. China menuduh Taiwan membangun aral politik atas penawaran vaksin Covid-19. (wib)

Tags: ChinaTaiwanVaksin BioNTech

Berita Terkait.

Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7105 shares
    Share 2842 Tweet 1776
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.