Nusantara

Kasus Apotek Sabu-Sabu, PNS dan Kepala Lingkungan Ditahan

INDOPOSCO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Buleleng menahan seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan kepala lingkungan Banjar Tegal, Buleleng, setelah mendalami daftar pemakai narkoba dari kasus “apotek” sabu yang diungkap BNN Bali di Singaraja.

Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan di BNN Buleleng, kata Kepala BNN Bali Kepala BNN Bali Brigjen Pol. Gde Sugianyar Dwi Putra dalam pesan tertulisnya yang diterima di Denpasar, Sabtu (4/6/2022).

“Kalau tidak ada keterlibatan sebagai bandar atau pengedar/jaringan, arahnya nanti direhabilitasi,” ujar Sugianyar.

BNN menangkap PNS dan kepala lingkungan itu setelah mendalami daftar pemakai dari sejumlah gawai (smartphone) yang disita dari pelaku “apotek” sabu, dikenal dengan inisial Tom.

Sugianyar mengatakan ada lebih dari 100 pemakai yang tercatat dalam gawai milik TOM sehingga ia mengimbau mereka segera datang secara sukarela ke kantor BNN terdekat untuk melapor dan menjalani rehabilitasi.

Baca Juga: Nyamar Jadi Pembeli Narkoba, Dua Polisi Ditusuk Pelaku

Kepala BNN Bali menyampaikan pihaknya tetap mengedepankan pendekatan rehabilitasi kepada para pemakai, tetapi untuk bandar, pengedar, atau mereka yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba, BNN akan menindak tegas melalui jalur pidana.

BNN pada minggu ini (31/5) mengungkap kasus “apotek” sabu di Singaraja, Buleleng, yang dikelola oleh satu keluarga beranggotakan 11 orang. “Apotek” sabu itu dikendalikan oleh Tom selaku kepala keluarga.

Sugianyar menjelaskan “apotek” merupakan istilah dari jaringan bandar narkoba, yang merujuk pada metode penjualan narkoba langsung di tempat penjual. Dalam kasus Tom, kediaman pelaku jadi tempat jual beli dan memakai narkoba.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button