• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Berdamai dengan Kolesterol dan Kalori Lebaran

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 17 Mei 2021 - 12:24
in Gaya Hidup
indoposco

Ilustrasi (Pexel)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kemeriahan Hari Raya Idul Fitri baru saja selesai, namun di beberapa keluarga masih ada beberapa porsi opor ayam atau hidangan bersantan lain yang masih layak disajikan dan disantap setelah melalui proses dipanaskan ulang.

Proses pemanasan berulang pada menu makanan bersantan memang membuat rasa pada makanan itu menjadi semakin nikmat, kendati demikian nilai gizi di dalamnya akan semakin berkurang dan merubah kandungan lemak di dalamnya menjadi lemak jenuh. Lemak jenuh inilah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, selain bobot tubuh yang turut meningkat bila konsumsi panganan bersantan itu tidak disertai konsumsi serat dan air putih yang cukup.

BacaJuga:

Agensi Konfirmasi Lee Do Hyun Terima Tawaran Drama Aksi “Destroyer of Destruction”

Seo In Guk dan Park Ji Hyun Makin Dekat, Foto Terbaru “See You At Work Tomorrow” Picu Spekulasi Romansa

Lee Ji Hye Peringatkan Publik soal Iklan Palsu Buatan AI yang Gunakan Identitasnya

“Rasa bersalah” pada tubuh kemudian muncul dan sebagian dari Anda mungkin ada yang sudah berencana untuk memulai diet atau setidaknya mengubah pola makan agar tubuh kembali sehat bebas kolesterol dan bobot tubuh kembali ke angka normal. Lantas apa saja yang harus dilakukan? Berikut adalah sejumlah tips untuk mengembalikan kesehatan dan bobot tubuh setelah mengonsumsi makanan tinggi kolesterol dan kalori.

1. Perbanyak serat dan protein

Berdasarkan AKG, anjuran konsumsi serat harian adalah 25mg. Sumber serat bisa didapat dari sayur mayur serta buah. Serat dalam sayur dan buah membuat lambung lebih cepat kenyang dan tidak mudah lapar karena serat lebih bertahan lama dalam lambung, ujar ahli gizi dari Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Christina Andhika Setyani melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin (17/5), dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, tambahkan porsi sayur dan buah di dalam piring dibandingkan dengan karbohidrat.

“Tapi ingat, sebisa mungkin sayur jangan diolah dengan santan ataupun digoreng seperti bakwan atau sayuran deep fried seperti tempura,” kata Christina.

Hal serupa juga dijelaskan oleh ahli gizi bersertifikat yang berbasis di Amerika Serikat, Kimberly Marsh, yang menyebutkan meskipun sayur mayur memiliki kandungan serta serat yang sangat bermanfaat bagi tubuh, namun menggoreng sayur mayur tersebut di dalam minyak panas dapat meningkatkan LDL atau kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

“Lemak trans ditemukan dalam minyak terhidrogenasi secara parsial,” jelas Marsh seperti dikutip dari Healthline, Senin.

2. Batasi gula, garam, minyak dalam makanan.

Sesuai anjuran harian Kementerian Kesehatan, takaran saji gula garam dan lemak dibatasi menjadi Gula 4 sdm, Garam 1 sdt, dan minyak 5sdm. Rumus ini berlaku untuk semua gula, garam dan minyak dalam makanan.

Dokter penyakit dalam dari Texas Health Presbyterian Hospital Plano, Dr. Arash Tirandaz menjelaskan bahwa cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan menjaga bobot tubuh tetap ideal adalah dengan mengurangi konsumsi gula dan garam.

“Terlalu banyak gula dapat menyebabkan resistensi insulin, obesitas, dan diabetes. Sementara garam berlebihan dapat menyebabkan bertambahnya kandungan air dalam tubuh dan tekanan darah tinggi, yang dapat menyebabkan gagal jantung, serangan jantung, dan stroke,” jelas Tirandaz seperti dikutip dari DallasNews.

3. Perbanyak aktivitas dan gerak

“Libur jangan menjadi penghalang untuk bergerak. Setelah makan, mata memang menjadi berat dan enaknya sepertinya memang rebahan tapi jangan keterusan ya,” ujar Christina.

Beraktivitas atau bergerak merupakan cara tubuh untuk membuang energi yang tersimpan dalam tubuh.

“Ingat prinsip Albert Enstein energi yang masuk sama dengan energi yang keluar. Sama hal nya dengan makanan, jika energi dari makanan lebih banyak daripada energi yang dikeluarkan maka energi akan disimpan dan diubah menjadi lemak,” jelas Christina.

