• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Sulteng Galakkan Gerakan Donor Konvalesen

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 14 Februari 2021 - 17:27
in Daerah, Nasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah pusat dan daerah terus bekerja keras mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), agar dapat berakhir.

Upaya tersebut, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan dan pencegahan Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

BacaJuga:

Ribuan Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Luwuk di Banggai

BRIN Perkuat Teknologi Iradiasi untuk Penanganan Limbah Plastik

Ketua DPD Ajak Investor Asing Kembangkan Industri Perumahan di Kawasan Pariwisata

Selain itu, menerbitkan kebijakan mulai dari tingkat provinsi hingga kota dan kabupaten tentang pemberian sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan, pembatasan kegiatan ekonomi, pembatas kerumunan masyarakat, pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kegiatan belajar mengajar secara dalam jaringan (daring).

Pemerintah Provinsi Sulteng melalui Gubernur Sulteng Longki Djanggola meminta pemerintah kabupaten dan kota yang daerahnya dinyatakan zona merah penularan dan penyebaran Covid-19 mempertimbangkan pelaksana semi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Upaya terakhir, berupa vaksinasi Covid-19 yang diharapkan dan diyakini dapat mengatasi pandemi Covid-19. Saat ini vaksinasi Covid-19 tengah berjalan, dengan sasaran awal program tersebut, seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Sulteng yang berjumlah sekitar 50 ribu orang.

Baru-baru ini, muncul alternatif baru yang diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menekan hingga mengatasi pandemi Covid-19 di Sulteng, yakni gerakan donor plasma konvalesen.

Gerakan donor plasma konvalesen mendapat dukungan penuh dari para penyintas Covid-19 di Sulteng. Mereka ingin mendonorkan plasma darahnya untuk pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala berat dan kritis yang masih menjalani perawatan.

Plasma konvalesen merupakan plasma darah yang diambil dari penyintas Covid-19, karena mengandung antibodi SARS-Cov-2. Plasma tersebut diproses agar dapat didonorkan.

Terapi plasma konvalesen, salah satu metode terapi tambahan yang dapat mengobati pasien COVID-19 dengan gejala berat dan kritis.Terapi tersebut merupakan konsep imunisasi pasif melalui donor plasma darah yang mengandung antibodi SARS-Cov-2 kepada penderita COVID-19 dengan gejala berat dan kritis.

Gerakan donor plasma konvalesen saat ini terus digalakkan di Sulteng dengan menyasar seluruh penyintas Covid-19 yang berada di berbagai kabupaten dan kota di daerah itu.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Kota Palu, Provinsi Sulteng mulai melayani donor plasma darah konvalesen untuk membantu pengobatan pasien yang terinfeksi Covid-19.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata Kota Palu dr Amsyar Praja mengemukakan bahwa donor plasma darah konvalesen untuk pengobatan pasien Covid-19 tersebut, hanya bisa dilakukan oleh pasien Covid-19 yang dinyatakan telah sembuh.

“Alat (donornya, red.) baru diinstalasi, sumber daya manusia (SDM) baru dilatih. Sekarang alatnya sudah siap, tinggal mencari yang mau mendonor,” katanya.

Selain itu, donor plasma konvalesen hanya dapat dilakukan oleh penyintas Covid-19 yang memiliki golongan darah yang sama dengan pasien Covid-19 yang membutuhkan donor itu.

Lebih bagus lagi, jika penyintas Covid-19 tersebut sudah biasa mendonorkan darahnya.

“Jadi tidak bisa sembarangan orang mendonor. Sekalipun dia pernah terpapar Covid-19. Donor plasma konvalesen ini bagi pasien Covid-19 yang kondisi kesehatannya kritis maupun sedang,” ujarnya.

Ia menambahkan sudah ada beberapa orang yang donor saat alat bantuan Kementerian Kesehatan itu mulai diuji coba belum lama ini. Namun, pihaknya masih sangat membutuhkan pendonor.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng dr I Komang Adi Sujendra mengatakan saat ini alat donor plasma darah konvalesen baru tersedia di RSUD Undata.

“Alatnya sudah ada dan baru ada di RSUD Undata,” tambahnya.

Palang Merah Indonesia (PMI) Sulteng menyatakan siap melayani penyintas Covid-19 yang ingin melakukan donor plasma konvalesen untuk pengobatan pasien Covid-19.

