Nusantara

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang Penghapusan Honorer

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pemerintah pusat mengkaji ulang rencana penghapusan tenaga honorer pada 2023 dengan beberapa pertimbangan yang telah disampaikan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas.

“Aturan penghapusan tenaga honorer dari Kementerian PAN-RB dinilai tergesa-gesa. Fakta di lapangan dalam hal ini di tingkat provinsi, tenaga kontrak sangat dibutuhkan karena kurangnya pegawai. Maka, saran saya di-review dahulu,” kata Ganjar Pranowo di Semarang, Senin.

Menurut dia, penghapusan tenaga honorer harus diikuti pengembangan sumber daya manusia yang ada, dalam arti beban kerja yang sudah ada akan bertambah. Peralihan dengan memanfaatkan teknologi juga tidak secepat membalikkan telapak tangan.

Baca Juga : DPR Ingin Pastikan Nasib Honorer Sebelum 2023

Kalau itu memang harus dilaksanakan, menjurut dia, harus disiapkan SDM-nya agar mereka multitalented sehingga bisa bekerja dengan kemampuan-kemampuannya.

“Tentu butuh skill tambahan. Akan tetapi, itu ‘kan butuh waktu. Makanya, tidak bisa dalam waktu pendek,” ujarnya.

Ganjar mengemukakan hal itu usai menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI Masa Persidangan I Tahun 2022—2023 dalam rangka pengawasan terhadap tenaga kerja honorer.

Selain permasalahan terkait dengan tenaga honorer, Ganjar juga menyampaikan beberapa pesan kepada Menteri PAN-RB.

“Untuk menyelesaikan honorer ini tolong yang punya pengalaman sudah puluhan tahun, belasan tahun, testingnya diubah. Tidak lagi menggunakan model testing potensi akademis, tetapi betul-betul skill. Di provinsi ini sudah melakukannya,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button