• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Kritik Pembukaan Izin Investasi Layanan Navigasi Penerbangan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 12 Maret 2021 - 20:35
in Nasional
Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo.

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mengkritik pembukaan investasi pelayanan navigasi penerbangan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Sigit menilai pelayanan navigasi penerbangan merupakan wujud kedaulatan bangsa yang seharusnya diselenggarakan dan dikelola secara mandiri oleh pemerintah.

“Saat kita sedang berjuang untuk mengambil kembali Flight Information Region (FIR) karena sudah puluhan tahun dikelola Singapura. Mengapa pemerintah justru membuka izin investasi untuk pelayanan navigasi penerbangan,” ujar Sigit dalam keterangan resminya, Jumat (12/3/2021).

BacaJuga:

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

“Penguasaan navigasi penerbangan adalah wujud kedaulatan bangsa yang seharusnya tidak dibagi kekuasaan penyelenggaraan dan pengelolaannya kepada pihak asing dan itu dijamin dalam pasal 5 UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia berdaulat penuh dan eksklusif atas wilayah udara Republik Indonesia. Jadi, seharusnya pemerintah tidak asal membuka izin dengan alasan investasi,” sambungnya.

Tak hanya dianggap menggadaikan kedaulatan negara, pembukaan izin investasi pelayanan navigasi penerbangan juga berpotensi mengurangi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Bentuk kelalaian Negara dalam membiarkan penguasaan wilayah udara Indonesia, dapat diartikan pula bahwa sebagai salah satu bentuk pembiaran atas kerugian Negara.

“Indonesia sangat menarik bagi asing karena untuk penerbangan domestik saja sebelum pandemi bisa menghasilkan Rp72 triliun per tahun. Tidak heran kalau negara lain ingin bisa melayani navigasi penerbangan kita. Kalau kita berikan penhelolaannya kepada asing, kita tidak hanya menggadaikan kedaulatan negara, tapi juga ada potensi lost PNBP yang seharusnya bisa menambah APBN kita,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka izin investasi 20 sektor yang tadinya tertutup atau masuk daftar negatif investasi (DNI) menjadi terbuka. Selain industri minuman keras, Jokowi membuka investasi lain seperti penyelenggaraan pelayanan navigasi penerbangan, telekomunikasi atau sarana bantu navigasi pelayaran dan vessel traffic information system (VTIS), penyelenggaraan pengujian tipe kendaraan bermotor. (yah)

Tags: DPRIzinLayananNavigasiPenerbangan

Berita Terkait.

Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22
teuku
Nasional

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Selasa, 14 April 2026 - 12:12
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2503 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.