• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Limbah Batu Bara Bermanfaat dan Ramah Lingkungan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 9 April 2021 - 20:57
in Nasional
Suasana setelah webinar tentang ‘Pemanfaatan FABA bagi Perekonomian Nasional’ yang diselenggarakan PWI Jaya pada Jumat (9/4/2021).

Suasana setelah webinar tentang ‘Pemanfaatan FABA bagi Perekonomian Nasional’ yang diselenggarakan PWI Jaya pada Jumat (9/4/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keberadaan limbah batu bara atau Fly Ash Bottom Ash (FABA) di Jepang, China, Eropa, dan sebagainya justru sangat bermanfaat sebagai bahan pengganti semen untuk keperluan infrastruktur, baik jalan maupun bangunan. Banyak sekali pemanfaatan FABA.

”Di Jepang pemanfaatan FABA sudah sangat lama dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan infrastruktur,” kata Peneliti Institut Teknologi Surabaya (ITS) Dr Eng Januarti Jaya Ekaputri dalam webinar tentang ‘Pemanfaatan FABA bagi Perekonomian Nasional’ yang diselenggarakan PWI Jaya pada Jumat (9/4/2021). Webinar itu menghadirkan para peneliti lingkungan, praktisi, dan diikuti kalangan wartawan serta masyarakat.

BacaJuga:

Hotspot Nasional Turun 56 Persen, Pengendalian Karhutla Tetap Diperkuat

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Nah karena ketekunannya dalam meneliti, Januarti menjuluki FABA sebagai The Queen of Limbah. Dia mengatakan, di kebanyakan negara, pemanfaatan FABA sangat memasyarakat dan sudah berlangsung sangat lama.

Pada Maret 2021, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan limbah debu dari pembakaran batu bara ini dari katagori limbah B-3 (Bahan Berbahaya Beracun) melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 22/2021. ”PP ini sudah tepat dikeluarkan, karena FABA ini sangat bermanfaat baik sebagai bahan baku konstruksi maupun sebagai subtitusi,” kata Januarti yang pada 2017 mendapat anugerah sebagai peneliti terbaik Indonesia.

Dia juga mengungkapkan, penelitian terhadap tikus yang sengaja diberi makanan bercampur FABA, ternyata hasilnya tikus tidak mati dan tubuhnya justru bertambah beras secara signifikan.

”Karena itu PP No 22/21 sangat tepat,” tandasnya.

Sementara Dr Sri Andini, praktisi mengungkapkan, pemanfaatan FABA menjadi sangat strategis, karena pada umumnya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang memanfaatkan batu bara. Pembangkit itu biasanya terdapat di daerah terpencil, sehingga pemanfaatan FABA bisa untuk kepentingan konstruksi. ”Katakanlah untuk bahan bata, sebagai campuran semen, aspal untuk infrastruktur,” katanya.

Jauh sebelum diterbitkannya PP No 22/21, lanjut Sri Andini, sudah mengambil inisiatif untuk melakukan penelitian tentang manfaat FABA bagi kehidupan dan hasilnya memang luar biasa.

Dia mencontohkan, menanam tumbuhan di lahan FABA ternyata sangat subur. ”Bahkan saya pernah membuat kolam ikan dari FABA. Hasilknya ikan sehat dan gemuk-gemuk,” katanya.

Karena itu, dia mengharapkan tidak ada lagi aturan-aturan yang mempersulit pemanfaatan FABA di Indonesia, termasuk peraturan di daerah. ”Ini PP No 22/2021 sudah sangat baik, karena FABA ini manfaatnya sangat banyak dan ternyata ramah lingkungan,” tandasnya.

Ketua Masyarakat Komputasi Indonesia Wiluyo Kusdwiharto mengungkapkan, di negara maju pemanfaatan FABA dikebanyakan negara seperti Eropa, Jepang, dan Tiongkok sudah sangat maju antara lain untuk pengerasan jalan, bahkan sebagai bahan campurannya mencapai 70 persen. Selain itu juga digunakan untuk pupuk dan bata dan paving block.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari mengungkapkan, banyak masyarakat yang awam terhadap FABA dan pemanfaatannya, namun setelah didalami ini menjadi isu yang sangat menarik. ”Ini isu seksi, apalagi tren pemanfaatan batu bara semakin meningkat sejalan dengan pembangunan PLTU dimana-mana,” ujarnya. (aro)

Tags: ekonomiLimbah Batu Baratambang

Berita Terkait.

Hotspot Nasional Turun 56 Persen, Pengendalian Karhutla Tetap Diperkuat
Nasional

Hotspot Nasional Turun 56 Persen, Pengendalian Karhutla Tetap Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:02
Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan
Nasional

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:23
Karhutla
Nasional

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38
to
Nasional

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26
mendagri
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:55
bc4
Nasional

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:42

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.