• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Naik Terangkat Kekhawatiran Kekurangan Bahan Bakar di AS

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 12 Mei 2021 - 12:45
in Ekonomi
Fasilitas minyak di Danau Maracaibo di Cabimas, Venezuela. Foto: Antara/Reuters/Isaac Urrutia/pri

Fasilitas minyak di Danau Maracaibo di Cabimas, Venezuela. Foto: Antara/Reuters/Isaac Urrutia/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu WIB (12/5), ketika kekhawatiran akan kekurangan bensin akibat pemadaman di sistem pipa bahan bakar terbesar Amerika Serikat (AS) setelah serangan siber membawa kembali harga dari penurunan awal lebih dari satu persen.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli terkerek 23 sen atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 68,55 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni terangkat 36 sen atau 0,6 persen, menjadi menetap di 65,28 dolar AS per barel, seperti dilansir Antara.

BacaJuga:

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Kementerian UMKM Hadirkan Peluang Baru bagi Pengusaha Kopi Terdampak Bencana di ICX 2026

Mitsubishi New Xforce: Bahan Bakar Efisien, Tampilan Modern dan Menawan

Pada Senin (10/5/2021), Colonial Pipeline, operator pipa bahan bakar utama AS yang mengangkut lebih dari 2,5 juta barel per hari (bph) bensin, solar dan bahan bakar jet, mengatakan sedang bekerja untuk memulihkan sebagian besar operasi jaringan pipanya pada akhir pekan.

Perusahaan menghentikan sementara semua operasi jaringan pipa setelah serangan keamanan siber yang melibatkan ransomware terdeteksi pada Jumat (7/5/2021).

“Sementara risiko jangka pendek sedang dikesampingkan, pasar masih tampak terguncang oleh peristiwa tersebut, mengingat sifat serangan dan skala infrastruktur,” kata analis pasar minyak Rystad Energy, Louise Dickson.

“Pasar sekarang khawatir tentang kemungkinan kejadian seperti itu terulang kembali dan tentang tingkat keparahan serangan di masa mendatang.”

Gangguan pasokan bahan bakar telah mendorong harga di pompa bensin ke level tertinggi dalam beberapa tahun dan permintaan melonjak di beberapa daerah yang dilayani oleh pipa saat pengendara mengisi tangki mereka.

“Dengan sedikit informasi yang datang dari perusahaan swasta, pasar tampaknya melanjutkan dengan asumsi bahwa aliran normal akan dilanjutkan pada akhir pekan mendatang dan karena tidak ada masalah operasional yang muncul, panduan ini tampaknya benar,” kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates.

Persediaan minyak mentah AS turun 2,5 juta barel dalam seminggu terakhir, menurut dua sumber pasar pada Selasa (11/5/2021), mengutip angka American Petroleum Institute (API), dan persediaan bensin naik 5,6 juta barel.

Pedagang memesan setidaknya empat kapal tanker untuk menyimpan produk minyak sulingan dari pusat penyulingan Gulf Coast AS setelah serangan siber yang melumpuhkan jaringan pipa terbesar AS, data pengiriman menunjukkan pada Selasa (11/10/2021).

North Carolina, Badan Perlindungan Lingkungan AS dan Departemen Transportasi mengeluarkan keringanan yang memungkinkan distributor bahan bakar dan pengemudi truk mengambil langkah-langkah untuk mencoba mencegah kekurangan bensin.

OPEC pada Selasa (11/10/2021) menaikkan perkiraan permintaan minyak mentahnya sebesar 200.000 barel per hari dan tetap berpegang pada prediksi pemulihan yang kuat dalam permintaan minyak global tahun ini, karena pertumbuhan di China dan Amerika Serikat mengimbangi krisis virus corona di India.

Sementara itu, penyebaran infeksi yang cepat di India telah meningkatkan seruan untuk mengunci negara terpadat kedua di dunia itu serta importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia.

Penyulingan minyak utama milik negara India sudah mulai mengurangi produksi dan impor minyak mentah karena virus corona baru memangkas konsumsi bahan bakar, kata pejabat perusahaan kepada Reuters, Selasa (11/5/2021). (arm)

Tags: harga minyak duniaminyak mentah

Berita Terkait.

Andra-Soni
Ekonomi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:23
UMKM
Ekonomi

Kementerian UMKM Hadirkan Peluang Baru bagi Pengusaha Kopi Terdampak Bencana di ICX 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:41
X-Force
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce: Bahan Bakar Efisien, Tampilan Modern dan Menawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:40
Fronx
Ekonomi

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25
Vinfast
Ekonomi

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Hadirkan Beragam Inovasi di GIIAS 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34
FIF
Ekonomi

Laba FIF Tembus Rp2,37 T di Semester I 2026, Penyaluran Pembiayaan Melonjak Jadi Rp25,43 T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2087 shares
    Share 835 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1066 shares
    Share 426 Tweet 267
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3174 shares
    Share 1270 Tweet 794
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.