• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Terminal Pakupatan Gunakan GeNose Periksa Acak Calon Penumpang

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 26 April 2021 - 13:15
in Nusantara
Kepala Terminal Pakupatan Waluyo.

Kepala Terminal Pakupatan Waluyo.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka mencegah penularan Covid-19 menjelang tingginya mobilitas masyarakat pada lebaran idul fitri 1442 hijriah, pengelola Terminal Pakupatan, Kota Serang, Banten akan menggunakan GeNose untuk memeriksa calon penumpang.

Pemeriksaan GeNose akan lakukan secara acak khusus bagi para penumpang trans Jawa-Sumatra. Hal itu dilakukan dalam rangka memutus mata ranti Covid-19 di antara penumpang.

BacaJuga:

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Kepala Terminal Pakupatan Waluyo mengatakan, penggunaan GeNose alat deteksi penularan virus corona dengan melalui uap nafas masih menunggu lisensi dari pihak tendor.

“Karena harus dapat lisensi dulu, kalau sudah dapat baru bisa diaplikasikan. Kalau tempat sudah steril dari hari Sabtu, paling nanti ada sample tes, kalau nggak bisa hari ini hari Selasa,” katanya saat dihubungi, Senin (26/4/2021).

Ia menyebutkan, pemeriksaan akan dilakukan secara acak. Tidak ada pungutan biaya dari pemeriksaan tersebut. Bagi calon penumpang yan terdeteksi tertular, maka akan dilakukan isolasi.

“Gratis inyaallah. Kami tidak untuk masyarakat, ini untuk penumpang ya. Kita fokus sama trans Jawa dan Sumatra. Karena kalau Jakarta sudah di genose di keberangkatan dengan kedatangan, Merak ada GeNose. Tapi kalau trans jawa-sumatra tidak ada ke tempat keberangkatan tapi langsung ke kita, itu yang kita jaring,” ungkapnya.

Menurutnya, tidak ada target pemeriksaan perharinya. Namun yang pasti, sebelum calon penumpang masuk ke bus, akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

“Kita mau mencoba dengan Genose random cek untuk penambahannya. Kita nggak ada target, setiap hari ada pengecekan Genose sampai nanti tanggal 6 itu pelarangan mudik. Kami perketat lagi di lapangannya. Sekarang lagi di instal,” ujarnya.

Ia menerangkan, muatan bus di Terminal Pakupatan mengalami peningkatan yang tidak terlalu signifikan. Hal itu mungkin faktor dari adanya pelarangan mudik pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Di sisi lain, ia menyampaikan, bahwa aturan dari satgas Covid-19 yang menghimbau masyarakat tidak mudik dari tanggal 22 April sampai 24 Mei itu hanya aturan tambahan. Pelarangan mudik tetap berlaku tanggal 6-17 Mei 2021.

“Yang dimajukan itu mungkin antisipasi karena masyarakat sudah tahu, akhirnya mungkin sebelum tanggal itu sudah berangkat. Jadi pemerintah harus membuat regulasi baru tambahan. Jadi di situ dibuatlah persyaratan, larangan tetap dari tanggal 6-17 Mei,” terangnya.

Ia memprediksi, peningkatan mobilitas penumpang di Terminal Pakupatan dilakukan oleh pedagang dan wiraswasta. Sebab, tdak mungkin perusahaan swasta telah meliburkan karyawannya sejak saat ini.

“Kalau yang kita lihat mudik itu menjelang lebaran, nah karena keadaan seperti ini saya tidak meyakini kalau perusahaan swasta dari tanggal 22 April sudah meliburkan karyawan. Kalaupun ada yang berangkat tidak terikat dengan kontrak perusahaan, pedagang, wiraswasta, walaupun ada kenaikan tidak terlalu signifikan,” jelasnya. (son)

Tags: covid-19GeNoseTerminal Pakupatan

Berita Terkait.

bc3
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Rabu, 8 April 2026 - 14:04
bc2
Nusantara

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Rabu, 8 April 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Rabu, 8 April 2026 - 11:32
dd
Nusantara

KAMI Idea Indonesia bersama Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Dapur Umum Paket Alat Ibadah untuk Penyintas Banjir Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 09:09
Rokok
Nusantara

Penindakan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Minibus di Malang

Selasa, 7 April 2026 - 12:23
Andre-Fernando
Nusantara

Polri Ungkap Peran “The Doctor”: Pemasok Utama Narkoba Jaringan Jakarta dan NTB

Selasa, 7 April 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.