Anjuran Kemenkes berolahraga yang baik dilakukan minimal 3 sampai 5 kali atau total 150 menit per minggu.

4. Perbanyak air putih

Dari sekian banyak jenis minuman yang tersedia di meja saat lebaran, air putih merupakan jenis minuman yang jarang disentuh. Padahal minum air putih bisa membantu mengurangi jumlah porsi dan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Usahakan minum 1 sampai 2 gelas air putih sebelum makan, cara ini membantu mengurangi porsi makan karena lambung sebelumnya sudah penuh terlebih dahulu.

“Kemudian jika merasa ‘lapar’ padahal sebelumnya sudah makan banyak jangan buru buru makan lagi tapi minum air putih karena sinyal haus mirip dengan sinyal lapar,” jelas Christina.

5. Istirahat yang cukup

Sering kali karena terlalu gembira dan padatnya silaturahmi secara virtual, begadang menjadi suatu hal yang umum. Berdasarkan rekomendasi dari The American Academy of Sleep Medicine (AASM) dan Sleep Research Society (SRS), kategori tidur yang cukup bagi dewasa adalah 7 hingga 9 jam per malam.

Kebiasaan tidur kurang dari 7 jam berkaitan dengan kenaikan berat badan dan obesitas, menurunnya imunitas, tekanan darah tinggi dan lain lain.

6. Konsumsi probiotik dan prebiotik

Selain serat, konsumsi probiotik dan prebiotik ternyata juga mampu membantu menurunkan berat badan. Berdasarkan penelitian Hume et al. (2017), prebiotik dan probiotik dapat memperbaiki kontrol nafsu makan.

“Peningkatan kontrol nafsu makan ini melibatkan hormon-hormon dalam pengaturan rasa lapar dan rasa kenyang. Mengkonsumsi prebiotik dan probiotik dapat mempercepat rasa kenyang dan menurunkan asupan makan. Tetapi jangan lupa untuk selalu membaca informasi nilai gizi di dalam kemasannya ya,” kata Christina.

7. Diet ketat bukan solusi

Seringkali begitu berat badan mulai naik, diet ketat menjadi pilihan satu satunya. Christina menyebutkan bahwa penurunan berat badan akibat diet ketat yang signifikan membuat banyak orang jadi latah untuk mengikuti.

“Nggak makan nasi, nggak makan malam, nggak makan ini itu dan pantangan lain padahal aslinya diet itu bukan menghilangkan satu atau lebih zat gizi tapi lebih ke bagaimana cara mengatur dan menyeimbangkan kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh,” jelas Christina.

Semakin banyak makanan yang dipantang biasanya akan membuat kita menjadi lebih menginginkan makanan tersebut dari sebelumnya, sehingga akhirnya muncul istilah “cheating day”.

“Ingat, makanlah sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan,” tutup Christina. (arm)

Tags: kalorikesehatanKolesterollebaran

Berita Terkait.

leee
Gaya Hidup

Agensi Konfirmasi Lee Do Hyun Terima Tawaran Drama Aksi “Destroyer of Destruction”

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08
seo
Gaya Hidup

Seo In Guk dan Park Ji Hyun Makin Dekat, Foto Terbaru “See You At Work Tomorrow” Picu Spekulasi Romansa

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:06
lee
Gaya Hidup

Lee Ji Hye Peringatkan Publik soal Iklan Palsu Buatan AI yang Gunakan Identitasnya

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12
evan
Gaya Hidup

Alasan EVAN Tinggalkan Grup Kembali Disorot Netizen, Keinginan Berkarya Jadi Pemicu Utama

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09
HC
Gaya Hidup

Kolaborasi Wuling dan Grab Dorong Perluasan Ekosistem Mobilitas Listrik yang Lebih Berkelanjutan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:04
DesertX-V2
Gaya Hidup

DesertX V2 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Penyegaran Dunia Motor Petualangan Ducati

Senin, 22 Juni 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
amine
Piala Dunia 2026

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03

INDOPOSCO.ID – Aljazair menunjukkan karakter pantang menyerah saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Yordania dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup...

SelengkapnyaDetails
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
haaland

Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Bawa Norwegia Bekuk Senegal, Pastikan Tiket 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22
lionell

Hasil Piala Dunia: Messi Sebut Kemenangan Argentina atas Austria Bikin Tim Lebih Tenang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10
mbappe

Hasil Piala Dunia: Prancis ke Fase Gugur Usai Cukur Irak, Mbappe Jadi Bintangnya

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:50
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.