• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sekda: OPD Kota Serang Malas

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 Maret 2021 - 20:05
in Nusantara
Sekda Kota Serang Nanang Saefudin.

Sekda Kota Serang Nanang Saefudin.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kota Serang mendapat nilai MCP (Monitoring Centre for Prevention) paling rendah se-Provinsi Banten dari Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan data yang dihimpun, capaian MCP 2020 Pemerintah Provinsi Banten mendapat 91,76 persen. Sementara nilai tertinggi diraih Pemerintah Kabupaten Lebak dengan nilai 88,82 persen.

BacaJuga:

Jelang Subuh, Bandar Lampung Dihantam Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,9

Krisis Air Meluas, Kemarau Bikin Ribuan Warga di Jateng dan NTB Menjerit

Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan

Disusul Pemerintah Kota Tangerang 87,98 persen. Pemerintah Kota Tangerang Selatan 87,26 persen. Pemerintah Kabupaten Tangerang 86,29 persen. Pemerintah Kota Cilegon 79,18 persen. Pemerintah Kabupaten Serang 76,84 persen. Pemerintah Kabupaten Pandeglang 75,29 persen dan Pemerintah Kota Serang 69,55 persen.

Sekda Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, secara umum nilai MCP Kota Serang mengalami peningkatan 6,55 persen. Dari dari 63 persen menjadi 69,55 persen.

“Tahun 2020, hasil dari monitoring Korsupgrah KPK Pemkot Serang ada kenaikan persentasi, dari 63 persen menjadi 69,55 persen. Kenaikannya sekitar 6,55 persen,” katanya kepada awak media, Selasa (2/3/2021).

Kenaikan terjadi dibeberapa area. Seperti perencanaan dan penganggaran APBD, dari nilainya 70 persen naik menjadi 76,30 persen. Pengadaan barang dan jasa dari 42 persen naik menjadi 63,10 persen. Kapubilitas APIP naik dari 48 menjadi 78 persen. Manajemen ASN dari 53 naik menjadi 84 persen. Managemen aset naik dari 64 persen menjadi 71,40 persen.

Sedangkan nilai yang turun di Pelayanan terpadu dari 78 persen ke 61,30 persen dan opini pajak dari 85 persen turun menjadi 51 persen. Hal itu terjadi secara nasional karena ada Covid-19.

“Intinya ada beberapa indikator yang nilainya kecil. Ini kita pertanyakan kenapa? Apakah ada faktor organisasi, teknis. Misalnya tadi di dalam penyerahan APBD, kita nilainya agak turun karena kemarin ada perubahan dari Simral ke SIPD. Sehingga itu berpengaruh terhadap penilaian. Seluruh kabupaten dan kota mengalami hal itu. Karena penyerahannya tidak tepat waktu, di saat ada perubahan-perubahan itu,” terangnya.

Nanang mengaku kaget, nilai MCP Kota Serang berada pada urutan yang paling buncit (terakhir), jika dibandingkan dengan daerah se-Provinsi Banten. Maka, pihaknya menginisiasi untuk mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi melakukan pembenahan.

“Kita paling bawah. Makanya saya kumpulkan. Saya kaget juga. Waduh! Walaupun ada beberapa sektor yang mengalami kenaikan. Itu harus kita akuilah dari delapan kabupaten/kota kita paling buncit. Dan ini saya kumpulkan sengaja. Jangan sampai karena masalah administrasi nilai kita menjadi turun, bahkan tidak ada nilai,” jelasnya.

Menurutnya, sebenarnya yang menjadi standar penilaian MCP hal dasar yang sering dilakukan Pemkot Serang. Namun mungkin karena OPD malas dalam melengkapi laporan, jadi faktor nilai paling kecil. Atas dasar itu, pihaknya akan memantau ketat seluruh pelaksanaan program yang ada di setiap instansi.

“Kan ini pekerjaan yang bisa kita lakukan sebenarnya, tetapi karena OPD nya malas melakukan atau seperti, saya pantau betul ini,” ungkapnya. (son)

Tags: kota serangOPD Kota Serang

Berita Terkait.

Gempa-Lampung
Nusantara

Jelang Subuh, Bandar Lampung Dihantam Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,9

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:17
ntb
Nusantara

Krisis Air Meluas, Kemarau Bikin Ribuan Warga di Jateng dan NTB Menjerit

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:19
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Nusantara

Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:14
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Petani di Perkebunan Agrinas, DPR Minta Proses Hukum Transparan
Nusantara

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Petani di Perkebunan Agrinas, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:01
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Bakal Dijerat Pasal Seberat-beratnya
Nusantara

Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Bakal Dijerat Pasal Seberat-beratnya

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:11
Kekejaman Taufik Hidayat: Aniaya Perempuan di 4 TKP Berbeda, Korban Alami Kebutaan
Nusantara

Kekejaman Taufik Hidayat: Aniaya Perempuan di 4 TKP Berbeda, Korban Alami Kebutaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1722 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1687 shares
    Share 675 Tweet 422
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1538 shares
    Share 615 Tweet 385
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
Pemain-Kroasia
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18

INDOPOSCO.ID - Inggris memastikan diri sebagai penguasa Grup L Piala Dunia 2026 setelah menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas...

SelengkapnyaDetails
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:43
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.