• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Antisipasi Harga Turun, Kementan Gerakkan Kostraling Serap Gabah di Jabar

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 20 Maret 2021 - 10:54
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi areal persawahan yang memasuki masa panen. Foto : Kementan for INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) menggerakkan Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) untuk menyerap gabah petani di Provinsi Jawa Barat sebagai langkah nyata tidak menurunkan harga gabah petani pada musim panen raya yang berlangsung Maret hingga April 2021 ini.

Kementan bersinergi dengan Dinas Pertanian, Perum BULOG, Perpadi dan unsur Kodim setempat melakukan Gerakan Serap Gabah (GSG) untuk stabilitasi harga di Kabupaten Indramayu, Cirebon, Karawang, Kuningan, Bekasi, Bogor dan Banjar.

BacaJuga:

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Transformasi Besar PLN IP Diakui, Beyond kWh Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu di lokasi serap gabah yakni Desa Plosokerep Kecamatan Terisi bersama BULOG melakukan penyerapan gabah sebanyak 750 ton. Adapun daerah lainnya menyusul untuk dilakukan gerakan serapan gabah petani.

Sekretaris Ditjen Tanaman Pangan, Bambang Pamuji mengatakan GSG dilaksanakan di kecamatan-kecamatan yang teridentifikasi terjadi penurunan harga gabah di bawah HPP. Di saat panen raya dan harga jatuh, di situlah pemerintah hadir membantu petani melakukan upaya penanganan dengan bersinergi lintas intansi terutama BULOG.

“Selain menyerap gabah, Kementan pun melakukan optimalisasi pemanfaatan dryer, RMU, gudang/lumbung cadangan pangan provinsi dan kabupaten/kota untuk mengoptimalkan masa panen raya padi,” demikian dikatakan Bambang pada rapat koordinasi di Cirebon dengan Kepala Kanwil BULOG Jabar, Jumat (19/3/2021).

Sementara itu, Penanggungjawab GSG Jabar, U.Sugiharto menuturkan serap gabah diprioritaskan di kecamatan yang anjlok harga gabah di bawah HPP sehingga petani tidak merugi. Serap gabah pun langsung dilakukan di lokasi panen raya.

“Melalui Kostraling, Kementan mendorong Bulog untuk optimalisasi serapan, serta mendorong petani meningkatkan kualitas gabah sesuai standar yang berlaku (Permendag Nomor 24 tahun 2020, red),” ucapnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Tim GSGP sudah bergerak ke Banten sepakat meyerap 53.000 ton gabah, di Yogyakarta 74.775 ton, Jambi 8.000 ton, Lampung 25.000 ton, di Sragen 17.580 ton, di Boyolali 24.092 ton dan di Grobogan 24.000 ton, Nganjuk 26.592 ton serta beberapa kabupaten lainnya

Di tempat terpisah, Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi menuturkan bahwa sesuai data BPS, potensi panen Maret 2021 seluas 1,63 juta hektare dan April seluas 1,67 juta hektare, untuk itu, Kementan dengan optimal melakukan upaya-upaya penanganan panen dan pasca panen untuk menjaga agar harga gabah/beras petani menguntungkan serta melakukan juga percepatan tanam Musim Tanam-II.

Adapun persyaratan kualitas harga gabah sesua Pemendag No.24 Tahun 2020 tentang HPP, untuk Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani kadar air 25 persen sebesar Rp 4.200 per kg, GKP kadar air 25 persen tingkat penggilingan Rp 4.250 per kg, Gabah Kering Giling (GKG) kadar air 14 persen tingkat penggilingan Rp 5.250 per kg, GKG kadar air 14 persen di gudang Bulog Rp 5.300 per kg dan harga beras kadar air 14 persen Rp 8.300 per kg.

“Langkah serap gabah ini dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, sehingga dampak penurunan harga akibat panen raya dapat diantisipasi. Di samping itu, kami pun meminta pemerintah daerah menyiapkan dan memperkuat stok cadangan beras di tiap Desa, Kecamatan/kostratani dan Kabupaten/kota,” jelasnya. (wib)

Tags: gabahHarga GabahKementanKostraling

Berita Terkait.

phr
Ekonomi

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02
pln
Ekonomi

Transformasi Besar PLN IP Diakui, Beyond kWh Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:50
Man-City
Ekonomi

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:00
jilbab
Ekonomi

Mukena dan Jilbab UMKM Binaan PGN Catat 59 Persen Penjualan di PAS Sky Shop Kolaborasi Pertamina-Pelita Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:17
Pramono
Ekonomi

Kuliner Betawi Tembus Pasar Internasional, Omzet Rengginang Bang Zai Melonjak hingga Rp10 Juta di FJGS 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:22
Seminar
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1387 shares
    Share 555 Tweet 347
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2844 shares
    Share 1138 Tweet 711
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.