• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KemenkopUKM Siap Kolaborasi dengan Sound of Borobudur

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 10 April 2021 - 14:54
in Ekonomi
indoposco

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, saat menjadi keynote speaker pada Seminar dan Lokakarya bertemakan "Borobudur Pusat Musik Dunia" pada Bussiness Session yang diselenggarakan oleh Padma Sada Svargantara, Omah Mbudur, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/4/2021) malam.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM siap berkolaborasi dengan para seniman, pelaku wisata, dan UMKM di kawasan wisata Candi Borobudur. Termasuk bersinergi dengan Sound of Borobudur (SoB), yang merupakan intelectual property (IP) strategis dalam membangun kebanggaan, pemberdayaan bagi budaya, dan para pelaku usaha berbasis budaya.

“Kami siap berkolaborasi untuk mengembangkan model seperti ini,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, saat menjadi keynote speaker pada Seminar dan Lokakarya bertemakan “Borobudur Pusat Musik Dunia” pada Bussiness Session yang diselenggarakan oleh Padma Sada Svargantara, Omah Mbudur, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/4/2021) malam.

BacaJuga:

PLN Energi Gas Perkuat Peran Sosial lewat Program CSR Berkelanjutan

Gabriel Rey Salurkan 7 Ton Sapi Kurban, TRIV Group Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H

PHE dan Mitra Strategis Jajaki CCS untuk Produksi Amonia Rendah Karbon

MenkopUKM bahkan punya gagasan untuk mementaskan SoB pada acara Konferensi Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) Tahun 2022, saat Indonesia menjadi tuan rumah. “Kalau ini ditampilkan akan sangat luar biasa,” ujar Teten.

Menurutnya, SoB merupakan sebuah IP potensial yang bisa menjadi simpul agregator UMKM di Borobudur. Teten mengusulkan agar SoB juga dapat mewujudkan format kelembagaan koperasi.

Secara ekosistem, lanjut Teten, kelembagaan SoB dapat berperan sebagai pendampingan langsung ke masyarakat, mengkonsolidasikan aspek pembiayaan bagi pelaku usaha yang terlibat, dan rumah produksi bersama atau factory sharing.

Selain itu, SoB juga menjadi akses rantai pasok serta pasar produk artisan, akses pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui LKPP dan BUMN melalui Padi UMKM serta memoderasi seluruh mitra agregator dan pendamping UMKM.

Pada kesempatan itu, Teten mengajak stakeholder terkait, seperti Bank Indonesia, untuk menjadi pembina atau pendamping agar proses perjalanan dapat berkelanjutan dan dapat bermitra dengan industri besar.

Sementara itu, Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata bercerita bahwa dirinya berkesempatan berkolaborasi dengan Disney di tahun 2017 yang dikenal sebagai emporium IP raksasa di dunia. “Ini menjadi referensi bentuk kolaborasi di bidang IP yang harapannya dapat dimotori oleh SoB,” tuturnya.

Menurutnya, industri berbasis IP memungkinkan terjadinya kolaborasi lintas stakeholder, dan lintas subsektor ekonomi kreatif. Sebelum pandemi Covid-19, Disneyland bisa mendatangkan lebih dari 18 juta orang setiap tahunnya.

“Mereka bisa menjual merchandise dari gantungan kunci seharga 2 dolar Singapura, hingga istana mainan seharga 37.500 dolar Singapura,” papar Leo.

Musisi Purwatjaraka menyatakan, SoB merupakan gerakan untuk membunyikan relief dan membuktikan bahwa Indonesia sudah punya peradaban yang tinggi sejak abad ke-7.

Purwatjaraka bersama Trie Utami, Dewa Budjana, Bintang Indrianto, Rully Fabrian, dan timnya telah meneliti relief yang terpahat di Candi Borobudur dan membuat replika alat musik. Mulai dari membuat komposisi, aransemen, dan membunyikan relief itu dalam metode modern.

Hal yang menarik pada SoB adalah hadirnya replika alat musik dawai yg sama dengan gambaran dawai di relief Karmawibhangga Candi Borobudur. Replika alat musik dawai ini telah berhasil dibentuk dan dibunyikan oleh para pembakti budaya.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 824 Masehi saat peresmian Candi Borobudur, pada bagian panel relief Karmawibhangga ternyata tergambar dengan jelas beberapa orang memainkan alat musik yang sangat khas. (adv)

Tags: Kemenkop dan UKMkemenkop ukmKemenKopUKMSound of Borobudur

Berita Terkait.

pln
Ekonomi

PLN Energi Gas Perkuat Peran Sosial lewat Program CSR Berkelanjutan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:02
triv
Ekonomi

Gabriel Rey Salurkan 7 Ton Sapi Kurban, TRIV Group Tebar Kepedulian di Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:34
MOU
Ekonomi

PHE dan Mitra Strategis Jajaki CCS untuk Produksi Amonia Rendah Karbon

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:20
air
Ekonomi

Pemerintah Sepakati Turunkan PPh Royalti Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:11
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Ekonomi

Indonesia Perjuangkan Masa Depan UMKM Inklusif di Forum APEC SMEWG 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:31
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Ekonomi

Menteri P2MI Ungkap Ada Gap 76 Persen Lowongan Kerja Migran Belum Terisi

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5675 shares
    Share 2270 Tweet 1419
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2997 shares
    Share 1199 Tweet 749
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2490 shares
    Share 996 Tweet 623
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2301 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.