Nusantara

Satpol PP Kabupaten Serang Tertibkan Bangunan Pedagang Kaki Lima di Pasar Cikande

INDOPOSCO.ID – Puluhan bangunan lapak pedagang kaki lima (PKL) Pasar Cimol Kecamatan Cikande, ditertibkan petugas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten, Selasa (30/8/2022).

Pembongkaran sendiri berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat dan Perda Nomor 1 tentang Bangunan Gedung.

Pembongkaran dimulai sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Cikande-Rangkasbitung Kampung Banjar, Desa/Kecamatan Cikande dengan menggunakan alat berat beko atau eskavator.

Alat manual lainnya berupa gergaji mesin, linggis dan palu untuk membongkar bangunan atau lapak PKL pada bahu jalan yang mengganggu ketertiban dan masyarakat.

Tampak para pedagang turut menyaksikan pembongkaran tanpa ada reaksi perlawanan sehingga berjalan kondusif.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mengatakan sebelum dilakukan pembongkaran sudah disosialisasikan atau peringatan selama satu bulan kepada para pedagang berdasarkan standar operasional prosedur (SOP).

“Pada rentang waktu 15 hari kita sosialisasikan, teguran pertama 7 hari agar membongkar sendiri bangunannya, teguran kedua selama 3 hari, teguran ketiga juga 3 hari baru kita eksekusi, totalnya 28 hari SOP-nya,” ucapnya di sela-sela pembongkaran.

Ajat menyebutkan, pembongkaran lapak PKL saat ini sebanyak 42 unit bangunan atas pelanggaran Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat dan Perda Nomor 1 tentang Bangunan Gedung dengan membangun bangunan di atas Saluran Air yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Ketika beroperasi menjorok ke jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Setelah kita tertibkan, kita berikan solusi untuk relokasinya bisa di pasar pemerintah di Pasar Banjar, bisa di Pasar Mambo di belakang, kalau yang di depan ini nanti kita tertibkan juga karena sama.

Mengenai saluran bisa juga di tanah warga di sekitar sini, itu sudah kita alokasikan untuk solusinya,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button