• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Kembali ke MotoGP, Marquez Merasa Seperti Sekolah Lagi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 19 April 2021 - 09:11
in Olahraga
ebalap tim Repsol Honda Marc Marquez (#93) menjalani Grand Prix Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao. (18/4/2021). Foto : Antara/AFP/Patricia De Melo Moreira

ebalap tim Repsol Honda Marc Marquez (#93) menjalani Grand Prix Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao. (18/4/2021). Foto : Antara/AFP/Patricia De Melo Moreira

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Marc Marquez merasa kembalinya membalap di MotoGP seperti bersekolah lagi dan dikelilingi kakak-kakak kelas yang ‘suka memerintah’. “Bagian tersulitnya adalah di lap-lap pertama karena saya merasa kehabisan tempat,” kata Marquez usai turun di Grand Prix Portugal seperti dikutip AFP, Senin (19/4/2021) WIB.

Pebalap berusia 28 tahun asal Spanyol itu finis peringkat ketujuh di balapan pertamanya sejak ia mengalami patah lengan kanan di Jerez, Spanyol pada Juli tahun lalu.

BacaJuga:

Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Terus Genjot Kualitas Indonesia

Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

Persija Datangkan Nadeo Argawinata, Transfer Libatkan Dua Talenta Muda ke Borneo FC

Setelah tiga operasi dan sembilan bulan masa pemulihan, Marquez kembali ke aspal sebagai pebalap Honda yang finis terbaik hari itu.

“Seperti di sekolah ketika kalian bermain sepak bola dengan kakak kelas dan mereka menyuruh melakukan apa dan ke mana,” ujarnya.

“Di awal-awal lap, saya tak memiliki ritme, tak ada kendali atas motor saya dan banyak pebalap mulai menyalip saya,” katanya.

“Kemudian saya menenangkan diri dan menemukan tempat saya. Saya mencetak waktu terbaik saya di akhir GP. Dan jika kami menganalisisnya, finis 13 detik di belakang Fabio Quartararo, itu luar biasa,” ujar Marquez setelah menyaksikan Quartararo membawa Yamaha menyapu bersih tiga kemenangan di awal musim ini.

Marquez mendapat disambut dengan pujian dari timnya ketika kembali ke pit.
“Saya tidak bisa mengendalikan emosi saya. Menyelesaikan balapan adalah langkah terbesar dalam rehabilitasi saya dan merasa seperti pebalap MotoGP lagi adalah impian saya. Itu terjadi hari ini,” ungkap juara dunia delapan kali tersebut dilansir Antara.

“Tentunya, kembali ke garasi membuat saya kelelahan, terkuras tenaga, tapi ini hal paling paling emosional yang tak bisa saya bendung. Tapi, ini sangat baik,” tandasnya.

Penampilannyan hari itu memberinya sembilan poin, 52 di belakang Quartararo sebagai pemuncak klasemen sementara.

Tersisa 16 balapan hingga akhir musim dan kemungkinan dua balapan tambahan di Argentina dan Amerika Serikat.

Akan tetapi, Marquez tak terlalu memikirkan ambisi meraih gelar juara dunia.

“Tergantung dengan sirkuit, apakah mereka menuntut fisik atau tidak. Tujuh lap terakhir di sini saya tidak mampu menggunakan siku saya. Saya membalap dengan aneh,” ungkap dia.

“Hal penting lainnya adalah dokter berpesan kepada saya ketika saya kembali berkompetisi saya akan harus mengurangi latihan di rumah,” ujarnya.

“Di antara balapan saya tidak akan bisa mengendarai sepeda motor atau berlatih indoor lebih dari tiga atau empat jam dalam sepekan tanpa menggunakan terlalu banyak beban,” tandasnya.

“Tulang di lengan baik-baik saja tapi tekanan yang diberikan kepadanya harus bertahap. Tidak bisa setiap hari dan setiap pecan,” katanya. Balapan selanjutnya di kalender akan digelar di Jerez, di mana ia terjatuh tahun lalu, pada 2 Mei mendatang. (aro)

P

 

Tags: balapGrand Prixmotogppebalap

Berita Terkait.

john
Olahraga

Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Terus Genjot Kualitas Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:11
Pemain-Persija
Olahraga

Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:07
Persija Datangkan Nadeo Argawinata, Transfer Libatkan Dua Talenta Muda ke Borneo FC
Olahraga

Persija Datangkan Nadeo Argawinata, Transfer Libatkan Dua Talenta Muda ke Borneo FC

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:51
Raja Sapta Oktohari
Olahraga

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:07
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3194 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2822 shares
    Share 1129 Tweet 706
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.