INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (19/4/2021).
“Jumlah yang divaksin hari ini ada 500 orang. Hal ini menunjukkan bahwa kita akan terus memastikan program vaksinasi ini terdistribusi dengan baik sesuai target. Karena pelaku-pelaku ekonomi kreatif ini punya pengaruh di komunitasnya,” ujar Sandiaga usai mendampingi Presiden Joko Widodo, Senin (19/4/2021).
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemprov DKI Jakarta, ke depan kita akan terus tingkatkan jumlah pelaku ekraf yang divaksin seiring dengan masuknya vaksin yang tersedia. Jadi, vaksinatornya sudah siap, semua berjalan lancar, dan kita harapkan dengan ini angka penularan Covid-19 bisa kita tekan dan tentunya sektor ekraf dan pariwisata dapat bangkit kembali,” imbuhnya.
Untuk kaum lanjut usia (lansia) di DKI Jakarta tercatat baru sekitar 60 persen yang divaksinasi, dan 40 persennya belum divaksin. Untuk itu, Menparekraf berharap para pelaku ekraf yang sudah menjalani vaksinasi seperti Slamet Rahardjo Jarot, Nicholas Saputra, serta para musisi bisa ikut mengajak lansia yang belum melakukan vaksinasi untuk segera mendaftar.
Menurut data Badan Pusat Statistik ada 34 juta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Oleh karenanya, Menparekraf berharap dalam 12 bulan ke depan sekitar 70 persen pelaku parekraf sudah tervaksinasi.
“Di beberapa titik utama seperti Bali, Yogyakarta, dan Jabodetabek bisa diberikan prioritas. Karena jika vaksinasi lebih terdistribusi, kita yakin akan mampu memutus mata rantai penularan Covid-19,” kata Sandiaga.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di negara Indonesia. Oleh sebab itu, harus tetap waspada dan tidak boleh lengah serta tidak boleh menyepelekan Covid-19.
“Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya sudah menurun menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada,” kata Presiden.
Presiden Joko Widodo berharap para pelaku ekonomi kreatif dapat terlindungi dan tidak terpapar oleh COVID-19, sehingga bisa melakukan aktivitas seperti biasa. (nas)










