• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Jaga Tubuh Bugar usai Lebaran, Makan 3 Kali Sehari Lalu Tetap Aktif

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 17 Mei 2021 - 13:30
in Gaya Hidup
indoposco

Ilustrasi (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lebaran adalah momen perayaan di mana biasanya segala hidangan tersaji. Tradisi makanan Lebaran adalah masakan berlemak seperti olahan bersantan dan serba digoreng.

Mengkonsumsi semua itu dan suasana liburan yang membuat terlena sehingga malas bergerak bisa merugikan kesehatan kita.

BacaJuga:

Daihatsu Dorong Pendidikan dan Lingkungan, Raih Penghargaan CSR Jawa Barat

TXT Umumkan Comeback Jepang Lewat Single “Setsuna Hanabi” pada Agustus 2026

Govinda Meriahkan “Hal Hebat – Intimate Concert 2026” di Swiss-Belhotel Pondok Indah Jakarta

Pakar kesehatan mengingatkan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh usai Lebaran salah satunya memastikan mengonsumsi makanan dalam jumlah tepat di tiga waktu makan utama.

“Penting untuk makan sarapan, makan siang, dan makan malam, tetapi juga penting untuk memastikan Anda tetap berpegang pada makanan sehat yang tepat dan tidak makan banyak makanan olahan dan bergula,” kata pakar nutrisi di ICO Healthy Living, Dubai, Ilse Onderweegs seperti dikutip dari The National, Senin (17/5).

Ilse menyarankan orang untuk tetap berpegang pada makanan alami, seperti buah, sayuran dan kacang-kacangan, demikian dilansir Antara.

Hal senada diungkapkan dokter spesialis penyakit dalam di Mubadala Health’s Imperial College London Diabetes Centre di Abu Dhabi, Farhana bin Lootah. Dia merekomendasikan Anda tetap menerapkan kembali pola makanan terkontrol dan disiplin setelah berpuasa dan Lebaran.

“Kembali ke pola makan normal setelah Ramadhan mungkin akan mengejutkan tubuh Anda dan dapat memicu efek samping yang tidak diinginkan jika tidak dikelola dengan benar,” tutur dia.

Puasa menyebabkan beberapa perubahan dalam tubuh Anda. Misalnya, produksi enzim pencernaan berkurang dan lapisan pelindung perut Anda mungkin berkurang untuk sementara, yang dapat menyebabkan iritasi bila perut Anda terlalu terbebani.

Oleh karena itu, menurut Farhana, Anda perlu memberikan tubuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan pencernaan dan metabolisme yang normal.

“Apabila sistem pencernaan Anda terlalu membebani dengan makan berlebihan pasca Ramadhan, Anda berisiko mengalami ketidaknyamanan seperti kram perut, mulas dan mual,” kata dia.

Cobalah mempraktikkan aturan 80/20 yaitu, makan perlahan dan hanya sampai Anda merasa kenyang 80 persen. Cara makan perlahan ini membuat otak Anda mencatat makanan di perut Anda, yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan tingkat rasa kenyang dan mencegah konsumsi makanan berlebihan.

Pola tidur dan aktivitas fisik

Tubuh bugar tak hanya perkara menjaga makanan, tetapi juga waktu tidur yang cukup. Setelah Ramadhan, Anda perlu mengembalikan pola tidur seperti semula agar bisa tidur dengan cukup demi mengatasi kembalinya jam kerja yang meningkat di siang hari, kata dokter di Aster Clinic, Dubai, Danish Anis.

“Rutinitas harian dan kebiasaan tidur kita di bulan Ramadhan sangat berbeda dan unik dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya,” ujar dia.

Anis merekomendasikan Anda kembali ke kebiasaan tidur lebih awal untuk memastikan tubuh Anda menyesuaikan dengan Ramadhan yang sudah berakhir.

“Tidur tepat waktu harus dijadikan prioritas utama hingga menjadi kebiasaan,” kata dia.

Bangun tepat waktu juga sama pentingnya. Kemudian, tidak memberi diri Anda waktu untuk tidur siang terlalu lama akan membantu Anda bisa tidur tepat waktu di malam hari.

Selain soal tidur, jangan lupakan aktivitas fisik termasuk latihan fisik dan olahraga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Anggota Tim Mitigasi Covid-19 PD IDI, dr Ulul Albab mengatakan, Anda tak perlu memaksakan diri berolahraga di luar ruangan apabila tidak memungkinkan. Sebagai gantinya, lakukan di dalam rumah.

Sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda setidaknya perlu melakukan 150 menit per minggu aktivitas aerobik sedang atau 75 menit seminggu aktivitas aerobik berat, atau kombinasi aktivitas sedang dan berat. Anda membagi aktivitas ini sepanjang minggu. Contohnya termasuk berlari, berjalan, bersepeda berenang.

Bahkan aktivitas fisik dalam jumlah kecil dan terakumulasi sepanjang hari pun bermanfaat semisal mencuci baju, mengepel, jalan kaki, membersihkan jendela, berkebun, menyetrika, bermain dengan anak, dan sebagainya. Aktivitas yang tergolong harian bisa membantu Anda untuk membakar kalori yang didapatkan dari makanan yang dikonsumsi. Kalori yang terbakar bisa 50 – 200 kcal per kegiatan.

Bila Anda ingin menurunkan berat badan, memenuhi tujuan kebugaran tertentu, atau mendapatkan lebih banyak manfaat, Anda mungkin perlu meningkatkan latihan sedang menjadi 300 menit atau lebih dalam seminggu, menurut Mayo Clinic.

Kementerian Kesehatan melalui program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), merekomendasikan agar Anda mendapatkan hasil dari aktivitas fisik yang lebih maksimal terapkanlah prinsip Baik, Benar, Terukur, dan Teratur (BBTT).

Baik adalah melakukan aktivitas fisik sesuai dengan kemampuannya, benar adalah aktivitas yang dilakukan secara bertahap mulai dari pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan atau peregangan, terukur adalah aktivitas fisik yang diukur intensitas dan juga waktunya, dan yang terakhir adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur sebanyak 3-5 kali dalam seminggu.

Ingatlah untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum memulai program olahraga atau latihan baru, terutama apabila Anda memiliki kekhawatiran tentang kebugaran Anda, sudah lama tidak berolahraga dan memiliki masalah kesehatan kronis, seperti penyakit jantung, diabetes atau radang sendi.

Kemudian, sama seperti pakar pakar kesehatan lain, Ulul juga menyarankan Anda beristirahat cukup sekitar 8 jam per hari, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang yakni cukup karbohidrat, lemak, protein dan zat gizi lainnya demi menjaga imunitas tubuh. (arm)

Tags: kesehatanlebaranmakantubuh bugar

Berita Terkait.

Bea Cukai Tetapkan PT Shoenary Javanesia Inc sebagai Kawasan Berikat Mandiri untuk Dorong Ekspor dan Investasi
Gaya Hidup

Daihatsu Dorong Pendidikan dan Lingkungan, Raih Penghargaan CSR Jawa Barat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01
TXT Umumkan Comeback Jepang Lewat Single “Setsuna Hanabi” pada Agustus 2026
Gaya Hidup

TXT Umumkan Comeback Jepang Lewat Single “Setsuna Hanabi” pada Agustus 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:07
Govinda Meriahkan “Hal Hebat – Intimate Concert 2026” di Swiss-Belhotel Pondok Indah Jakarta
Gaya Hidup

Govinda Meriahkan “Hal Hebat – Intimate Concert 2026” di Swiss-Belhotel Pondok Indah Jakarta

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:55
Cortis
Gaya Hidup

Dituding Picu Delay Pesawat, BIGHIT MUSIC Akhirnya Buka Suara soal CORTIS

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:02
Mark-Lee
Gaya Hidup

Visual Mark Lee Disebut Berubah usai Tampil Solo di Thailand, Tuai Pro dan Kontra

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:06
Launching
Gaya Hidup

Daewoong Luncurkan ENVLO di Indonesia, Hadirkan Terapi Diabetes Generasi Baru untuk Kendalikan Gula Darah hingga Lindungi Jantung dan Ginjal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1697 shares
    Share 679 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1021 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai
Olahraga

Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 1 Juli 2026 - 13:11

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe mengaku sangat memahami tanggung jawab besarnya di Piala Dunia 2026 dan menegaskan bahwa...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Drama Badai hingga Kartu Merah Warnai Kemenangan Meksiko Atas Ekuador

Hasil Piala Dunia: Drama Badai hingga Kartu Merah Warnai Kemenangan Meksiko Atas Ekuador

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:14
Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:58
Hasil Piala Dunia: Singkirkan Pantai Gading, Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Singkirkan Pantai Gading, Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:48
Konsep Otomatis

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.