• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menparekraf Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi 3.500 Pelaku Parekraf di Batam

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 21 Maret 2021 - 09:57
in Nasional
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat meninjau proses vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepulauan Riau, Sabtu (20/3/2021). Foto: Instagram/@sandiuno

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat meninjau proses vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepulauan Riau, Sabtu (20/3/2021). Foto: Instagram/@sandiuno

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, bergerak cepat meninjau proses vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam View Beach Resort, Kepulauan Riau, Sabtu (20/3/2021).

Diperkirakan sebanyak 3.500 pelaku parekraf yang menjalani vaksinasi perdana dari program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Untuk wilayah Batam, terdapat 1.500 orang, sementara 2.000 orang lainnya melakukan vaksinasi di Bintan Lagoi.

BacaJuga:

Komoditas Kedelai Bergantung Impor, Wamendiktisaintek: Butuh Pendekatan Berbasis Riset dan Inovasi

PDC Perkuat Industri Migas lewat Layanan Outsourcing Terintegrasi

Sinergi KKP Tingkatkan Kualitas Ekosistem Karbon Biru di Pesisir Jakarta

“Baru saja saya meninjau proses vaksinasi. Hari ini di Batam ada 1.500 pelaku pariwisata yang melakukan vaksinasi di Batam dan di Bintan lebih dari 2.000 orang. Targetnya 30.000 yang harus kita vaksinasi sebelum April ini untuk safe travel corridor. Kita beritakan kabar baik ini ke Singapura dan Malaysia, agar mereka merencanakan wisata ke Batam dan Bintan,” kata mantan Wakil Gubernur DKI ini.

Rencananya Kepulauan Riau akan membuka kembali perbatasan dengan Singapura pada 21 April 2021. Untuk itu, diharapkan program vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik. Sehingga terciptanya herd immunity bagi pelaku pariwisata di Kepri, khususnya Nongsa Batam dan Bintan Lagoi yang menjadi zona safe travel corridor.

Menparekraf Sandiaga juga selalu mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor pariwisata yang telah menerima vaksin, diharapkan tetap melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Selain itu, 3T (testing, tracing, treatment) juga harus digalakkan.

“Vaksinasi ini hanya satu dari sekian pilar kita untuk mengatasi Covid-19. Setelah di vaksin harus tetap 3M, 3T, dan evaluasi terus. Tadi saya juga diingatkan oleh Pak Walikota, memang zero angka Covid-19 untuk Bintan dan Nongsa, tapi kita jangan jumawa, harus tetap kita pantau dengan ketat,” ujarnya.

Menparekraf berharap melalui program vaksinasi ini dapat menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepri.

Salah satu pekerja pariwisata yang telah menerima vaksin, bernama Marina mengungkapkan rasa senangnya karena pelaku pariwisata mendapat prioritas penerima vaksin, karena satu tahun ke belakang merupakan tahun yang amat berat bagi pekerja pariwisata di Kepri. Dengan vaksinasi ini, ia yakin dapat memberikan dampak yang baik bagi sektor pariwisata Kepri.

“Semoga program vaksinasi ini dapat berjalan dengan sukses. Sehingga dapat mempercepat pemulihan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Kepulauan Riau. Dan semoga dengan vaksin ini dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan mancanegara yang rencannya perbatasan akan dibuka pada April 2021,” kata Marina. (srv)

Tags: covid-19MenparekrafVaksinasi

Berita Terkait.

Fauzan
Nasional

Komoditas Kedelai Bergantung Impor, Wamendiktisaintek: Butuh Pendekatan Berbasis Riset dan Inovasi

Rabu, 29 April 2026 - 12:44
Perwira
Nasional

PDC Perkuat Industri Migas lewat Layanan Outsourcing Terintegrasi

Rabu, 29 April 2026 - 12:24
Tanam-Pohon
Nasional

Sinergi KKP Tingkatkan Kualitas Ekosistem Karbon Biru di Pesisir Jakarta

Rabu, 29 April 2026 - 11:33
Molis
Nasional

Clean Energy Day: Langkah Kecil Pegawai PLN EPI, Dampak Besar untuk Bumi

Rabu, 29 April 2026 - 11:23
Mendikdasmen
Nasional

Posko Pendampingan TKA, Pastikan Pelaksanaan Secara Nasional Tertib

Rabu, 29 April 2026 - 10:42
Irene-Umar
Nasional

Kementerian Ekraf Siap Bawa Pegiat Ekraf Mendunia Bersama Meta

Rabu, 29 April 2026 - 08:40

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2541 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.