Penanggungjawab Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sulteng Uliani mengatakan ketersediaan SDM untuk melakukan donor plasma konvalesen sudah ada, namun peralatan untuk kegiatan itu belum ada.

“Jika alat untuk donor plasma konvalesannya sudah ada, namun saat ini alatnya belum ada. SDM di sini tersedia dan siap. Tinggal dilatih,” katanya.

Oleh sebab itu, ia berharap, pemerintah daerah dan pusat dapat membantu PMI Sulteng mendapat bantuan alat donor plasma konvalesen tersebut.

“Sudah ada beberapa eks-pasien Covid-19 datang kemari menawarkan diri secara sukarela untuk melakukan donor plasma konvalesan. Namun karena alatnya belum ada sehingga kami tidak bisa melayani mereka,”ujarnya.

PMI Sulteng ingin sekali berkontribusi dalam mengatasi pendemi Covid-19 dan menyediakan layanan bantuan kepada pasien yang terpapar, salah satunya melalui terapi donor plasma itu.

“Bahkan ada dari salah satu (perusahaan, red.) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) datang ke sini mengajak untuk bekerja sama melakukan donor plasma konvalesan, tapi kami belum bisa karena alatnya belum ada, jadi kami arahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata karena di sana alatnya ada,” terangnya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu mendukung penuh gerakan donor plasma konvalesen untuk pengobatan pasien Covid-19 di Sulteng, utamanya di Kota Palu.

Anggota Komisi A DPRD Kota Palu Rusman Ramli mengatakan upaya untuk memberikan donor plasma konvalesen kepada pasien Covid-19 untuk tujuan kemanusiaan tersebut, dapat berjalan maksimal apabila mendapat dukungan dari banyak pihak.

“Saya sendiri sebagai orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 merasakan bahwa dukungan ataupun sosialisasi bagi para penyintas atau eks-pasien Covid-19 agar siap mengikuti donor plasma konvalesen masih kurang,” katanya.

Oleh sebab itu, ia berharap Pemerintah Kota Palu maupun kabupaten dan provinsi di Sulteng, serta Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dapat lebih memasifkan edukasi dan sosialisasi mengenai donor plasma konvalesen, utamanya kepada penyintas Covid-19.

“Juga kepada pasien Covid-19 yang sedang berjuang untuk sembuh baik yang dirawat di rumah sakit atau di pondok perawatan,” ujarnya.

Meski tidak semua penyintas Covid–19 dapat menjadi pendonor plasma konvalesan, mengingat persyaratan untuk menjadi pendonor cukup ketat, Rusman berharap, mereka mendukung dan antusias berpartisipasi dalam gerakan itu.

Hingga saat ini, hanya RSUD Undata Kota Palu yang melayani donor plasma konvalesen di Sulteng.

Secara umum terdapat beberapa persyaratan bagi penyintas Covid-19 yang ingin melakukan donor plasma konvalesen, antara lain rentang usia pendonor yang antara 18 hingga 60 tahun, berat badan 55 kilogram ke atas, dan sembuh dari Covid-19 berdasarkan RT PCR negatif dua kali berturut-turut.

Calon pendonor juga harus bebas gejala Covid-19 selama 14 hari setelah sembuh. (bro)

Tags: covid-19Donor KonvalesenSulawesi Tengah

Berita Terkait.

Heboh ‘Mahasiswa’ Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Mabes Polri Bilang Begini
Daerah

Ribuan Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Luwuk di Banggai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:05
Ketua DPD Ajak Investor Asing Kembangkan Industri Perumahan di Kawasan Pariwisata
Nasional

BRIN Perkuat Teknologi Iradiasi untuk Penanganan Limbah Plastik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33
Ketua DPD Ajak Investor Asing Kembangkan Industri Perumahan di Kawasan Pariwisata
Nasional

Ketua DPD Ajak Investor Asing Kembangkan Industri Perumahan di Kawasan Pariwisata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:23
Kementerian Ekraf Sulap Potensi Musisi Jalanan Jadi Peluang Ekonomi
Nasional

Kemendukbangga/BKKBN Dorong Pengelolaan Keuangan Keluarga demi Tumbuh Kembang Anak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:06
Gempa Bumi Magnitudo 4,3 Guncang Gayo Lues di Aceh, Getaran Susulan Beruntun terjadi
Daerah

Gempa Bumi Magnitudo 4,3 Guncang Gayo Lues di Aceh, Getaran Susulan Beruntun terjadi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:27
Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO
Nasional

Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:32

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.