• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Israel Tak Batasi Waktu Kapan Stop Gempur Hamas

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 10:00
in Headline
indoposco

Seorang warga Palestina berdiri tak jauh dari puing reruntuhan yang diakibatkan serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina Rabu (19/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem/foc.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Israel tidak menetapkan kerangka waktu untuk mengakhiri pertempuran di Gaza, ketika militernya menggempur wilayah kantong Hamas Palestina dengan serangan udara sementara militan Hamas melancarkan serangan roket lintas perbatasan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menyebutkan tentang penghentian pertempuran dalam sambutan publik pada pengarahan kepada duta besar asing untuk Israel, dan mengatakan negaranya terlibat dalam “pencegahan paksa” untuk mencegah konflik di masa depan dengan Hamas.

BacaJuga:

Waow, Rendang 2,2 Ton Meluncur ke Korban Terdampak Gempa Bumi di NTT

Prabowo Ungkap Operasi Besar Pemerintah Redam Karhutla di Sejumlah Wilayah

Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya

“Kami tidak menghitung waktu. Kami ingin mencapai tujuan operasi. Operasi sebelumnya berlangsung lama jadi tidak mungkin menetapkan jangka waktu,” kata Netanyahu dalam sambutannya yang dilaporkan oleh media Israel dari sesi tanya jawab tertutup, Rabu.

Pejabat medis Palestina mengatakan 219 orang telah tewas dalam 10 hari pemboman udara yang telah menghancurkan jalan, bangunan dan infrastruktur lainnya, dan memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah mengerikan di Gaza.

Otoritas Israel menyebutkan korban tewas sebanyak 12 orang di Israel, di mana serangan roket berulang kali telah menyebabkan kepanikan dan membuat orang-orang bergegas ke tempat penampungan. Upaya diplomatik regional dan yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengamankan gencatan senjata telah meningkat tetapi sejauh ini gagal.

Dalam serangan selama 25 menit semalam, Israel membombardir sasaran termasuk yang menurut militernya adalah terowongan di Jalur Gaza selatan yang digunakan oleh Hamas, kelompok Islam yang memerintah Gaza.

Sekitar 50 roket ditembakkan dari daerah kantong itu, kata militer Israel, dengan sirene berbunyi di kota pesisir Ashdod, selatan Tel Aviv, dan di daerah-daerah yang lebih dekat dengan perbatasan Gaza. Tidak ada laporan cedera atau kerusakan dalam semalam, tetapi tembakan roket selama berhari-hari telah meresahkan banyak orang Israel.

Hampir 450 bangunan di Gaza yang berpenduduk padat telah hancur atau rusak parah, termasuk enam rumah sakit dan sembilan pusat kesehatan utama, dan lebih dari 52.000 warga Palestina telah mengungsi, kata badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Israel, yang menuding Hamas dalam pertempuran terbaru, mengklaim telah mengeluarkan peringatan untuk mengevakuasi bangunan yang akan ditembaki dan hanya menyerang apa yang dianggap sebagai target militer.

“Kami mencoba menargetkan mereka yang menargetkan kami. Dengan ketelitian tinggi,” kata Netanyahu kepada para dubes asing.

“Seperti halnya operasi pembedahan, bahkan di ruang bedah di rumah sakit Anda tidak memiliki kemampuan untuk mencegah kerusakan tambahan di sekitar jaringan yang terkena dampak. Bahkan Anda tidak bisa. Dan tentunya dalam operasi militer Anda tidak bisa,” ujar Netanyahu, membenarkan serangan Israel.

Diplomasi

Hamas mulai menembakkan roket sembilan hari lalu sebagai pembalasan atas apa yang dikatakannya sebagai pelanggaran hak yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem selama bulan Ramadhan.

Serangan roket itu dilancarkan menyusul bentrokan antara polisi keamanan Israel dengan jamaah di Masjid al-Aqsa di Yerusalem, dan kasus pengadilan oleh pemukim Israel untuk mengusir warga Palestina dari lingkungan di Yerusalem Timur yang dicaplok Israel.

Bentrokan kali ini adalah yang paling serius antara Hamas dan Israel selama bertahun-tahun, dan, berbeda dari konflik Gaza sebelumnya, telah membantu memicu kekerasan jalanan di kota-kota Israel antara orang Yahudi dan Arab.

Peran utama Hamas dalam menghadapi Israel atas Yerusalem, sebuah masalah yang beresonansi dengan banyak orang Palestina, menjadi tantangan bagi saingan utamanya, Presiden Mahmoud Abbas yang berbasis di Tepi Barat, yang bulan lalu membatalkan pemilihan parlemen di mana kelompok itu tampaknya akan memperoleh keuntungan.

Prancis pada Selasa (18/5) menyerukan resolusi Dewan Keamanan PBB tentang kekerasan tersebut.

Para diplomat mengatakan AS mengatakan kepada Dewan bahwa “pernyataan publik saat ini” tidak akan membantu menenangkan krisis.

“Tujuan kami adalah untuk mengakhiri konflik ini. Kami akan mengevaluasi hari demi hari apa pendekatan yang tepat. Ini terus menjadi diskusi di belakang layar yang tenang dan intensif, secara taktis merupakan pendekatan kami saat ini,” kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki kepada wartawan pada Selasa.

Mesir dan mediator PBB juga meningkatkan upaya diplomatik, dan Sidang Umum PBB akan membahas kekerasan Gaza pada Kamis (20/5).

Berita Israel N12 TV, mengutip sumber-sumber Palestina yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Mesir, melalui “saluran rahasia”, telah mengusulkan agar pertempuran Israel-Gaza diakhiri pada Kamis pagi.

Ezzat El-Reshiq, seorang anggota biro politik Hamas yang berbasis di Qatar, mengeluarkan pernyataan pada Selasa bahwa tidak benar Hamas telah menyetujui gencatan senjata semacam itu. (bro)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: gazaHamasisraelJalur GazaKonflik Israel-PalestinaPalestina

Berita Terkait.

Warga-Terdampak
Headline

Waow, Rendang 2,2 Ton Meluncur ke Korban Terdampak Gempa Bumi di NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:20
Prabowo
Headline

Prabowo Ungkap Operasi Besar Pemerintah Redam Karhutla di Sejumlah Wilayah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:49
Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya
Headline

Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:30
Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya
Headline

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 103 Orang, Perempuan Terbanyak 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:05
Revaldo
Headline

Tak Kapok, Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:09
Supriyono
Headline

Usut Penggalangan Dana Demo, Polisi Bakal Panggil Koordinator AMPB

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:25
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.