• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sound Of Humanity, Satu Rasa Kemanusiaan bagi Palestina

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 10:55
in Nasional
indoposco Sound Of Humanity, Satu Rasa Kemanusiaan bagi Palestina
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketegangan antara Israel dengan Palestina memanas dan menelan banyak korban jiwa. Pasca serangan Israel yang membombardir wilayah Gaza dan Jerusalem, serta banyak masyarakat menjadi korban. Akhir Ramadan 1442 H, bukan menjadi hari suka cita akan perayaan Idulfitri. Justru kecemasan dan kesedihan menyelimuti masyarakat Palestina.

Serangan udara Israel secara besar-besaran sepekan terakhir, menewaskan total 212 warga Palestina, termasuk 61 anak-anak, 36 wanita dan 1.400 lainnya terluka. Dompet Dhuafa bersama sejumlah tokoh lintas akademisi hingga agama, menggelar event kemanusiaan Sound of Humanity – Global Voice for Palestine yang ditayangkan pada channel Youtube DDTV, Rabu (19/5/2021) siang.

BacaJuga:

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa

Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis

Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih

Menurut data PBB pada Senin (17/5/2021) malam, total hampir 40.000 warga Palestina mengungsi dan 2.500 orang kehilangan tempat tinggal. Rumah-rumah dan gedung bertingkat kini rata dengan tanah, jalanan penuh lubang.

Pemerintah Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menghentikan serangan Israel ke Palestina. Atas kejadian tersebut, Dompet Dhuafa mengutuk keras tindakan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina. Tindakan agresi militer Zionis Israel juga menghancurkan berbagai sarana ibadah, sekolah, rumah sakit, dan gedung milik jurnalis di Palestina.

“Hal ini Bukan soal keagamaan, ini merupakan soal kemanusian dan keadilan. Ketidak manausiawian ini sudah lama dialami oleh masyarakat Palestina. Internasional harus bertanggung jawab soal ini. Serangan membabi buta Israel yang harus mendapat perhatian lebih. Dunia internasional harus kasih sanksi terhadap perkara tersebut. Kami akan berupaya memberikan dukungan kepada rakyat Palestina, karena dampak ini sangat luar biasa untuk warga di sana. Siap untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan kepada Palestina. Mengajak kepedulian masyarakat Indonesia lintas iman untuk bersama-sama meringankan beban warga sipil yang terdampak,” ucap Buya Mahyeldi selaku Gubernur Sumatera Barat.

Senada dengan Buya Mahyeldi, Penulis yang juga pengusaha, Ippho Santosa mengutarakan bahwa, “Kejadian seperti ini bukan kejadian yang tiba-tiba. Ada 3 penyebabnya yaitu aspek iman, aspek kesatuan yang lemah dan kekuatan ekonomi. Pada kejadian seperti ini Israel sudah sering melakukannya. Saya mencatat 12 tahun terakhir ini, korban yang ditimbulkan oleh agresi mereka jumlahnya sudah ribuan. Ini merupakan faktor kemanusian dan unsur keadilan. Ini bukan pertikaian, namun pembantaian dan dibiarkan dunia internasional. Insyaa Allah kita juga akan memberikan ambulance untuk rakyat Palestina. Tinggal menunggu kesanggupan dan kesiapan dari Dompet Dhuafa untuk mengirimnya”.

Agresi yang dilakukan Israel telah mengakibatkan pembunuhan massal dan pembersihan etnis warga sipil Palestina, baik warga muslim maupun nonmuslim. Tentu termasuk di dalamnya perempuan dan orang tua. Konflik yang tiada berakhir, hantaman rudal terus berlangsung tidak ada istirahat. Bahkan untuk merayakan lebaran di Palestina, semua serasa mencekam. Lantaran tidak adanya bungker atau tempat bersembunyi. Ribuan keluarga Palestina telah berlindung di sekolah-sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Gaza Utara untuk menghindari tembakan artileri Israel.

“Rakyat Palestina memiliki semangat reseliansi yang menjadikan kekuatan untuk menghadapi gempuran dari zionis Israel. Proyek Zionis mendukung gerakan pemukiman Yahudi. Secara lebih luas, ini melibatkan sebuah kebijakan untuk mengecualikan orang-orang Palestina dari negerinya. Sehingga mengarah pada aneksasi terakhir, yaitu Tepi Barat dan Gaza ke Negara Israel. Atas dasar inilah, Israel menjadikan serangan udaranya di Gaza dalam sepekan terakhir ini adalah momentum untuk memuluskan proyek “Israel Raya” tersebut. Sembari menakar seberapa kekuatan internal Palestina dan dukungan internasional terutama dari negara-negara Muslim terhadap Palestina,” ungkap Akram Assatari, Koordinator Project ROWAD Palestina.

“Dompet Dhuafa mengajak semua lapisan masyarakat membantu saudara sesama di Palestina dari sisi Kemanusiaan. Kami berharap dengan pernyataan sikap terhadap konflik Israel – Palestina ini, setidaknya dapat mendorong dan menyuarakan penghentian konflik. Karena telah menyebabkan jatuhnya banyak korban dari warga sipil di Palestina. Semua pihak yang bertikai harus segera menghentikan kekerasan dan penyerangan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa, khususnya masyarakat sipil usia anak-anak, kaum perempuan dan kelompok rentan lainnya,” jelas Nasyith Majidi, selaku Ketua Yayasan Dompet Dhuafa.

Pada fase respon darurat ini Dompet Dhuafa akan fokus di tiga program kemanusiaan yakni dengan penyediaan makanan, perlengkapan medis, dan penyediaan air bersih, baik untuk wilayah Yerusalem dan Gaza. Selain itu, Dompet Dhuafa menginisiasi Sound Of Humanity, Suara Masyarakat Dunia untuk Palestina, dengan sejumlah tokoh lintas agama dan stakeholder untuk menyuarakan rasa kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Gelaran Sound of Humanity, sekaligus menjadi titik awal ajakan kolaborasi untuk Palestina dari Dompet Dhuafa. (bro)

Tags: Dompet DhuafaPalestinaSound Of Humanity

Berita Terkait.

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa
Nasional

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:36
Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis
Nasional

Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01
Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih
Nasional

Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:31
Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Nasional

1.035 Prajurit Infanteri Resmi Sandang Baret Usai Ikuti Prosesi Pembaretan di Pantai Jangkar 

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:51
AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:01
FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara
Nasional

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.