• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Dokter Maradona Didakwa Melakukan Pembunuhan Berencana

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 23:27
in Olahraga
Mendiang Diego Maradona. Foto: Antara/REUTERS

Mendiang Diego Maradona. Foto: Antara/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tujuh orang sedang diselidiki atas kematian legenda sepak bola Argentina Diego Maradona pada November 2020. Ketujuhnya menghadapi dakwaan pembunuhan berencana.

Tujuh terdakwa — termasuk ahli bedah saraf Maradona, Leopoldo Luque, psikiater Agustina Cosachov dan psikolog Carlos Diaz — menghadapi hukuman delapan hingga 25 tahun penjara jika terbukti bersalah.

BacaJuga:

Persik vs Persija: Pantang Terpeleset Lagi, Macan Kemayoran bakal Full Team di Kediri

Arema FC vs PSBS: Singo Edan Waspadai Badai Pasifik yang Sudah Degradasi

Semen Padang vs Persebaya: Kabau Sirah Ingin Jaga Martabat Agus Salim

Kantor Kejaksaan Agung San Isidro, yang memimpin penyelidikan mengatakan dakwaan tersebut didasarkan pada temuan dewan ahli atas kematian Maradona akibat serangan jantung tahun lalu. Laporan tersebut menyimpulkan bahwa ikon sepak bola Argentina itu menerima perawatan medis yang tidak memadai dan dibiarkan untuk “periode yang menyakitkan dan berkepanjangan” sebelum kematiannya, yang terjadi hanya beberapa pekan setelah menjalani operasi otak pada pembekuan darah.

“Setelah begitu banyak ketidakadilan, kasus ini menjadi jelas,” kata sebuah sumber seperti dikutip Antara, Kamis (20/5/2021).

Terdakwa dilarang meninggalkan negara itu dan harus hadir sebelum penyelidikan antara 31 Mei-14 Juni. Proses hukum tersebut diawali oleh pengaduan yang diajukan oleh dua dari lima putri Maradona terhadap Luque, yang mereka salahkan atas kondisi ayah mereka yang memburuk setelah operasi otak.

Jaksa yakin kematian Maradona bukanlah akibat malpraktek atau kelalaian dokternya, tetapi mereka tahu mantan bintang sepak bola itu akan mati dan tidak melakukan apa pun untuk mencegahnya.

Jaksa mendapatkan serangkaian pesan dan audio yang menunjukkan tim medis mengetahui bahwa Maradona mengkonsumsi alkohol, obat psikiatri dan ganja dalam beberapa bulan terakhir dalam hidupnya.

Dalam kesimpulan laporan itu, dewan medis juga mengatakan bahwa “tanda-tanda resiko hidup” yang ditunjukkan oleh mantan bintang Napoli dan Barcelona itu diabaikan, dan bahwa perawatan dalam beberapa pekan terakhirnya “terganggu oleh penyimpangan”.

Tuduhan atas kematian Maradona terjadi bersamaan dengan kasus lain, yakni perihal warisan yang disengketakan, yang melibatkan lima anaknya, saudara laki-lakinya dan Matias Morla, mantan pengacaranya. Maradona adalah idola bagi jutaan orang Argentina setelah dia menginspirasi negara Amerika Selatan itu untuk meraih kemenangan Piala Dunia kedua mereka pada 1986. (wib)

Tags: Diego MaradonaDokter MaradonaPembunuhan Berencana

Berita Terkait.

persija
Olahraga

Persik vs Persija: Pantang Terpeleset Lagi, Macan Kemayoran bakal Full Team di Kediri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:12
Pemain-Arema-FC
Olahraga

Arema FC vs PSBS: Singo Edan Waspadai Badai Pasifik yang Sudah Degradasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:06
pemain-Semen-Padang
Olahraga

Semen Padang vs Persebaya: Kabau Sirah Ingin Jaga Martabat Agus Salim

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:05
BRI-Super-League
Olahraga

Super League Pekan 33: Persib Hadapi Tekanan, Borneo FC Siap Menyalip

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:24
Jak-Mania
Olahraga

Persija Dipastikan Finis Ketiga, Rizky Ridho Janjikan Hal Ini ke Jakmania

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:49
Bojan-Hodak
Olahraga

Di Tengah Duka Ibunda Wafat, Bojan Hodak Pilih Tetap Dampingi Persib hingga Akhir Musim

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1888 shares
    Share 755 Tweet 472
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1224 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.