• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Awas! Gangguan Kesehatan Mental Serang Anak saat Pandemi 

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 21 April 2021 - 17:01
in Gaya Hidup
Direktur SMA Purwadi Sutanto dalam acara daring.

Direktur SMA Purwadi Sutanto dalam acara daring.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 meninggalkan sejumlah masalah. Plt Direktur sekolah menengah atas (SMA), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Purwadi Sutanto mengatakan, PJJ di masa pandemi dikeluhkan guru, siswa dan masyarakat.

“Ada penurunan kemampuan belajar siswa atau loss learning bahkan PJJ menambah angka putus sekolah (APS) anak,” ujar Purwadi Sutanto dalam acara daring, Rabu (21/4/2021).

BacaJuga:

Promo KTP hingga Super Mantap, Liburan September di The Jungle Makin Hemat

Ahn Hyo Seop Tampil Memukau dalam Stills Pertama Drama “Final Table”, Tayang Perdana Akhir Oktober

Usung Semangat #MoreThanARace, Crystalin Run Xperience 2026 Siap Digelar di Jakarta

Bahkan lebih jauh, dikatakan Purwadi, pembelajaran pada masa pandemi menyebabkan gangguan kesehatan mental pada anak atau stress. Tentu hal ini harus mendapatkan perhatian serius semua pihak.

“Perangkat belajar selama PJJ jadi kendala serius dan pembelajaran juga hanya bisa dilakukan di zona jaringan internet,” katanya.

Bahkan, dikatakan Purwadi, saat ini muncul fenomena orangtua enggan memasukkan anaknya ke pendidikan anak usia dini (PAUD). Hal ini disebabkan, di tingkat pendidikan tersebut tidak ada proses pembelajaran.

“Jadi di tingkat PAUD, orangtua hanya mendaftar saja. Tidak ada pembelajaran, dan orangtua dituntut mengajar sendiri. Kondisi ini diperparah di daerah, karena tingkat kesadaran orangtua yang rendah untuk menyekolahkan anaknya di PAUD,” terangnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan, program vaksinasi dari pemerintah menjadi terobosan mengatasi loss learning pada anak didik. Sehingga secara bertahap, pemerintah nanti akan menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. “Pada tahun ajaran baru nanti PTM terbatas sudah dimulai. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Bagi orangtua yang masih khawatir dan tidak mau, maka sekolah harus memberikan pembelajaran secara daring,” ungkapnya.

Purwadi menyebut, berdasarkan hasil PISA 2000 hingga 2018 menunjukkan hasil belajar pendidikan siswa sekolah dasar dan menengah masih rendah. Dari hasil skor dan pemeringkatan PISA kompetensi membaca siswa 70 persen di bawah kompetensi minimal. Sementara kompetensi matematika 71 persen di bawah kompetensi minimal.

“Untuk Sains 60 persen di bawah kompetensi minimal. Hasil ini tentu masih rendah dan menjadi pekerjaan rumah (PR) semua pihak, baik orangtua, masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Ia menyebutkan, masalah dasar yang mempengaruhi rendahnya hasil pendidikan di antaranya kualitas guru, infrastruktur dan tingkat kesenjangan orangtua. Tentu saja, PISA 2022 nanti, skor harus naik. Kendati, di masa pandemi, hampir semua negara khawatir ada penurunan kompetensi siswa.

“Tidak hanya di indonesia, semua negara juga khawatir. Hanya secara geografis Indonesia lebih besar menghadapi masalah. Tapi kita harus optimistis skor  PISA 2022 naik,” ucapnya. (nas)

Tags: KemendikbudKesehatan Mental Anakpandemi

Berita Terkait.

Promo KTP hingga Super Mantap, Liburan September di The Jungle Makin Hemat
Gaya Hidup

Promo KTP hingga Super Mantap, Liburan September di The Jungle Makin Hemat

Kamis, 10 September 2026 - 17:26
hyo
Gaya Hidup

Ahn Hyo Seop Tampil Memukau dalam Stills Pertama Drama “Final Table”, Tayang Perdana Akhir Oktober

Kamis, 10 September 2026 - 13:33
crystaline
Gaya Hidup

Usung Semangat #MoreThanARace, Crystalin Run Xperience 2026 Siap Digelar di Jakarta

Kamis, 10 September 2026 - 09:14
leee
Gaya Hidup

Lee Jung Eun Ungkap Perjuangan Lunasi Utang 50 Juta Won Selama 13 Tahun

Kamis, 10 September 2026 - 04:14
lee
Gaya Hidup

Lee Joon Gi dan Sakaguchi Kentaro Hadir di “kiDnap GAME”, Thriller Penculikan Lintas Asia

Kamis, 10 September 2026 - 03:30
ryu
Gaya Hidup

Jauh dari Masa Kejayaan, Ryu Seung Ryong Jalani Kehidupan Pahit di “Portrait of a Family”

Kamis, 10 September 2026 - 02:22

OLAHRAGA

lc
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:50

INDOPOSCO.ID – Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan pesta gol dan drama pada matchday pertama fase liga. Paris Saint-Germain (PSG) dan...

SelengkapnyaDetails
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Bea Cukai Sumbagbar dan Bea Cukai Bandar Lampung Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar dan Catat Kinerja Positif hingga September 2026

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.