• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

4.833 Aduan Konsumen Diterima BPKN, Terbanyak Perumahan dan Jasa Keuangan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 7 Mei 2021 - 23:33
in Nasional
Ketua BPKN Rizal Halim (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor BPKN Jakarta, Jumat (7/5/2021). Foto: Antara/Aditya Ramadhan

Ketua BPKN Rizal Halim (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor BPKN Jakarta, Jumat (7/5/2021). Foto: Antara/Aditya Ramadhan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menerika aduan masyarakat selaku konsumen paling banyak berasal dari sektor perumahan dan jasa keuangan yang jumlahnya bisa mencapai 4.833 aduan.

“Data dari aduan di sektor jasa keuangan ini sekitar 70 persen merupakan pengaduan terkait asuransi. Sisanya bervariasi antara investasi bodong, pinjaman online fintech, pembiayaan kendaraan, dan lain-lain,” kata Anggota BPKN Johan Efendi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

BacaJuga:

Optimalkan Bonus Demografi, Kemendukbangga Sosialisasi Pembangunan Kependudukan

Ramai Warga Minta Perlindungan Hukum ke Komisi III DPR, Begini Tanggapan Wamenko Kumham-Imipas

Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat

Berdasarkan data BPKN, jumlah aduan konsumen paling banyak di sektor perumahan yaitu sebanyak 2.663 aduan, sementara jasa keuangan 2.170 aduan. Jumlah aduan tersebut merupakan yang dilaporkan masyarakat sejak tahun 2017 hingga 29 April 2021.

Sedangkan jumlah aduan konsumen ke BPKN secara keseluruhan sejak 2017 berjumlah 6.045 aduan. Selain aduan konsumen untuk dua sektor yang disebutkan tersebut, ada pula aduan lain seperti e-commerce, jasa telekomunikasi, jasa transportasi, listrik dan gas rumah tangga, obat dan makanan, dan lain-lain.

BPKN juga mencatat perkiraan kerugian konsumen akibat aduan yang dilaporkan sepanjang 2020 sekitar Rp493,9 miliar. Sementara perkiraan kerugian dari aduan sepanjang 2021, yakni Rp228,2 miliar.

Ketua BPKN Rizal Halim memperkirakan ke depannya akan ada banyak aduan konsumen untuk sektor yang berkaitan dengan layanan digital seperti jasa keuangan digital, online shop, dan lainnya. “Ke depan karena kita di-drive oleh digitalisasi, akan ada banyak masalah seperti itu,” ujarnya dikutip Antara.

Menurutnya, digitalisasi yang terjadi di Indonesia mulai ramai akibat ada dampak dari pandemi COVID-19. Digitalisasi ini berbeda dengan negara-negara maju yang telah melakukannya lebih dulu bahkan sebelum adanya Covid-19.

Karena itu, lanjut dia, masih perlu transisi dalam peralihan aktivitas ke sistem digital. Terlebih lagi masih banyak kekosongan regulasi di tingkat undang-undang untuk mengatur tentang perlindungan konsumen secara daring. (aro)

Tags: aduanBPKNkasuskonsumen

Berita Terkait.

elsinta
Nasional

Optimalkan Bonus Demografi, Kemendukbangga Sosialisasi Pembangunan Kependudukan

Jumat, 3 April 2026 - 08:55
Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat
Nasional

Ramai Warga Minta Perlindungan Hukum ke Komisi III DPR, Begini Tanggapan Wamenko Kumham-Imipas

Jumat, 3 April 2026 - 05:31
Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat
Nasional

Ketua DPR RI Ingatkan WFH ASN: Fleksibel Boleh, Pelayanan Publik Tak Boleh Melambat

Jumat, 3 April 2026 - 01:53
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nasional

Terapkan ASN WFH, Menag: Layanan Publik Tetap Optimal

Kamis, 2 April 2026 - 23:42
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nasional

Libur Panjang Wafat Yesus Kristus dan Hari Paskah, KAI: 76,9 Persen Tiket Terjual

Kamis, 2 April 2026 - 22:49
Dari Terdakwa ke Tamu Parlemen: Kisah Amsal Sitepu yang Berujung Vonis Bebas
Nasional

Prajurit TNI Gugur saat Misi Perdamaian, DPD RI: Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

Kamis, 2 April 2026 - 20:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.