• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Sang Pebalap Ferrari Itu Kecewa Berat di GP Monako

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 24 Mei 2021 - 03:35
in Olahraga
Pebalap Ferrari Charles Leclerc berada di parc ferme setelah menjalani sesi kualifikasi Grand Prix Monako, Sabtu (22/5/2021). Foto : Antara/AFP/Sebastien Nogier

Pebalap Ferrari Charles Leclerc berada di parc ferme setelah menjalani sesi kualifikasi Grand Prix Monako, Sabtu (22/5/2021). Foto : Antara/AFP/Sebastien Nogier

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Usai mengalami masalah mekanik yang menghalanginya start di balapan di kampung halamannya itu, Charles Leclerc harus menelan pil pahit pada Grand Prix (GP) Monako, Minggu (23/5/2021).

Sang pebalap Ferrari mengklaim pole position pada Sabtu (22/5/2021) sebelum menabrakkan mobil SF21 yang ia kendarai di pagar pembatas di dekat tikungan Swimming Pool 18 detik jelang akhir babak kualifikasi pada Sabtu.

BacaJuga:

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

Ia pun dibuat cemas dengan kemungkinan kerusakan girboks setelah tabrakan yang cukup keras hari itu. Inspeksi pertama pascakualifikasi Ferrari tidak menemui kerusakan berarti, dipertegas dengan inspeksi lanjutan pada Minggu pagi sehingga Leclerc sempat berlega hati mempertahankan pole position yang ia raih karena apabila tim harus melakukan penggantian komponen girboks, maka Leclerc bakal mendapat penalti mundur lima posisi start.

Namun, drama kembali terjadi di menit-menit jelang start ketika tim menemui masalah driveshaft kiri di mobil Ferrari bernomor 16 itu dan tidak cukup waktu untuk memperbaikinya. “Sangat sedih. Sangat sulit untuk menerimanya dan saya merasa sedih untuk tim karena mereka telah memeriksa semuanya,” kata Leclerc seperti dikutip laman resmi Formula 1 melalui Antara.

“Semua mekanik bergegas sejak kemarin mencoba mengecek semuanya dan semuanya baik dan saya melintasi sektor pertama ketika out-lap, semuanya berjalan sangat baik dan kemudian ketika saya tiba sebelum terowongan, saya rasa, dan sesuatu rusak di bagian belakang kiri yang bukanlah girboks,” tandasnya.

“Pada awalnya saya kira itu girboks, tetapi dari investigasi pertama, saya tidak mengira itu girboks. Sebelum lomba, Ferrari telah mengganti sejumlah komponen di mobil Leclerc, dengan harapan tetap mempertahankan pole position bagi sang pebalap, ketimbang mengganti girboks dan mendapat penalti mundur lima posisi start,” ujarnya.

Pada Minggu pagi, mereka mengonfirmasi kecurigaan awal bahwa girboks menyintas tabrakan yang terjadi ketika Q3, tetapi optimisme itu langsung buyar dengan masalah driveshaft ketika mobil dibawa menuju grid.

“Ini adalah trek yang berarti sangat spesial bagi saya, bagi setiap pebalap balapan di kampung halamannya sangat berarti, mereka ingin tampil baik dan saya belum pernah menyelesaikan balapan di Monako,” kata Leclerc, yang selalu mengalami kecelakaan pada dua balapan sebelumnya di sirkuit jalan raya Monte Carlo itu.

“Tahun ini saya start dari pole dan saya bahkan tidak jadi start sehingga ini sulit untuk diterima tetapi kenyataannya demikian. Saya harus melupakannya dan tampil lebih baik di masa depan,” jelasnya.

Setidaknya pebalap berusia 23 tahun itu mengambil hikmah bahwa Ferrari sangat kompetitif di Monako, dengan Carlos Sainz membawa SF21 finis runner-up setelah Max Verstappen.

“Saya sangat menikmati kembali bertarung untuk posisi terdepan, tetapi di sisi lain kita semua itu hanya sekali. Mobil ini sangat baik di trek ini tetapi mulai balapan selanjutnya dan seterusnya kami akan kembali ke realitas dan sayangnya kami tidak akan bertarung untuk posisi ini lagi, jadi itulah kenapa terasa sedikit menyakitkan ketimbang biasanya,” katanya.

Leclerc akan berharap terhindar dari masalah serupa ketika sirkus Formula 1 menyambangi Azerbaijan untuk balapan di sirkuit Baku pada 6 Juni 2021. (aro)

Tags: balapanFormula 1grand prix monako

Berita Terkait.

Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak
Olahraga

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41
Piala-AFF
Olahraga

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:30
karate
Olahraga

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:55
senal
Olahraga

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:05
arsenal
Olahraga

Arsenal vs Manchester City: Tradisi The Gunners Dihantui Ancaman Erling Haaland

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:48
Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham
Olahraga

Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.