• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Marc Marquez Hadapi Ujian Berat sebagai Raja di Sachsenring

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 15 Juni 2023 - 14:23
in Olahraga
Marc-Marquez

Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez menuju parc ferme setelah mengklaim pole position Grand Prix Jepang di Sirkuit Motegi, 24 September 2022. AFP/Toshifumi Kitamura

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Marc Marquez akan menjalani ujian berat untuk mempertahankan statusnya sebagai “raja” dari Sirkuit Sachsenring saat MotoGP tiba di Jerman untuk balapan seri ketujuh musim 2023 pada akhir pekan ini.

Di sirkuit sepanjang 3,67 kilometer (km) itu, Marquez menjadi pebalap tersukses dengan 11 kemenangan dari 11 penampilan terakhirnya di seluruh kelas sejak 2010.

BacaJuga:

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan dengan Syarat

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Marquez layak mendapatkan julukan “SachsenKing” karena belum terkalahkan sejak 2013 dengan delapan podium teratas di kelas MotoGP, paling terkini pada 2021 ketika ia merebut kemenangan emosional pertamanya sejak cedera berkepanjangan pada 2020.

Sang pebalap tim Repsol Honda akan berupaya mengobati frustasi yang ia dapatkan setelah terjatuh di Italia pekan lalu, dan belum berhasilnya ia menyelesaikan satu balapan Grand Prix pun pada musim ini.

Baca Juga : Cedera, Joan Mir Bakal Lewatkan MotoGP Jerman

Mugello terbukti sangat berat ditaklukkan oleh Marquez, yang kini mengalihkan fokusnya dari salah satu sirkuit tercepat di kalender ke salah satu yang paling lambat dan teknis di saaat Honda terus berbenah meningkatkan performa motor mereka.

“Ketika Anda menjalani akhir pekan yang sulit, hal terbaik yang bisa terjadi adalah langsung balapan lagi,” kata Marquez dikutip laman resmi tim, dilansir Antara, Kamis (15/6).

“Kami tiba di Sachsenring, trek yang sangat saya sukai dan banyak kesuksesan di sana. Tentunya, saya ingin tampil baik, fokus dan determinasi 100 persen seperti biasanya.

“Akan ada banyak penantang tahun ini dan kami perlu bekerja dengan baik sejak start akhir pekan untuk menyiapkan Sabtu dan Minggu dan meneruskan pengembangan Honda,” kata Marquez yang absen di Jerman tahun lalu karena melanjutkan pemulihan cederanya.

Di saat Marquez belum mampu mengeluarkan “keangkeran” motor RC213V tahun ini, Francesco Bagnaia menikmati salah satu tunggangan paling stabil dan terkuat yang membawanya kokoh di puncak klasemen.

Sang pebalap tim Ducati Lenovo telah memenangi tiga balap Grand Prix dan tiga sprint dan bercokol di puncak dengan keunggulan 21 poin atas Marco Bezzecchi, yang menunggangi Ducati yang setahun lebih tua.

Pebalap Italia ini memantapkan posisinya sebagai juara dunia bertahan dengan selebrasi ala sang mentor Valentino Rossi saat merayakan akhir pekan yang sempurna di Mugello.

Pecco juga menjalani awal musim yang kuat, tidak seperti musim lalu saat ia tertinggal 91 poin dari pimpinan klasemen saat tiba di Jerman.

“Akhir pekan di Mugello sangat sempurna dan memberi saya kekuatan yang tepat menghadapi akhir pekan di Jerman,” kata Bagnaia.

“Saya paham benar sirkuit di Tuscan itu… tapi perasaan saya dengan Desmosedici membantu saya membuat perbedaan. Saya harap dapat menemukan perasaan itu lagi segera setelah tiba di Sachsenring.”

Sementara itu, pemenang GP Jerman tahun lalu Fabio Quartararo ingin melupakan performa buruk Yamaha di Mugello.

Juara dunia 2021 itu saat ini berada di peringkat delapan klasemen dengan jarak 77 poin dari Bagnaia.

“Mugello sangat berat, tapi kami belajar dari kesalahan kami,” kata Quartararo.

“Tahun lalu saya menang di Sachsenring, tapi sirkuit itu cukup sempit. Itu membuat menyalip lebih sulit.”

Kualifikasi dan posisi start akan menjadi kunci di Jerman, kata sang pebalap Prancis.

Akhir pekan nanti akan menyaksikan Grand Prix ke-84 yang digelar di Jerman dan yang ke-25 di Sirkuit Sachsenring.

Dibangun pada 1998, Sachsenring pada awalnya memiliki desain lintasan sepanjang 3,508km. Menyusul modifikasi pada 2001 dan sedikit perubahan pada 2003, lintasan sirkuit itu menjadi 3,671km dan menjadi salah satu dari empat sirkuit yang menjalankan balapan berlawanan arah jarum jam selain Austin, Philip Island dan Valencia.(mg2)

Tags: marc marquezmotogpSirkuit Sachsenring

Berita Terkait.

Suporter
Olahraga

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan dengan Syarat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:03
sty
Olahraga

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:21
bek
Olahraga

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:29
Andra-Soni
Olahraga

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:46
timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55
Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2212 shares
    Share 885 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.