BNPB Sebut Pemkab Katingan Berlakukan Tanggap Darurat Pascabanjir

INDOPOSCO.ID – Banjir yang terjadi di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berangsur surut. Data terkini pada hari ini, Senin (3/6/2024), lebih dari 5.700 rumah terdampak peristiwa tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, sejumlah kecamatan di Kabupaten Katingan terdampak banjir. BNPB mencatat 5.728 rumah terendam banjir.
“Saat banjir terjadi pantauan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan antara 60-100 cm. Sebanyak 87 desa yang tersebar di 9 kecamatan terdampak bencana ini,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan, Senin (3/6/2024).
Ia menyebut, kesembilan kecamatan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Marikit (17 desa), Katingan Tengah (13 desa), Katingan hulu (10 desa), Sanaman Mantikel (9 desa), Pulau Malan (9 desa), Tewang Sangalang Garing (9 desa), Tasik Payawan (8 desa), Petak Melai (6 desa) dan Katingan Hilir (6 desa).
“Banjir berdampak pada 12.123 KK atau 28.589 jiwa yang berada di kecamatan tersebut,” bebernya.
“Selain merendam pemukiman warga, banjir juga berdampak pada fasilitas pendidikan 36 unit, fasilitas kesehatan 34, fasilitas ibadah 42 dan kantor 25,” imbuhnya.
Menurut dia, menyikapi bencana di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Katingan telah menetapkan status siaga darurat. Sedangkan pada peningkatan status tanggap darurat diagendakan akan ditetapkan Bupati setempat selama 14 hari, terhitung dari 1 Juni sampai dengan 14 Juni 2024 mendatang.
“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi banjir susulan,” ujarnya. (nas)