• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ridwan Kamil Khawatir Lansia Rawan Terpapar Covid-19 dari Pemudik yang Lolos

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 15 April 2021 - 21:32
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Calon penumpang membeli tiket bus AKAP di Terminal Lintas Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (29/3/2021). Foto: Antara/Dewa Wiguna.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, mengaku khawatir ada pemudik yang lolos di tengah larangan mudik Lebaran tahun ini.

Karena tingkat pencapaian vaksinasi Covid-19 terhadap kelompok lanjut usia (lansia) di wilayah Provinsi Jabar masih sangat rendah. Padahal, lansia masuk golongan yang rawan terpapar Covid-19.

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, meski tahun ini masyarakat dilarang mudik dan polisi sudah menyiapkan penyekatan, namun tetap ada kemungkinan pemudik dari luar daerah lolos.

Karenanya, dikhawatirkan ada potensi pemudik membawa virus kepada orang tua di kampung halamannya.

“Kalau terjadi kebocoran mudik, itu lansia-lansia di kampung itu yang paling rawan. Vaksinasi ini yang diutamakan lansia yang punya anak-anak yang merantau,” ujarnya.

Kang Emil meminta kepada bupati dan wali kota untuk mempercepat vaksinasi kepada lansia dalam minggu-minggu ini, di antaranya dengan cara mendatangi langsung ke perumahan-perumahan.

“Vaksinasi kita ini masih lemah di lansia. Jadi tadi, arahan saya, lansia itu butuh dibawa, dibimbing. Kira-kira begitu. Kita tidak mau ada kejadian seperti tahun lalu, anaknya maksa pulang kampung, sesampainya di kampung halaman menularkan ke orang tuanya, kemudian orang tuanya meninggal,” katanya.

Hingga 13 April 2021 tercatat, baru 247.350 lansia yang telah menerima dosis pertama dan 66.728 lansia yang telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

Cakupan vaksinasi lansia I baru 5,82% dan vaksinasi lansia II baru mencapai 1,52%. Sedangkan target vaksinasi lansia sebanyak 4.403.983 pada tahap kedua ini.

Ada empat kendala yang menjadi penyebab rendahnya realisasi vaksinasi terhadap lansia yakni, partisipasi menurun, khawatir dengan keamanan vaksin, keterbatasan akses transportasi ke sentra vaksinasi, dan kemampuan lansia mengakses teknologi pendaftaran.

Secara keseluruhan, Jawa Barat sampai 13 April 2021 mendapat total distribusi vaksin sebanyak 3.744.890 dosis, dengan realisasi sudah 2.301.271 dosis, atau 61,45 persen dari distribusi.

Vaksin yang sudah diberikan kepada tenaga kesehatan totalnya sebanyak 346.189 dosis, kepada pelayan publik sebanyak 1.641.004 dosis, dan lansia sebanyak 314.078 dosis. Dengan demikian, jumlah vaksin yang belum terpakai adalah 802.068 dosis untuk 401.034 orang. (dam)

Tags: covid-19lansiaLarangan Mudikmudik dilarangPemprov JabarRidwan Kamil

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22
dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.